SURAT DARI ORCHARD (3)

Pukul 21.00 malam, Rabu (1/7), sesuai janji, Pak Amid–salah satu blogger Multiply menjemput saya di lobby Hotel Orchard, tempat saya menginap. Kami berpeluk hangat sebagai layaknya sahabat lama yang sudah lama tak ketemu. Rupanya beliau menunggu saya lama di lobby. “You are my brother, Alhamdulillah bisa ketemu disini,” kata Pak Amid dengan mata berbinar.

Beliau lalu menyerahkan pada saya souvenir berupa 5 buah tas Singapura berisi oleh-oleh khas untuk saya bawa pulang dan sebaliknya sayapun memberikan dua buah buku yg saya bawa yakni Simfoni Inovasi dan The Naked Traveler kepada Pak Amid. 

Ini dia Tas Singapura, oleh-oleh dari Pakcik Amid !

Tak lama kemudian, mulailah perjalanan panjang kami menyusuri Orchard hingga sampai ke teater Esplanade dan patung Merlion. 

Kami mengawali perjalanan dengan bermejeng ria di depan Hard Rock Cafe Singapura diseberang Orchard Hotel, lalu menyusuri jalan terkenal di Singapura itu antara lain ke Ion Plaza, Lucky Plaza, Wisma Atria, Musium Kepresidenan, Musium Nasional Singapura, Raffless Center, Raffles City, Hotel Furlingon dan akhirnya Merlion . 

Kami sempat membeli jajanan pengisi perut di Old Chang Kee berupa Orange Juice, Pastel dan Sate Udang Crispy Goreng didepan Takashimaya Mall. 

Sempat mampir sejenak pula menyaksikan aksi pengamen jalanan buta menyanyikan lagu “To Love Somebody” secara memukau diiringi organ. Termasuk pula menyaksikan dengan takjub gedung Orchard Central yang berganti-ganti warna lampu dimalam hari. Indah sekali!.

Kami lalu berjalan terus hingga sampai ke monumen peringatan peperangan tentara jepang di singapura, kemudian menyeberang ke gedung teater Esplanade (yg model arsitekturnya mirip durian itu).  Saya dan Pak Amid sempat kena tegur petugas keamanan karena berfoto di area terlarang.

Dari sana kami lalu menuju bagian belakang teater terkenal tersebut dan mendapati teluk yang indah yang diseberangnya sejumlah perusahaan konstruksi sedang mengerjakan area Kasino yg konon akan selesai tahun depan. 

Pembangunan Kasino Singapura beserta bangunan 3 gedung hotel

Kami lalu berjalan terus dan menyaksikan dengan penuih kekaguman pemandangan indah di daerah tersebut berupa gedung-gedung pencakar langit dengan kerlip lampu memukau dan memantul di permukaan teluk mini tersebut. 

Teater Esplanade diambil fotonya dari atas jembatan dan dibelakangnya ada  Singapore Flyer yg memukau

Pak Amid bertindak sebagai juru foto saya, yang malam tadi jadi foto model dadakan. Saya pun akhirnya mejeng di dekat pantai Merlion. 

Berfoto dibawah patung Merlion, sayang hanya berupa bayang-bayang

Setelah letih berjalan kurang lebih 3 km dari hotel Orchard, kami mampir makan sate singapura di jalan Lau Pa Tsak. Ditemani hangat nya teh tarik,  saya dan Pak Amid menyantap hidangan tengah malam: sate khas Singapura yang bumbunya begitu meresap dan nikmat sekali. Bumbu kacangnya diletakkan disebuah mangkuk kecil dan satenya dicocol-cocol kesana. Waah..benar-benar Maknyus!. 

Sate Singapura ala Lau Pa Sak ! Hmm..nikmat sekali disantap tengah malam

Teh Tarik yang menyegarkan tubuh

Pukul 01.00 malam, dengan menumpang taksi, kami kembali ke hotel. Pak Amid menginap di kamar saya yg kebetulan punya double bed. Beliau pulang pagi sekali usai subuh menuju kerumahnya. Benar-benar sebuah pengalaman yang mengesankan dan tak terlupakan, terimakasih banyak Pak Amid menemani saya menyusuri Orchard diwaktu malam, hingga tanpa terasa kami berjalan hingga sekitar 3 km dari hotel saya.

