YANG”MELENGKING” DARI BLOGWALKING (19)

1. Sepuluh Hal Terbaik Menjadi Seleb

Begitu enaknya jadi seleb hingga Wanda Hamidah menguraikan sepuluh hal terbaik yang bisa diperoleh bila seseorang  menjadi selebriti. Namun, pada penutup posting tersebut caleg PAN tersebut menulis dengan arif:

life is can be so unfair…:) but then again look at the bright side, money can’t buy happiness, never…

Sepakat Mbak Wanda! Karena hidup adalah perbuatan! 😀

2. PNS : Sumber Masalah Negeri ini?

Nofie Iman menulis tentang kontraversi peran Pegawai Negeri Sipil, Negara dan efisiensi ekonomi serta birokrasi.

3. Blog 17-an

Agustus ini, setiap tahun, kita punya tujuhbelasan. Mungkin sekadar kelatahan, sebuah ikutan tanpa penghayatan, karena kalau tak ikut asanya aneh, dianggap kurang patriotik.

Mungkin juga tujuhbelasan kita lakukan selayaknya menjalani pesta rakyat. Riang, menghibur, sekadar selingan. Lalu selesai. Tahun depan ada lagi.

Bisa pula tujuh belasan kita jalani dengan renungan pribadi — dari yang berupa gumam, gerundel, sampai menyatakan apa saja yang rasanya pantas untuk bangsa.

Anda punya cara sendiri. Bahkan misalnya sebagai penonton pun Anda bisa berbagi apa yang Anda lihat dan rasakan. Mari.

Itulah kalimat yang saya kutip dari “pengantar” blog tentang 17 Agustusan ini. Menarik, lucu, menggugah dan menggetarkan. Silahkan kesana dan jangan lupa temui pula Daeng Battala disitu 😀

4. Ungkapkan Cintamu pada Jakarta
gw.jpgMau jadi bagian dari sejarah?.

Maka bertandanglah ke situs ini.

Mengaku mendapatkan ide dari Milton Glaser yang menciptakan logo I heart NY pada 1976, sang penggagas ide ini, mengadaptasi ide tersebut. Milton, seperti dikutip dari beranda situs Jakartamu, tidak menyadari bahwa sesungguhnya dia sedang menciptakan sejarah. I heart NY dibuat dalam rangka kampanye untuk mempromosikan pariwisata Kota New York. Logo yang sangat simpel itu menjadi terkenal karena kemudian pemerintah New York mencetaknya di kaus dan berbagai merchandise lain sebagai suvenir. Para pelancong yang datang merasa belum ke New York jika tidak membawa buah tangan berupa kaus putih sederhana tersebut. Dan I heart NY akhirnya menjadi salah satu ikon kota itu selama beberapa dekade, sampai saat ini.

Berangkat dari cerita itu sang penggagas berinisiatif untuk membuat sesuatu yang khas untuk ibukota kita tercinta, Jakarta. Mungkin tidak semuluk cita-cita para pejabat New York lebih dari 30 tahun silam, yaitu memajukan pariwisata kotanya. Tapi setidaknya ini bisa membuat Jakarta memiliki ikon baru.

produk_anda.jpg Penggunaan “GW”, bukan “Gue” atau “Saya” mencerminkan dinamika kota yang dinamis dan kompak. Simbol “heart” dibuat terbalik agar — bersama huruf “T” — membentuk ikon Jakarta, yaitu tugu Monas.

Kalau tertarik, anda bisa membeli kaus itu dengan cara memesannya di sini. Harga kaus yang hanya tersedia dalam ukuran all size itu Rp 87.500.

Nah, jadilah bagian dari sejarah dan ungkapkan cintamu pada Jakarta! 

