SHALAWAT TARHIM DAN KENANGAN SUBUH YANG BERGEMA DARI MASA LALU

Posted 14 Aug 2010 — by
Category Kisahku

Hari ini, Pak Ananto, seorang kawan di mailing list Cikarang Baru, mengirimkan email mengenai shalawat Tarhim kepada kami semua. Membacanya kembali dan mendengarkannya setelah mengunduh dari link ini, membuat batin saya tergetar.

Rasa haru perlahan-lahan menyelinap ke dalam hati ketika ingatan saya mendadak terbang melayang ke masa silam sekitar 25 tahun lalu saat saya beserta adik-adik dan orangtua bermukim di Kab.Maros, Sulawesi Selatan.

Tanpa terasa kelopak mata saya basah saat mendengar ulang dan meresapi kalimat demi kalimat Shalawat yang indah serta begitu menyentuh hati ini. Konon, seperti email Pak Ananto, Shalawat ini sangat masyhur khususnya di kota Surabaya dan sekitarnya.

Shalawat ini dikumandangkan menjelang Subuh di radio Masjid Agung Sunan Ampel Surabaya, dan di akses oleh hampir seluruh masjid di Surabaya dan sekitarnya hingga ke pelosok-pelosok Jawa timur, khususnya masjid-masjid di kalangan Nahdhiyyin.

Shalawat ini juga dikumandangkan dengan lantang dari Mesjid Raya Maros, Sulawesi Selatan yang letaknya kira-kira 1 km dari rumah saya. Suara Shalawat Tahrim kerap disuarakan menjelang azan subuh. Di bulan Ramadhan, saya menikmati keindahan lantunan Shalawat ini bersama langkah-langkah kaki saya yang mantap menuju Masjid. Saya sudah memperkirakan, tepat ketika shalawat ini selesai, saya sudah tiba di depan gerbang Mesjid Raya Maros tepat ketika azan subuh dikumandangkan.

Setiap langkah saya ke mesjid diiringi oleh Shalawat ini yang tidak hanya digemakan dari Mesjid Raya Maros namun juga dari Mesjid-Mesjid disekitarnya. Begitu syahdu dan membuat batin terharu. Langit pagi seakan bergemuruh melantunkan asma Allah dan shalawat untuk baginda tercinta Rasullullah Muhammad SAW.  Dan hati saya kian bersemangat menuju ke mesjid bersujud ke hadirat Allah SWT sang pencipta yang Maha Agung.

Sayangnya, beberapa tahun terakhir ini saya jarang mendengarkan lagi shalawat Tarhim ini bergema. Saya merindukan saat-saat subuh dimasa lalu, saat dingin pagi tak mampu melerai keinginan menghadap kepadaNya, melembutkan hati yang keras dan menyingkirkan rasa lalai untuk tak segera bangun dari tidur.

Cobalah simak keindahan syair shalawat ini:

Ash-shalaatu was-salaamu ‘alaayk

Yaa imaamal mujaahidiin yaa Rasuulallaah

Ash-shalaatu was-salaamu ‘alaayk

Yaa naashiral hudaa yaa khayra khalqillaaah

Ash-shalaatu was-salaamu ‘alaayk

Yaa naashiral haqqi yaa Rasuulallaah

Ash-shalaatu was-salaamu ‘alaayk

Yaa Man asraa bikal muhayminu laylan nilta maa nilta wal-anaamu niyaamu

Wa taqaddamta lish-shalaati fashallaa kulu man fis-samaai wa antal imaamu

Wa ilal muntahaa rufi’ta kariiman

Wa ilal muntahaa rufi’ta kariiman wa sai’tan nidaa ‘alaykas salaam

Yaa kariimal akhlaaq yaa Rasuulallaah

Shallallaahu ‘alayka wa ‘alaa aalika wa ashhaabika ajma’iin


Shalawat dan salam semoga tercurahkan padamu

duhai pemimpin para pejuang, ya Rasulullah

Shalawat dan salam semoga tercurahkan padamu

duhai penuntun petunjuk Ilahi, duhai makhluk yang terbaik

Shalawat dan salam semoga tercurahkan atasmu

Duhai penolong kebenaran, ya Rasulullah

Shalawat dan salam semoga tercurahkan padamu

Wahai Yang Memperjalankanmu di malam hari Dialah Yang Maha Melindungi

Engkau memperoleh apa yang kau peroleh sementara semua manusia tidur

Semua penghuni langit melakukan shalat di belakangmu

dan engkau menjadi imam

Engkau diberangkatkan ke Sitratul Muntaha karena kemulianmu

dan engkau mendengar suara ucapan salam atasmu

Duhai yang paling mulia akhlaknya, ya Rasulullah

Semoga shalawat selalu tercurahkan padamu, pada keluargamu dan sahabatmu.

Sumber Foto:

“Menjulang Ke Langit” karya Mas Eko Eshape di Citography 

30 Comments

  1. Rizal Efendi

    Setelah download videonya dari youtube dan mendengarkannya, bayangan saya langsung melayang ingat kampung halaman. kebetulan rumah dekat dengan masjid, ingat betul Sholawat ini selalu terdengar sebelum Adzan Shubuh berkumandang. Melihat video laen dr Emha Ainun Nadjib tambah bergetar ketika tahu begitu dalam makna sholawat ini.

    Ya Karimal Akhlak Ya Rasulallah.

    Reply
  2. misnan

    Assalamualaikum wr wb.

    Mas terima kasih atas teks bacaan takhrimnya.
    kalau bisa pakai yang tulisan arab biar lebih afdol ^-^* dan lebih mudah cara membacanya.

    dan kalau bisa kirim ke imail saya yamas
    terima kasih banyak atas teksnya semoga Allaoh SWT mnjadikan kita orang yang selalu taat dan bersyukur. amin

    Reply
  3. Sulaeman Mursyid

    Pak,
    3 minggu yang lalu dari sekarang atau ketika menulis pesan ini, saya telah mendownload diputar berulang-ulang dirumah dan alhamdulillah sampai hapal dan Insya Allah dengan artinya(dimana sangat dan begitu hebatnya bulu ini merinding) dan saya punya niat untuk membacakan sebelum sholat shubuh tapi sampai hari ini belum terlaksana.

    Insya Allah akan saya mencoba melantumkan syair ini antara masjid dan mushola di Cikarang- Lemahabang, karena selain bekerja juga saya berjualan sembako dan sayuran dipasar lemahabang yg menuntut saya bangun pagi2 sekali.

    Yaa Man asraa bikal muhayminu laylan
    Yaa Man asraa bikal muhayminu laylan nilta maa nilta wal-anaamu niyaamu

    Sulaeman Mursyid
    Cikarang Kota

    Reply
  4. subhi

    Betul sekali mas, sekarang ini jarang sekali di kumandangkan shalawat tarhim di mesjid2, terutama di kota tempat saya tinggal sekarang (Bandung), yang saya tau cuman di mesjid agung saja. Tapi alhamdulillah, di kota saya lahir (Martapura),masih sering dikumandangkan sebelum subuh. Setiap kali mendengarkan, pasti selalu teringat kenangan akan masa kecil di kampung halaman…semoga Allah S.W.T memberkati kita semua

    Reply
  5. Hermansyah

    Assalamu Alaikum Wr Wb…

    Alhamdulillah… akhirnya dapat juga Shalawat Tahrimnya, saya copy ya… terimakasih banyak….

    Wassalamu Alaikum Wr Wb..

