maingitarbersamarahman1987-resize Entah kenapa, Agustus tahun ini saya didera rasa patriotisme dan romantisme membuncah hebat untuk mengenang peristiwa peringatan 17 Agustusan yang pernah saya lakoni 20 tahun silam.

Saat pulang ke Makassar bulan November tahun silam, saya memang membawa sejumlah foto-foto pribadi saya di masa kurus bin culun ke rumah di Cikarang. Saya bermaksud untuk menyimpannya dalam bentuk digital agar lebih awet dan tentu saja mengabadikannya diblog sebagai sebuah upaya mengekalkan kenangan.

Saat menulis nostalgia ketika menjadi salah satu anggota Paskibra pada Peringatan 17 Agustus di Kabupaten Maros pada tahun 1987 dan 1988 , beberapa foto lain terserak didepan saya. Diantara sejumlah “aksi” yang pernah saya lakukan bersama kawan-kawan di SMP Negeri II (1983-1986) atau SMA Negeri I Kab.Maros (1986-1989) dulu.

Pada gambar diatas adalah aksi saya bersama Abdul Rahman Ahmad mengiringi Vokal Grup SMA Negeri I Maros pada ajang peringatan 17 Agustus 1986. Saya masih kelas I SMA saat itu.Acaranya sendiri diadakan di panggung depan Gedung Wanita Maros, seminggu setelah acara 17-an. Vokal Grup kami terdiri atas 5 orang cewek dan saya bersama Rahman bertindak sebagai gitaris. Selama kurang lebih 2 minggu kami berlatih bersama. Saya masih ingat betul, lagu yang kami nyanyikan adalah “Lilin-Lilin Kecil” (yang dipopulerkan oleh Chrisye) sebagai Lagu Pilihan dan “Sepasang Mata Bola” sebagai lagu wajib. Pada Lomba Vokal Grup tersebut kami meraih juara kedua.

lombamusikkocak-resize

Saya (paling kiri) bersama para pemain grup musik kocak (17 Agustus 1984) di rumah (tepatnya kamar) Irdan, salah satu anggota kami. Pada waktu itu kami mendapatkan hadiah plakat Juara Harapan I.

Yang paling mengesankan saya adalah waktu ikut Lomba Musik Kocak tahun 1984. Dalam momen peringatan HUT RI ke 39 itu, saya bersama beberapa rekan di SMP Negeri II Maros, ikut serta dalam lomba yang mempertandingkan lomba bermusik dengan peralatan ala kadarnya. Tak ayal, Panci, Piring Aluminium dan sebagainya dipakai sebagai alat musik. Gitar tetap wajib dipakai. Dan sayapun yang “bersenjatakan gitar kesayangan” menjadi satu-satunya “pemusik paling normal” disela-sela 5 orang kawan saya yang menggunakan sejumlah alat musik darurat dan “sangat” ala kadarnya itu. Kami menyanyikan dua buah lagu, satu lagu saya ingat betul adalah lagu dangdut “Kegagalan Cinta” (dipopulerkan oleh Rhoma Irama) dan satu lagu lagi saya lupa judulnya apa. Dalam ajang tersebut, kami berhasil meraih juara Harapan I. Lumayanlah prestasinya. Bukan apa-apa, sang vokalis si Jafar, bernyanyi secara tidak sinkron dengan musiknya. Alhasil, kami sempat disoraki penonton untuk diminta turun. Tapi kami tetap cuek. Namanya juga musik kocak, pokoknya bermusik secara konyol dan gokil baik dari segi alat maupun nyanyiannya.

Bahkan saking bersemangatnya, salah satu pemusik kami begitu brutal menabuh alat musiknya berupa panci milik ibunya. Tak ayal lagi, Irdan, sang penabuh itu didamprat habis-habisan oleh sang ibu karena telah “menganiaya” secara sadis pancinya hingga penyok tak berbentuk.

lombalawak

Saya (paling kanan) bertindak sebagai Pak Lurah dalam Lomba Lawak pada ajang Pesta Rakyat 24 Agustus 1987

Karir saya sebagai “artis lokal” Maros masih berlanjut. Pada ajang Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI yang diadakan seminggu setelah peringatan tanggal 17 Agustus 1987, saya tampil dalam ajang Lomba Lawak antar SMA. Saya diberi peran “serius” sebagai Pak RT yang menasehati warga yang terlibat salah paham. Kawan-kawan saya memang cukup paham untuk tidak terlalu banyak melibatkan saya dalam latihan lomba lawak karena pada saat yang sama saya mesti berlatih Paskibra. Saya hanya diberi peran di bagian akhir yang menutup adegan secara elegan dan “happy ending”. Seingat saya, grup kami meraih juara ketiga dalam lomba lawak tersebut.

Saat menutup album-album foto lama dimasa lalu itu, perasaan saya seperti melayang. Ingin rasanya kembali ke masa muda yang penuh vitalitas dan kegairahan berkreasi.

