SMES MAUT SI ATLET MONTOK MENGGEMASKAN !

 

Minggu malam (21/2) saya berkesempatan kembali menjajal kemampuan lama saya sebagai pemain tenis meja dalam rangka pertandingan olahraga memperingati HUT Kemerdekaan RI 17 Agustus 2009 mewakili RT 02 melawan RT 04. Sudah 2 tahun berturut-turut saya mewakili RT 02 dalam pertandingan tenis meja beregu. Sejak masih SMA hingga mahasiswa saya memang menekuni berbagai cabang olahraga mulai beladiri, sepakbola, bulutangkis, bola volley dan tenis meja. Di tingkat SMA dulu saya bahkan pernah menjadijuara ketiga pertandingan tenis meja dan pernah menjadi juara ganda putra bulutangkis tingkat RT. Namun hingga kini, karena kesibukan dikantor, saya biasanya hanya sempat berolahraga bulutangkis atau Tenis di akhir pekan.
 

Dan kini saat itupun datang kembali. Bila selama 2 tahun berturut-turut keluarga saya tidak datang menonton karena lokasi pertandingannyajauh dari rumah, maka sekarang, karena kebetulan RT 02 adalah panitia penyelenggara ajang ini, pelaksanaan pertandingan diadakan dilapangan bulutangkis yang berada tepat dibelakang rumah kami. Tak ayal, istri juga dua buah hati saya, Rizky dan Alya, ikut menonton ayahnya bertanding. Malam ini dipertandingkan masing-masing, 1 partai single putri, 1 single putra, 2 ganda putra, dan 1 ganda putrisecara setengah kompetisi. Jadi semua RT dilingkungan RW 10 Perumahan Cikarang Baru Kota Jababeka tetap akan bertemu.


Sedianya saya dialokasikan untuk ikut partai single putra dan ganda putra, namun karena masih terlalu letih sepulang dariacara perpisahan Taman Kanak Kanak Rizky di Tajur Katulampa, Bogor sehari sebelumnya dan mengingat keesokan harinya mesti masuk kerja, saya memilih ikut satu partai ganda putra saja. Untuk yang pertama dipertandingkan single putri. Pertandingan dimulai tepat pukul 20.30 malam. Sayang, RT kami gagal merebut angka, demikian pula partai kedua ganda putri RT 02 gagal meraih kemenangan.


Di partai ketiga, ganda putra, saya yang mengenakan kaos putih biru serta celana pendek cokelat, tampil bersama pak Oyong, pasangan tenis meja saya tahun lalu. Mungkin karena sudah lama tidak pegang “bed tenis meja” lagi, saya masih kaku bermain. 


Di set pertama, kami kalah 21-14. Pada set kedua, “mesin” saya mulai panas.Apalagi Rizky dan Alya mengeluk-elukan babenya yang montok menggemaskan ini untuk melibas lawan. Saya mulai menemukan “irama”permainan khas saya yang ofensif, dramatis dan sensasional. Betapa tidak? Setiap menghajar lawan dengan smes maut, saya lalu berteriak kencang menggetarkan nyali lawan. Kedua lawan saya pontang panting menghadapi sabetan smes maut saya. Rizky dan Alya melonjak lonjak kegirangan bila saya berhasil meraih poin. “Jago banget Papaku!” kata Alya mengacungkan jempol. 


Saya kian bersemangat apalagi kami didukung publik dari RT sendiri. Pak Oyong yang begitu pandai memancing lawan menghadirkan bola empuk di-smes membuat saya begitu nafsu menghajarnya. Setiap kali saya beraksi dengan teriakan lantang, sorak sorai terdengar. Kami menang di set kedua dengan skor ketat 21-18.


Di babak penentuan suasana kian tegang. Kami bertekad merebut set penentuan ini agar membuka peluag di set selanjutnya.Dan musibah itu datang. Saat melancarkan smes, saya terlalu emosi dan sisi bet tenis meja menimpa dahi saya. Sebuah goresan luka kecilpun nampak disana dan mengucurkan darah. Istri saya dengan sigap datang membawakan tisu untuk menyeka darah pada luka.Pertandingan dihentikan sementara. 



Setelah dibersihkan dan ditangani secukupnya, saya kembali bermain. Konsentrasi saya sedikitbuyar atas luka tersebut. Namun justru perlahan-lahan, saya kian bersemangat dan “mengamuk” ala banten ketaton melancarkan smes tanpa ampun,Kami akhirnya menang dengan skor 21-17. 



Kami sekeluarga tak menonton lagi partai selanjutnya, bergegas pulang kerumah karena Rizky dan Alya sudah mengantuk.Sudah pukul 21.30 dan masih dengan keringat menempel, saya menggendong Alya yang sudah teler berat di pundak. 


Minggu depan, saya yang rencananya akan kembali “bertarung” terpaksa tak bisa karena Minggu pagi (28/6) saya sudah terbang ke Singapura untuk mengikuti training selama seminggu. Ah, semoga RT 02 terus berjaya dalam pertadingan persahabatan ini.


