BESOK, PELUNCURAN BUKU “LASKAR PEMIMPI”
Hari Kamis besok (4/12), bertempat di Cafe Baca Biblioholic Makassar, Jln.Perintis Kemerdekaan km.9 No.76 mulai pukul 14.00-selesai akan diadakan Peluncuran Buku “Laskar Pemimpi: Andrea Hirata, Pembacanya dan Modernisasi Indonesia” karya Nurhady Sirimorok.
Kontak Person acara ini adalah Ochank Arsyad, Telepon : 0411586459 dan Email: ochankarsyad@gmail.com.
Berikut ulasan singkat Puthut EA tentang buku ini yang dikutip dari publikasi acara di Facebook:
Laskar Pemimpi menyorot isi novel-novel Andrea Hirata, Laskar Pelangi, Sang pemimpi, dan Edensor. Lewat buku ini sang penulis Nurhady Sirimorok, telah memenuhi haknya sebagai pembaca karya Andrea, dan ia menefsiri karya Andrea dengan pikirannya sendiri. Ia berusaha membongkar paradigma apa yang ngendom di novel-novel karya andrea: virus medernitas, Nurhady dengan ciamik, memaparkan bagaiman imajinasi medernitas menyebar laksana virus super cepat, bebas hambatan dan menjadi faktor penggerak penting di dalam novel-novel Andrea.
Laskar Pemimpi bukan semata-mata mengkritik habis karya andrea. Tetapi berusaha menyodorkan hasil analisa yang tajam dari sesuatu yang telah lama tidak disentuh dalam dunia sastra. Menurut hemat saya, Nurhady hanya meminjam novel-novel Andrea untuk menjelaskan apa yang merisaukan hatinya. Nurhady berusaha membersihkan kacamata kita yang telah buram karena terlewat asyik menyimak pandangan-pandangan yang homogen.
Nah..ditunggu kedatangan anda!
Selamat dan salut Buat rekan Nurhady!

Saya beli bukunya Andrea (minus Maryanah Karpov…karena saat itu belum terbit), gara-gara kritikan pedas pak Yacob Sumardjo di Kompas. Gaya bahasa Andrea indah, hiperbola, tapi kurang tepat…dan setelah baca memang benar komentar pak Jacob tersebut. Bandingkan dengan novel “To Kill a Mockingbird” yang meraih pulitzer…disitu penggambaran anak kecilnya sangat bagus sekali.
Tapi tetap, novel Andrea menginspirasi masyarakat…disitu letak kelebihannya sehingga orang kurang melihat kekurangan dari sisi sastra.
Beberapa teman memang menganggap, dari sisi karya sastra buku LP tidak menawarkan apa-apa, namun kekuatan cerita dan publikasi yang begitu membahana membuat buku ini jadi sangat inspiratif.
Menurutku lebih nyaman nonton filmnya dibanding novelnya.
Salam
wah pengen baca bukunya tapi nggak ada yg bisa dipinjemin. 🙁