Related Posts
NONTON FILM LASKAR PELANGI DI “TV TANCAP”
Suasana lingkungan kediaman kami di Jalan Antilop V Blok H3 dan I1 Kota Jababeka Perumahan Cikarang Baru begitu semarak tadi malam Sabtu (15/8) yang melaksanakan acara Syukuran Kemerdekaan RI ke ...
Posting Terkait
SELAMAT ULANG TAHUN KEDUA, PANYINGKUL!
Pada hari ini, 1 Juli 2008, Jurnalisme Orang Biasa berbasis Makassar, Panyingkul, memasuki usia tahun kedua. Media yang mengangkat tulisan-tulisan khas orang biasa dan bukan pewarta media "mainstream"pada umumnya ini ...
Posting Terkait
Lomba Penulisan Blog Komunitas Blogger Bekasi Tema : Aku Cinta Bekasi A. JENIS DAN WAKTU LOMBA Sosialisasi dan Pendaftaran : 15 November - 5 Februari 2010 PelaksanaanLomba : 24 November - 5 Februari 2010 Penjurian ...
Posting Terkait
“DUSUN VIRTUAL” BAGI PENGGIAT KOMPASIANA
Sekitar dua minggu silam, saya berinisiatif membangun portal komunitas penggiat (Penulis, Komentator, dan Pembaca) Kompasiana di www.kompasiana.ning.com yang bertagline "Rumah Sehat untuk Semua". Saya memanfaatkan situs gratisan di www.ning.com untuk ...
Posting Terkait
Masih ingat posting saya disini ? Ya, itu kisah tentang Puri seorang blogger Kompasiana yang "konon" telah wafat akhir bulan lalu karena kanker payudara yang dideritanya. Kematiannya yang mendadak begitu mengharu biru semua orang, termasuk ...
Posting Terkait
DEMI CINTA, JADI TUKANG OJEK SEPEDA PUN TAK APA..
Sebuah kisah nyata di ujung jalan raya Semper, Tanjung Priok, sebelas tahun silam (tanggal tepatnya lupa) : Pemuda itu memandangku dengan tatapan curiga.Ia kemudian melihat sepeda bututnya dan melihat kembali lagi ...
Posting Terkait
MAKASSAR SIAP JADI KOTA TUAN RUMAH KEENAM BLOGSHOP PESTA BLOGGER 2009
Hari Kamis,27 Agustus 2009 minggu ini, Kota Anging Mammiri Makassar akan menjadi tuan rumah Blogshop Pesta Blogger 2009. Kota ini menjadi kota keenam penyelenggaraan Blogshop ini setelah Kota Malang, Semarang, ...
Posting Terkait
Bekerja sama dengan PT Telkom dan Telkom Speedy, Komunitas Blogger Makassar akan mengadakan PELATIHAN BLOG GRATIS untuk pemula dan tingkat lanjutan. Pelatihan untuk PEMULA (Session I) akan mendapat pelatihan dasar membuat ...
Posting Terkait
AKHIR PERJALANAN BZ!
Akhirnya, tibalah kami disini. Di ujung perjalanan. Majalah Online Komunitas Blogfam, bz!, yang hadir dan mengalir sejak 6 Februari 2006 berada pada suatu titik dimana kami mesti berhenti. Entah sejenak ...
Posting Terkait
NONTON FILM LASKAR PELANGI DI “TV TANCAP”
SELAMAT ULANG TAHUN KEDUA, PANYINGKUL!
AYO IKUT, LOMBA BLOG DAN FOTO KOMUNITAS BLOGGER
“DUSUN VIRTUAL” BAGI PENGGIAT KOMPASIANA
KETIKA PURI HANYALAH ILUSI
DEMI CINTA, JADI TUKANG OJEK SEPEDA PUN TAK
MAKASSAR SIAP JADI KOTA TUAN RUMAH KEENAM BLOGSHOP
Komunitas Blogger Makassar Selenggarakan Pelatihan Blog Gratis
PASANG TAMPANG DI POSTER FILM
AKHIR PERJALANAN BZ!

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

19 + eighteen =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.