    Reply
  6. ARIEF

    Seperti kisah anda dan yang lain, saya juga mengalami hal yang sama. Saya sudah lama sekali tidak lagi mendengar Sholawat Tarhim ini. Bahkan saya gak inget namanya. Ketika saya cari di youtube dan ketemu, seketika saya kembali ke masa lalu di kampung halaman saya di Kebumen, Jawa Tengah sekitar tahun 70 – 80. Masya Alloh merinding saya mendengarnya kembali. Apalagi penjelasan Emha di youtube, semakin memahamkan makna keagungan rasulullah.
    Masya Alloh merinding karena inget kemuliaan rosululloh dan indah dan syahdunya suasana saat itu, mendengar alunan sholawat tarhim. Semoga kesejahteraan dilimpahkan kepada manusia yang paling mulia, pembawa petunjuk dari Yang Maha Kuasa.
    Seperti kisah anda dan yang lain, saya juga mengalami hal yang sama. Saya sudah lama sekali tidak lagi mendengar Sholawat Tarhim ini. Bahkan saya gak inget namanya. Ketika saya cari di youtube dan ketemu, seketika saya kembali ke masa lalu di kampung halaman saya di Kebumen, Jawa Tengah sekitar tahun 70 – 80. Masya Alloh merinding saya mendengarnya kembali. Apalagi penjelasan Emha di youtube, semakin memahamkan makna keagungan rasulullah.
    Masya Alloh merinding karena inget kemuliaan rosululloh dan indah dan syahdunya suasana saat itu, mendengar alunan sholawat tarhim. Semoga kesejahteraan dilimphkan kepada manusia yang paling mulia pembawa petunjuk dari Yang Maha Kuasa.

    Reply
  7. defri

    assalamualaikum…
    wah,, artikel yang bagus,,,
    saya mahasiswa kesehatan masyarakat, uin syarif hidayatullah,,, 20 tahun.. menjadi ta’mir masjid al-muhajirin di jalan sedap malam… sering kali jamaah subuh membutuhkan waktu yang lebih lama untuk persiapan ke masjid,, barangkali hal itu terjadi karena baru bangun ketika adzan di kumandangkan..
    sudah lama saya berniat menghidupkan sholawat tarhim ini sebelum subuh dan maghrib,, dan hinga saat ini masih belum terlaksana,, kasetnya pun juga belum ada.. mohan do’a dari saudara semua semoga tidak ada kendala dalam pelaksanaannya,,,, amienn…
    wassalam..

    Reply
  8. Alhamdllh dpt download tahrimnya.teringat ketika masakecil sering dengar di masjid mushalla di banjarmasin,tapi sekarang jarang sekali diputar di masjid mushalla di bjrmasin.moga para tamir masjid mushalla kembali memutarx nunggu shalat subuh.kalau dengar tahrim yg begitu syahdu dan indah insyaallah jamaah shalat subuh bertambah shafnya

    Reply
  9. zain

    Shalawat tahrim selalu menjadi pertanda bahwa waktu sholat hampir tiba, di tempat saya di kota tenggarong kaltim, masjid-masjid besar selalu memperdengarkannya menjelang setiap waktu sholat 5 waktu. Telinga saya sudah akrab dengan dengan shalawat ini, bahkan ada rasa yang janggal jika saya berada di suatu tempat atau kota di mana menjelang waktu sholat sholawat ini tidak di perdengarkan. Subhanallah kita tidak mengetahui siapa nama pelantun sholawat tahrim ini, atau dimana dia berada sekarang, apakah masih hidup atau tidak? Waullahuahlam….tapi suara yang dilantunkannya begitu merdu dan merasuk ke hati membuat kita ingat dengan Sang Maha pencipta alam semesta yaitu Allah SWT

    Reply
  10. suherman obon

    Setahu saya bahwa setiap ibadah itu harus ada perintahnya. Mohon kiranya yang menjadi dasar shalawat tarhim ini. seingat saya (saya pernah tinggal di Saudi Arabia 2 th)saya tidak mengenal shalawat ini dari mesjid di sana. Jazakallohu khoir.

    Reply
  11. Luthfi

    Syukron jazakallah mas atas textnya.
    Tp sepanjang saya muter2 di sulawesi (makassar, kendari, bau2, ereke, kolaka, unaaha) tarhim ini slalu dkumandangkan stiap akan adzan shalat 5 waktu di smua masjid deh mas. Gak hnya shubuh aja. Cm d jawa memang jarang terdengar. Hnya mnjelang shubuh dan itupun d msjd2 trtentu aja.