Foto-foto lain silahkan lihat disini 

Related Posts
RESENSI BUKU KOMPASIANA, ETALASE WARGA BIASA: MELAJU PASTI DENGAN JURUS “ANTI MATI GAYA”
Judul Buku : KOMPASIANA, Etalase Warga Biasa Penulis : Pepih Nugraha Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama Cetakan : Pertama, Oktober 2013 Tebal : xi + 268 halaman ISBN : 978-979-22-9987-8 asih segar di ingatan saya ...
Posting Terkait
MENGENANG KH.ZAINUDDIN MZ : DA’I YANG DEKAT DI HATI
anpa terasa pelupuk mata saya basah membaca berita di media online tadi pagi. Kabar soal wafatnya Da'i sejuta umat KH.Zainuddin MZ di Rumah Sakit Pusat Pertamina Selasa (5/7) pukul 09.15 ...
Posting Terkait
“MENEMUKAN KEMBALI” SPIRIT WARISAN BUDAYA DALAM MENEGUHKAN PILAR KOMUNITAS ASEAN
ari Senin (25/2) kemarin saya memenuhi undangan dari Kementerian Luar Negeri untuk menghadiri Focus Group Discussion (FGD) yang membahas tema "Reinventing the Spirit the cultural heritage of south east asian people; ...
Posting Terkait
SILLY DAN AKSI NYATA YANG TAK SEBATAS “HANYA”
Namanya Silly. Hanya Silly. Persis sama dengan akun namanya di twitter @justsilly. Saya mengenal sosok blogger perempuan tangguh ini pertama kali ketika ia meninggalkan jejak komentar kocak di blog saya, dua tahun silam. ...
Posting Terkait
HARI BLOGGER NASIONAL DAN SOLIDARITAS SOSIAL MENYIKAPI BENCANA
Hari ini, 27 Oktober 2010, kita semua merayakan Hari Blogger Nasional. Sebuah momen bersejarah yang ditorehkan pada tahun 2007 saat Pesta Blogger pertama digelar di Blitz Megaplex Jakarta oleh Menkominfo (waktu ...
Posting Terkait
MENULIS, BLOGGING DAN PERGAULAN VIRTUAL
“Writing is an exploration. You start from nothing and learn as you go.” E. L. Doctorow quotes (American Author and Editor, b.1931) Taken from : www.thinkexist.com/quotation   MENULIS sudah menjadi bagian dari hidup ...
Posting Terkait
MENAKAR POTENSI JOKOWI & JUSUF KALLA
Judul Buku : 9 Alasan Memilih Joko (Presiden-Wakil Presiden 2014) Penulis: Ahmad Bahar Penerbit : Solusi Publishing 2014 Editor : R.Toto Sugiharto Jumlah halaman : 397 engambilan nomor urut Capres/Cawapres sudah dilaksanakan , Sabtu (31/5) ...
Posting Terkait
DARI BLOGGER GATHERING POTRET MAHA KARYA INDONESIA : MEMBERDAYAKAN NILAI “RASA” DALAM TRAVEL BLOGGING
ujan deras yang mengguyur Jakarta, sore itu, Jum'at (1/11) membuat saya tiba terlambat di lokasi pelaksanaan Blogger Gathering Potret Mahakarya Indonesia yang dilaksanakan di Assembly Hall Plaza Bapindo Lt.10 Jl.Jenderal ...
Posting Terkait
Pemotongan Tumpeng HUT Pertama Politikana oleh Enda Nasution, salah satu pengelola situs politik web 2.0
Tadi malam (27/4)--disela-sela kesibukan pindahan gedung kantor-- saya hadir dan menjadi saksi sebuah sejarah peringatan ulang tahun pertama Politikana, sebuah situs politik Web 2.0 yang pertama dan satu-satunya di Indonesia dan ...
Posting Terkait
MELANCONG KE HONGKONG (2) : MENGHALAU GALAU, MENUAI SENYUM
