KUMPUL BERSAMA DI SAUNG BELAJAR & TAMAN BACAAN EXCELLENT

Bicara soal Taman Bacaan, saya selalu memiliki kenangan manis tentang itu. Saat masih jadi pelajar SMP dan SMA dulu di Kabupaten Maros (30 km dari Makassar), saya adalah pelanggan tetap penyewaan buku dan taman bacaan yang letaknya tak jauh dari rumah. Uang jajan yang diberikan ayah dan ibu saya, disimpan agar bisa menyewa buku, majalah atau komik yang disediakan taman bacaan itu. Kerapkali saya membiarkan perut lapar tidak beli jajanan di sekolah demi untuk bisa menyewa dan membaca buku di taman bacaan.

Sayapun mulai mengenal tokoh-tokoh komik seperti Si Buta Dari Gua Hantu, Gundala Putra Petir, Komik-komik klasik RA.Kosasih, Tin-Tin hingga beragam novel detektif karya Enid Blyton. Karena suasana taman bacaannya relatif kecil, saya lebih memilih untuk menyewa buku/majalahnya pulang ke rumah. Semuanya menjadi bagian kenangan masa kecil saya yang indah.

Dan minggu lalu, saat saya mendapat undangan dari penggagas Saung Belajar dan Taman Bacaan Excellent, tanpa ragu saya langsung mengiyakan bahkan secara berbondong-bondong melibatkan anggota keluarga saya, istri dan anak-anak, untuk menyiapkan donasi buku-buku atau majalah-majalah bekas untuk taman Bacaan tersebut . Rizky dan Alya dengan antusias menghibahkan buku-buku dan majalah bekas mereka untuk keperluan taman bacaan tersebut.

Setelah menempuh perjalanan kurang lebih satu jam dari rumah, pukul 13.00 kami akhirnya sampai di Saung Belajar dan Taman Bacaan Excellent. Dengan ramah, mas Masim”Vavai” Sugianto menyongsong kehadiran kami. “Yuk, langsung naik ke atas Saung,” ajak pengusaha muda ini dengan wajah sumringah.

Kamipun bergabung bersama teman-teman yang lebih dulu datang dari Komunitas Blogger Bekasi , seperti Mbak Irma Susanti yang datang bersama putri tercintanya Tazkia, lalu ada mas Ipul HR, Pak Dian Kelana, mas Yulef Dian, serta  teman-teman dari IBOTE dan beberapa tamu lainnya.

Saya menyapu pandang ke sekeliling Saung. Suasana teduh mewarnai saung yang berukuran kurang lebih 8  x 3 meter ini.  Rimbun pohon jambu air yang sudah berbuah ranum membuat kita yang ingin sekedar beristirahat atau leyah-leyeh bersama sejuknya semilir angin desa Sumber Jaya. Lantainya terbuat dari papan dengan sisi-sisi yang terbuka dengan “pagar”pengaman dari kayu. Dibawah Saung terdapat kolam ikan. Ada dua ekor ikan Koi berpunggung merah dan sekitar 5 ekor ikan Mujair yang bisa kita saksikan langsung berenang riang dari atas saung.

Seperti yang tertera pada tautan ini,  pembangunan saung belajar dan taman bacaan ini akan difungsikan menjadi:

  • Sebagai perpustakaan umum (fungsi utama) untuk anak-anak dan remaja di lingkungan Desa Sumber Jaya Kecamatan Tambun Kabupaten Bekasi
  • Sebagai tempat kumpul/rapat Karang Taruna
  • Tempat pemutaran film pendidikan (Menggunakan Infocus projector yang biasa digunakan untuk training di Excellent, hehehe…)
  • Tempat pendidikan non formal (belajar bareng mengenai suatu tema tertentu, misalnya tema psikologi-mental untuk anak-anak dan tempat belajar “Bagaimana menyusun lamaran kerja yang baik” untuk para pemudanya)
  • Tempat Mengaji diwaktu malam
  • Arena olah raga, untuk saat ini adalah Catur dan Tenis Meja
  • Tempat Kopdar Komunitas
  • Tempat nonton final Piala Euro 2012 :-P

Dan memang tempat ini cukup memenuhi syarat.apalagi nanti perpustakaannya selesai dengan penataan rak dibagian dalam. Lokasi perpustakaannya memang berada di bangunan induk tak jauh dari Saung. “Yang ingin membaca buku atau majalah tinggal bawa buku atau majalahnya ke saung lalu membacanya sambil bersantai disana,” kata mas Vavai. .

Pada kesempatan tersebut, kami menyantap hidangan Sayur Gabus Pucung, Semur Ayam, Lalapan, Tahu/Tempe, Rujakan Jambu Air dan juga Kelapa muda yang menyegarkan. Kami lalu terlibat percakapan yang menyenangkan sembari menikmati suasana Saung Belajar ini. Rujak Jambu Air serta kelapa muda menjadi dessert yang pas pada suasana pedesaan di sekitar Saung.