Dirgahayu Indonesia! 

Related Posts
KETIKA RIZKY MENJALANI OPERASI USUS BUNTU
ada Rabu siang (11/11), anak tertua saya Rizky yang baru pulang sekolah mengeluh sakit pada perutnya di bagian sebelah kanan bawah kepada sang bunda. "Ma, sakit sekali kalau jalan, lari ...
Posting Terkait
SAMSUNG 3D SMART TV F6400, TERNYATA LEBIH “SMART” DARI DUGAAN !
elakangan ini kegemaran saya nonton film dan main video game kian lama kian menjadi. Di akhir pekan, saya kerapkali menikmatinya bersama keluarga. Bermain game bersama anak tercinta terasa kian seru ...
Posting Terkait
SURAT CINTA TERBUKA UNTUK ISTRIKU (16 TAHUN USIA PERNIKAHAN) : MENGHAYATI CINTA DAN MENIKMATI KEBERSAMAAN
Istriku Sayang, Tepat tanggal 10 April 2015, kita telah memasuki tahun ke-enambelas pernikahan kita. Surat Cinta ini merupakan surat cinta terbuka ketujuh sejak pertama kali merilisnya tahun 2009 silam. Aku tak ...
Posting Terkait
JAKARTA NIGHT FESTIVAL 2013 YANG SENSASIONAL !!
eusai mengikuti One Day Blogger Tour di Bintaro Jaya, Sabtu (22/6) (baca reportasenya disini) saya bergegas menuju Hotel Ibis Tamarin, Jl.Wahid Hasyim dimana disana, istri dan kedua anak saya menanti ...
Posting Terkait
ALYA, SELAMAT ULANG TAHUN KEEMPAT!
Bahagia rasanya menyaksikan si bungsu yang centil dan ceria ini tumbuh besar, sejak ia lahir melalui operasi Caesar dari rahim ibunya, 4 tahun silam.  Saat mengumandangkan azan di telinganya waktu itu, tak ...
Posting Terkait
TAHLILAN 40 HARI & PERKEMBANGAN KASUS TABRAK LARI ANANDA ZAHRA
asus Tabrak Lari yang menewaskan ananda Zahra Amelia Sanusi (seperti pernah saya tuliskan disini) tanggal 17 Agustus 2012 silam tampaknya sudah mendapatkan titik terang. Seusai acara Tahlilan 40 hari wafatnya ananda ...
Posting Terkait
“MEMETIK” PERCIKAN PEMIKIRAN BERNAS DARI IBU PRITA KEMAL GANI
uaca Jakarta sedikit mendung saat saya tiba di pelataran lobi Grand Indonesia West Mall, Kamis petang (26/11). Saya bergegas menuju lantai 3A lokasi restoran Penang Bistro tempat pertemuan dan diskusi ...
Posting Terkait
Saya dan Rizky berfoto bareng di jalan sepi Car Free Day Bekasi
Matahari belum muncul utuh dari langit pagi, Minggu (18/7), ketika saya dan si sulung Rizky serta Mas Eko Eshape berangkat dari Cikarang menuju Bekasi. Hari itu kami bertiga akan menghadiri ...
Posting Terkait
ABFI 2013 (4) : KESAN INDAH DI KERATON SURAKARTA MENUTUP RANGKAIAN PERHELATAN
atahari bersinar cerah ketika saya membuka jendela kamar 211 Hotel Kusuma Sahid Prince tempat saya menginap selama acara ASEAN Blogger Festival 2013, Minggu (12/5). Saya memang agak telat bangun setelah ...
Posting Terkait
MENULIS DI KORAN TEMPO MELALUI INDONESIANA
ulisan resensi film "Spiderman-2" yang saya buat dan tayangkan di situs blog Tempo "Indonesiana" dimuat di Koran Tempo edisi Minggu,11 Mei 2014. Sungguh sebuah kehormatan besar buat saya karena pihak Indonesiana ...
Posting Terkait
KETIKA RIZKY MENJALANI OPERASI USUS BUNTU
SAMSUNG 3D SMART TV F6400, TERNYATA LEBIH “SMART”
SURAT CINTA TERBUKA UNTUK ISTRIKU (16 TAHUN USIA
JAKARTA NIGHT FESTIVAL 2013 YANG SENSASIONAL !!
ALYA, SELAMAT ULANG TAHUN KEEMPAT!
TAHLILAN 40 HARI & PERKEMBANGAN KASUS TABRAK LARI
“MEMETIK” PERCIKAN PEMIKIRAN BERNAS DARI IBU PRITA KEMAL
BUGAR DAN CERIA BERSAMA BLOGGER BEKASI
ABFI 2013 (4) : KESAN INDAH DI KERATON
MENULIS DI KORAN TEMPO MELALUI INDONESIANA

Related Posts

One thought on “LAGI, NOSTALGIA AGUSTUSAN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

14 − 6 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.