Here you Leave Today And Enter the World of Yesterday, Tomorrow and Fantasy Demikian tulisan yang tertera pada gerbang masuk Hongkong Disneyland. Dan ungkapan yang disampaikan pada tulisan itu menemukan pembenaran ketika ...
Posting Terkait
PELATIHAN BLOG GURU ANGKATAN KEDUA BERSAMA BLOGGER BEKASI, SIAP DIGELAR
etelah sukses menggelar Pelatihan Blog untuk Guru angkatan pertama tanggal 30 Oktober 2011 bertempat di Islamic Center Bekasi, Komunitas Blogger Bekasi bekerjasama dengan IGI (Ikatan Guru Indonesia) Bekasi disponsori oleh ...
Posting Terkait
KREATIFITAS MENGESANKAN ANAK BANGSA LEWAT DJARUM BLACK APPS COMPETITON 2013
elalu menyenangkan berada bersama-sama sosok-sosok yang kreatif, muda, inspiratif dan bersemangat. Demikian "aura" yang saya rasakan ketika Sabtu (29/6) kemarin saya bersama keluarga menghadiri acara puncak penganugerahan Djarum Black Apps ...
Posting Terkait
ICA YANG MALANG DAN HARAPAN YANG TENGGELAM DI KALIMALANG
Hampir setiap hari saya melewati jembatan itu. Sebuah jembatan kecil yang menghubungkan jalan Raya pinggir Kalimalang menuju akses keluar tersingkat ke Jl.Raya Cikarang-Cibarusah melalui kawasan pabrik Gemalapik.  Tak ada pagar pengaman ...
Posting Terkait
NYAMBUNG TERUS DARI HONGKONG? YA, IYA DONG!
Setiap kali melakukan perjalanan ke luar negeri, yang senantiasa menjadi perhatian utama saya adalah bagaimana agar saya bisa dapat berkomunikasi dengan lancar dan mudah bersama keluarga di rumah. Sebagai pelanggan ...
Posting Terkait
PAWAI TAKBIRAN, SYAWALAN DAN ALYA HILANG!
Hari Selasa (30/9), sehari setelah kami sekeluarga tiba di Yogya, kesibukan sekaligus kehebohan melanda rumah ayah/ibu mertua saya di Yogya yang berlokasi di dusun Kuncen, Tegaltirto Kecamatan Berbah Kabupaten Sleman yang ...
Posting Terkait
MENULIS ITU MENGABADIKAN EKSISTENSI
"lmu pengetahuan, Tuan-tuan, betapa pun tingginya, dia tidak berpribadi. Sehebat-hebatnya mesin, dibikin oleh sehebat-hebat manusia dia pun tidak berpribadi. Tetapi sesederhana-sederhana cerita yang ditulis, dia mewakili pribadi individu atau malahan ...
Posting Terkait
RESENSI BUKU KOMPASIANA, ETALASE WARGA BIASA: MELAJU PASTI
MENGENANG KH.ZAINUDDIN MZ : DA’I YANG DEKAT DI
“MENEMUKAN KEMBALI” SPIRIT WARISAN BUDAYA DALAM MENEGUHKAN PILAR
SILLY DAN AKSI NYATA YANG TAK SEBATAS “HANYA”
HARI BLOGGER NASIONAL DAN SOLIDARITAS SOSIAL MENYIKAPI BENCANA
MENULIS, BLOGGING DAN PERGAULAN VIRTUAL
MENAKAR POTENSI JOKOWI & JUSUF KALLA
DARI BLOGGER GATHERING POTRET MAHA KARYA INDONESIA :
DARI ULTAH PERTAMA POLITIKANA : MERIAH, HEBOH DAN
MELANCONG KE HONGKONG (2) : MENGHALAU GALAU, MENUAI
PELATIHAN BLOG GURU ANGKATAN KEDUA BERSAMA BLOGGER BEKASI,
KREATIFITAS MENGESANKAN ANAK BANGSA LEWAT DJARUM BLACK APPS
ICA YANG MALANG DAN HARAPAN YANG TENGGELAM DI
NYAMBUNG TERUS DARI HONGKONG? YA, IYA DONG!
PAWAI TAKBIRAN, SYAWALAN DAN ALYA HILANG!
MENULIS ITU MENGABADIKAN EKSISTENSI

2 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.

3 × four =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.