    Reply
  12. MUHAMMAD ARIF

    SHOLAWAT TARHIM INI PERTAMA KALI DISIARKAN MELALUI RADIO YASMARA (YAYASAN MASJID RAHMAT) SURABAYA MULAI TAHUN 1968 SAMPAI SAAT INI (2011)

    SIARAN INI KEMUDIAN DI RELAI OLEH CORONG MASJID-MASJID LAINNYA TERMASUK MASJID AMPEL SURABAYA(KRN ITU SEBAGIAN ORANG MENYEBUTNYA SBG SHOLAWAT TARHIM AMPEL).

    SHOLAWAT TARHIM INI DIBACAKAN OLEH JUARA DUNIA MTQ SAAT ITU (TH 60-AN) SYAIKH MAHMUD AL HUSHOIRI YANG TELAH WAFAT PULUHAN TAHUN YANG LALU.

    DI MASJID RAHMAT SURABAYA SELAIN SHOLAWAT TARHIM JUGA DIBACAKAN JUZ AMMA DAN BEBERAPA SURAT LAINNYA SAAT MENJELANG AZAN DHUHUR/ASHAR/MAGHRIB.

    PERMASALAHAN INI PERNAH DIANGKAT OLEH JAWA POS TH 2007.

    SEMOGA INFO DIATAS MEMBANTU

    Reply
    • Endro subianto

      Terimakasih bnyk info nya mas

      Sangat berharga bagi saya

      Sekali lagi terimakasih

      Reply
  13. Alfian Hasan

    Subhaanallah… ternyata begitu banyak saudara2ku yang merasakan hal serupa. Dan saya baru tahu kalau ternyata shalawat ini begitu luas dulu dikumandangkan di Indonesia. Lamaa sekali tak kudengar lantunan tarkhim ini, terutama sejak mukim di Solo dan sekarang Karanganyar. Baru beberapa tahun lalu dengar lagi di masjid Assegaf Psr. Kliwon dan terakhir di radio Al-Hidayah. Rasa penasaran yang mengusik, didorong oleh kerinduan mendengarkannya lagi, akhirnya dapat menuntunku ke sini…

    Reply
  14. Alhamdulillah Radio maupun Masjid2 di Gorontalo masih mendendangkan Shalawat ini.. Memang Shalawat ini menjadikan hati tentram….

    Reply
  15. warsito

    Sholawat ini msh diputar dimasjid2 smpai saat ini. Emang 10th didaerah cikarang sy bm pnh dengar tp di Fas FM slalu muter tiap subuh, dicibitung tiap subuh slalu muter jg. Apalagi daerah papua, sy di sana cm 4bln dan dsana ditiap mau adzan, jadi 5x sehari.

    Reply
  16. Herman eff

    Assamua’aLaikum..Terima kasih ikhwanul muslim..telah memuat shalawat TARHIM dlm situs ini..! Karena saya sdh Lama Mencari serta ingin memiliki teks dan nada nya…sekarang sdh Saya DAPATkan….* amiin WassaLaam

    Reply
  17. emir faisal banjarmasin

    Subhanallah aku bisa mendengar TARHIM ini kembali setelah saya berusia 50 thn dan mencarinya di sini. Di desa kelahiranku di Pagatan aku tinggal dekat Mesjid Jami dan aku saat itu masih kanak2, setiap menjelang ajan subuh selalu dikumandangkan tarhim ini dan rekaman Surah Ar Rahman. Hingga puluhan tahun aku terbiasa mendengar tarhim ini sampai saya pindah ke Banjarmasin sdh jarang terdengar tarhim ini. Begitu mendengar tarhim ini disi saya jd kembali teringat kampung halaman dan kedua org tua yg sdh tiada. Satu keanehan yg saya ingat setiap kali tarhim ini dikomandangkan di Mesjid anjing liar yg banyak dikampung ku itu melolong panjang seperti menangis melihat sesuatu hingga membuat bulu kuduk berdiri. Tapi yg jelas tarhim ini mampu menanamkan keimanan dan kecintaan kpd Allah dan Rasulnya kpd diri saya, sekalioun di tanah Arab seperti yg. Pernah datangi berhaji tdk populer mungkin. Trimakasih

    Reply
  18. syafri

    Shalawat tarhim ini pertamakalinya saya dengar di bekasi. Dulu saya tinggal di jakarta / jl. casablanca sekarang. Setiap menjelang azan subuh setelah imsyak saya sering mendengar bacaan yang dibawakan oleh alm KH. Abdullah Syafei dari radio Assyafi’iyah. Ada yang tahu?

