TIDURLAH SAMBIL MENGALAH!

Posted 25 Jan 2008 — by
Category Kisahku

rizkyalya-resize.JPG

Kedua anak saya, Rizky dan Alya memiliki gaya tidur yang sungguh sangat menakjubkan.  Juga merisaukan. Kebetulan, kami berempat (saya, istri, dan kedua anak kami itu) tidur disatu kamar yang memiliki dua tempat tidur spring bed berukuran 180 x 200 cm. Sejak pindah ke Cikarang tahun 2003 hingga Alya lahir, kami sekeluarga “tumplek-blek” dikamar itu ; sebuah kamar berukuran 4 x 6 meter yang sudah saya perluas dari bentuk aslinya. Dan disanalah kami merajut kisah kasih heboh keluarga kami.

Sebenarnya, saya sudah merencanakan untuk menempatkan Rizky sebagai anak tertua dikamar depan yang berukuran lebih kecil dengan sebuah tempat tidur sendiri. Namun tampaknya ia belum siap untuk itu. Anak bungsu saya, Alya, juga tidak rela jika saya tidur dikamar sendiri menemani Rizky. Pokoknya semua–secara berduyun-duyun–mesti tidur disatu kamar.Sebelum tidur, pada kedua anak Platinum saya itu , saya dongengkan kisah-kisah sebelum mereka terlelap. Dongeng tentang si kancil mencuri mentimun atau Maling Kundang anak durhaka, bagi mereka, sudah bukan zamannya lagi. Saya mesti sedikit berimprovisasi, memodifikasi cerita sesuai dengan kondisi aktual saat ini. Si Kancil berubah menjadi Sponge Bob atau Maling Kundang menjelma menjadi Naruto. Dan mereka sangat menggemarinya apalagi ketika saya bercerita–secara ekspresif–menirukan tingkah laku tokoh-tokoh dongeng itu. Biasanya cerita diakhiri dengan ritual minum susu, yang sesudahnya membuat kedua buah hati saya itu tertidur pulas.

Saya dan istri, sudah 3 tahun terakhir ini sudah terbiasa dengan gaya tidur mereka yang ajaib dan tak terduga. Alya dan Rizky nampaknya mewarisi bakat aksi akrobatik para pemain sirkus dalam tidur mereka. Dua tempat tidur yang berdempetan itu rasanya tak cukup buat mereka. Kalau pada saat awal Rizky dan saya tidur ditempat tidur yang satu dan Alya dan ibunya ditempat tidur yang lain, maka ditengah malam posisinya akan berubah. Bisa saja Rizky atau Alya yang “menyeberang” ke tempat tidur sebelahnya yang mengakibatkan area tidur saya dan istri jadi menyempit.

Saya tiba-tiba terbangun ketika menyadari bahwa bokong Alya mendadak sudah berada secara tak terduga dihidung saya atau menjerit kesakitan ketika kaki Rizky secara tak sengaja menendang rahang saya. Istri saya pernah terpekik histeris saat menyadari Alya sudah berada dibawah kakinya dan Rizky sudah tidur melintang diatas perutnya. Apa boleh buat, saya dan istri mesti bergotong royong merapikan cara tidur kedua anak kami yang ajaib itu. Kami berdua memang mesti tidur sambil mengalah pada aksi akrobatik kedua anak kami itu.

Sebenarnya aksi-aksi preventif sudah kami lakukan, seperti “membentengi” sisi kiri kanan kedua anak saya itu dengan bantal. Tapi tetap saja. Aksi akrobatik tetap berlangsung. Alya dan Rizky bisa menyeberangi “benteng” tadi dengan cara yang tak terduga. 

Kini hal itu kami anggap sebagai sebuah “bonus” tambahan dalam setiap prosesi tidur dan moga-moga bisa berubah kelak saat mereka dewasa nanti.

Jadi, tetap pegang prinsip : Tidurlah sambil mengalah..hehehe :D 

3 Comments

  1. bwahahahaha…saya yang tidur dengan anak 1 dan isteri saja sudah kesempitan kok daeng. lah ini, berempat…;-)

    makanya ini sudah jadi konsekuensi logis punya anak lebih satu dan kedua orangtuanya punya body montok :D

    Reply
  2. wah….anaknya heboh bgt tidurnya..kayak saya waktu kecil :”>
    untung pas udah gede ngga gtu lg XD

    yaa..wajarlah kalo macan tidurnya suka akrobat..hehehe..macan gitu looh!

    Reply
  3. hahahaha…
    bisa dibayangkan bagaimana hebohnya kalau pak amril sekeluarga lagi tidur…

    ini juga salah satu alasan kenapa saya dan istri akhirnya “pisah ranjang”..soalnya ndak muat kalau tidur bertiga…anak saya juga yaa lumayan akrobatik kalau lagi tidur…

    Pul, sebenarnya sih secara fisik saya juga terpaksa “pisah ranjang” sama istri. Cuman tidurnya di satu kamar doang tapi di dua tempat tidur berbeda. Memang luar biasa heboh ketika kami sekeluarga tidur saya bahkan pernah kena “gusur” sama Rizky dan Alya sampai-sampai pernah tersungkur jatuh dari tempat tidur..hehehe

    Reply


Add Your Comment