Sebelum menulis posting ini, saya sudah meminta kedua buah hati saya, Rizky dan Alya, naik ke punggung untuk diinjak-injak pelan dan mendatangkan efek nikmat bagai dipijat sehabis menjalani olahraga yang berat tapi menyenangkan ini.    

Related Posts
Hari ini, Senin 25 Januari 2010, wajah saya yang imut, montok, menggemaskan dan bersahaja itu nongol di iklan Kompasiana di Harian Kompas. Ini adalah kali pertama saya bergaya -- dengan ...
Posting Terkait
“LIRIKAN” EKSOTIS SI “LONDON EYE”
"uatu ketika, saat kamu berkesempatan mengunjungi London, cobalah menaiki "London Eye" dan nikmati keindahan dan pesona kota dari ketinggian, pasti sangat mengesankan"demikian saran Peter Fraser, mantan atasan saya di Andergauge ...
Posting Terkait
SUKSES, PENYELENGGARAAN KONSER AMAL DI CIKARANG
Cuaca begitu bersahabat di hari Minggu (25/4) saat saya dan si sulung Rizky tiba di area penyelenggaraan Konser Amal Cikarang tepatnya di depan JM Music School Ruko Pavilion Niaga Jl.Tarum ...
Posting Terkait
ECOPARK ANCOL, WISATA HUTAN KOTA YANG ASRI DENGAN DESAU ANGIN PANTAI
ebuah kehormatan tersendiri buat saya kembali diundang oleh PT Pembangunan Jaya Ancol untuk berbuka puasa bersama para blogger di Ecopark. Dan demikianlah, Sabtu (27/7), bersama istri dan kedua buah hati, ...
Posting Terkait
PENGALAMAN MENCONTRENG : DARI BRONDONG KADALUARSA SAMPAI DPT “COPY PASTE”
Tepat pukul 10.00 pagi pada Hari Kamis(9/4), kami sekeluarga berangkat ke TPS (Tempat Pemungutan Suara) 23 yang berlokasi di Sekretariat RW 10 Jl.Tarum Barat Raya Perumahan Cikarang Baru (kira-kira ...
Posting Terkait
‘BURIED’ : KETEGANGAN MENCEKAM DI DALAM PETI MATI
ak pernah sedikitpun terlintas di benak seorang Paul Conroy (diperankan oleh Ryan Reynolds) terjebak didalam peti mati dan terkubur hidup-hidup di kedalaman 2 meter dari permukaan tanah. Sebuah mimpi buruk ...
Posting Terkait
ALYA DAN DUNIA CERIA YANG DIBANGUNNYA
Hari ini, 10 November 2009, adalah hari ulang tahun kelima putri bungsu saya, Alya Dwi Astari. Sungguh begitu cepat waktu berlalu. Alya tumbuh menjadi gadis kecil yang manis dan montok. ...
Posting Terkait
KEHANGATAN KEBERSAMAAN DALAM ACARA BUKA BERSAMA WARGA
Hari Sabtu (4/8) lalu, kami segenap warga Jl.Antilop V Blok H 3 & I 1 Perumahan Cikarang Baru melaksanakan acara Buka Puasa Bersama yang dilaksanakan ditengah jalan yang menjadi "batas"antar ...
Posting Terkait
PROGRAM CSR PT.CSI DIMULAI DENGAN PELETAKAN BATU PERTAMA RUANG KELAS SDN KARANGBARU 06 CIKARANG UTARA
endung menggelayut di langit Cikarang ketika saya bersama rombongan PT Cameron Service International (CSI) tiba di SDN Karang Baru 06, Cikarang, Kamis pagi (6/12). Dalam hati sempat terbersit rasa khawatir ...
Posting Terkait
MY BLOGGING KALEIDOSKOP 2015
Januari 2015 Mengawali tahun 2015, saya berpartisipasi mengisi blog film "Karbon Dalam Ransel" (KDR) yang digagas oleh Dewan Nasional Perubahan Iklim (DNPI). Pada blog tersebut saya menuliskan 14 artikel dalam kurun ...
Posting Terkait
TAMPIL SEBAGAI MODEL IKLAN KOMPASIANA
“LIRIKAN” EKSOTIS SI “LONDON EYE”
SUKSES, PENYELENGGARAAN KONSER AMAL DI CIKARANG
ECOPARK ANCOL, WISATA HUTAN KOTA YANG ASRI DENGAN
PENGALAMAN MENCONTRENG : DARI BRONDONG KADALUARSA SAMPAI DPT
‘BURIED’ : KETEGANGAN MENCEKAM DI DALAM PETI MATI
ALYA DAN DUNIA CERIA YANG DIBANGUNNYA
KEHANGATAN KEBERSAMAAN DALAM ACARA BUKA BERSAMA WARGA
PROGRAM CSR PT.CSI DIMULAI DENGAN PELETAKAN BATU PERTAMA
MY BLOGGING KALEIDOSKOP 2015

Related Posts

One thought on “SMES MAUT SI ATLET MONTOK MENGGEMASKAN !

  1. waduh Daeng … kok itu bed sampai bisa mampir di jidat sih … 😀
    oya, photo yang terakhir paling bawah itu serius banget atau lagi marah tuh … kayak badak mau ngamuk aja … hehehe

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eighteen + two =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.