    Reply
    • rafidayan

      saya rindu mendengarkan sholawat tarhim yang senyap-2 terdengar dari mesjid Albarkah Assyafiyah matraman jakarta yang berjarak 1km dari rumah. suara alm kyai syafei begitu menggetarkan. ada yang tau dimana bisa mengunduhnya…? terima kasih sudah berbagi

      Reply
  19. Bolehkah pemirsa berkirim artikel ke blog ini, dan apa saja syaratnya? Apakah ada persyaratan tertentu yang harus dipenuhi oleh pengirim tulisan?

    Atas perhatiannya kami aturkan terimakasih.

    Reply
    • Amril Taufik Gobel

      Terimakasih atas apresisi anda, sejauh ini saya belum membuka blog saya ini untuk artikel tamu dari luar, sementara ini saya yang kerjakan sendiri semua untuk menjaga konsistensinya

      Reply
  20. Endro subianto

    Terimakasih bnyk info nya mas Sangat berharga bagi saya
    Sekali lagi terimakasih bnyk

    Reply
  21. ya… nenetes air mataku…..

    Reply
  22. terharu baca tulisannta kanda

    Reply
  23. Muini Nawawi

    Alhamdulliah sy membaca banyak respon tentang solawat tarhim,,dan alhamdullilah sy sendiri sampai saat ini msh sering mengumandangkan solawat ini sambil menantikan datangnya azan magrib,khusus di bulan Ramadhan hampir setiap menjelang subuh sy mengumandangkan solawat ini, dan sdh ada beberapa orang yg minta catatan solawat ini dari sy,,

    Reply
  24. Bahari

    Saya dapat link download yang masih aktif silahkan ke sini
    http://tahir-alqadry.blogspot.com/2010/12/teks-arab-shalawat-tarhim.html

    Reply
  25. Salams emuanya,
    saya dari Jombang.

    kalau sholawat ini bukan hanya di masjid-masjid besar di surabaya dan sekitarnya… melainkan di musola-musola kecil dikampung, di hampir pelosok jawa timur.

    Kalau di Jogja ini jarang ada dengar masjid/ musola yang muter (mungkin karna Jogja ini basic nya Muhammadiyah. satu.

    Dua, di sini dah tinggi dan tebal betul dinding bangunannya. kalaupun ada yang muter, tidak begitu terdegar. sekarang saya kan masih nge-kos, mau keluar jamaah subuh, tidak bisa. soalnya digembok gerbangnya, baru buka jam 5.30-an. padahal kan pengen subuhan di musola/masjid, terus jalan-jalan pagi sekalian, pulang mampir bubur ayam :D.

    nah, jadi saya download sholawat tarhim ini (kemarin dapat dari http://www.4shared.com/get/fmeDEsTQ/Al_Husairi_-_Shalawat_Tarhim.html , sudah saya jadikan nada alarm jam 3 buat sholat tahajjud, dan saya puter lagi sampai adzan subuh. hemm, indahnya.

    selain sangat syahdu dan haru ini sholawat, _karna saya pertama kali dengar dulu di jawa timur_ sholawat ini juga sangat jatim sekali ya.

    omong-omong, ini tidak ada rekaman ulang dari pelantun yang berbeda dan baru ya? hehe….

    Reply
  26. Subhanallah…saya sangat terharu….mendengarnya…

    Reply

2 Trackbacks/Pingbacks

  1. Terkenang dengan Shalawat Tarhim yang Indah | Catatanku 14 12 10
  2. Shalawat Tarhim | Tentang Segala yang Mampu Diungkapkan 22 01 11

Add Your Comment