Rangkaian acara kopdar ini berakhir pukul 15.00. Kami sekeluarga mengucapkan terimakasih atas sambutan yang hangat serta hidangan lezat yang disajikan Kang Vavai dan keluarga, semoga taman bacaan dan saung belajar Excellent ini dapat menjadi entry point yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar desa Sumber Jaya untuk membangun generasi muda yang cerdas dan bermartabat.  Sukses selalu !

 Catatan:

Bila anda ingin menyumbangkan buku-buku atau majalah bekas juga donasi bagi berdirinya taman bacaan/saung belajar Excellent, silakan baca mekanismenya di link ini 

Related Posts
“JAM SESSION” WITH CIMART BAND
Meski tak terlihat bulan, malam begitu cerah di Cikarang. Bintang terlihat mengintip malu-malu dilangit utara. Syukurlah, cuaca begitu bersahabat, saya membatin, karena malam ini saya, untuk pertama kalinya akan datang ...
Posting Terkait
RE-POST : NOSTALGIA AGUSTUSAN
Pengantar: Tulisan ini pernah saya muat di Kompasiana 2 tahun lalu, saya muat kembali disini, untuk mengenang saat-saat indah memperingati Hari Kemerdekaan RI, pada masa muda dulu.. 🙂 Saya (ketiga dari kiri) ...
Posting Terkait
MELESAT BAGAI KILAT BERSAMA TELKOMSEL FLASH
etbook saya si "Deliiani" (Dell Inspiron Mini 9) mendadak menjadi sangat mumpuni dan bagaikan "ngacir" menjelajah dunia maya ketika dalam internal modemnya saya pasangkan dengan kartu Telkomsel Flash. Daya ...
Posting Terkait
1. Membeli Masa Depan ala Adhitya MulyaArtikel menarik dari penulis novel laris Jomblo ini tentang strategi berinvestasi. Disajikan dengan gaya bahasa khas Adhitya yang renyah dan enak dibaca.2. Baca Buku ...
Posting Terkait
IDBLOGILICIOUS MAKASSAR : SERU, MERIAH DAN INSPIRATIF (Bagian Kedua)
Malam minggu (21/5) terasa begitu berkesan dilewatkan bersama rekan-rekan panitia dari Komunitas Blogger Anging Mammiri Makassar serta tim IDBlognetwork dan para narasumber acara IDBlogilicious. Bertempat di lantai 2 Restorant Apong ...
Posting Terkait
CATATAN DARI SIMPOSIUM MIGAS NASIONAL 2015 MAKASSAR (2)
eusai prosesi pembukaan Simposium Migas Nasional, dilanjutkan dengan Diskusi sesi pertama yang masing-masing menghadirkan Didi Setiarto (Kepala Divisi Pertimbangan Hukum dan Formalitas SKK Migas), Prof.DR.Ir.Syamsir Abduh (Dewan Energi Nasional), Prof.Hikmahanto ...
Posting Terkait
TIADA LAGI NASI KUNING LEZAT ALA MAMA KUNI
eusai menunaikan sholat Subuh tadi pagi, Jum'at (20/12), saya dikagetkan oleh dering suara telepon dari adik saya Budi di Balikpapan. "Mama Kuni meninggal dunia dini hari tadi jam 02.25", kata Budi ...
Posting Terkait
Saya dan Rizky berfoto bareng di jalan sepi Car Free Day Bekasi
Matahari belum muncul utuh dari langit pagi, Minggu (18/7), ketika saya dan si sulung Rizky serta Mas Eko Eshape berangkat dari Cikarang menuju Bekasi. Hari itu kami bertiga akan menghadiri ...
Posting Terkait
CATATAN DARI LOKAKARYA ENERGI NASIONAL : KETAHANAN ENERGI UNTUK KEDAULATAN & KEMAKMURAN NEGERI (Bagian Keempat)
emaparan materi di tiga ruang diskusi yang berbeda adalah tahapan berikut seusai pemaparan dari Ketua Tim Reformasi Tatakelola Migas Faisal Basri. Pembahasan materi mengenai pemberdayaan Hulu Migas (upstream) tetap dilaksanakan ...
Posting Terkait
KOTA DELTAMAS, MENGEMAS HARMONI KAWASAN HUNIAN DAN INDUSTRI DENGAN CITARASA BERKELAS
 Kehijauan rerumputan pada gerbang masuk Kota Deltamas (sumber) ak jauh dari tempat saya bermukim di Cikarang, Kota Deltamas hadir dengan daya pikat tersendiri yang memukau. Tidak hanya karena kawasan kota mandiri ...
Posting Terkait
“JAM SESSION” WITH CIMART BAND
RE-POST : NOSTALGIA AGUSTUSAN
MELESAT BAGAI KILAT BERSAMA TELKOMSEL FLASH
YANG “MELENGKING” DARI BLOGWALKING (9)
IDBLOGILICIOUS MAKASSAR : SERU, MERIAH DAN INSPIRATIF (Bagian
CATATAN DARI SIMPOSIUM MIGAS NASIONAL 2015 MAKASSAR (2)
TIADA LAGI NASI KUNING LEZAT ALA MAMA KUNI
BUGAR DAN CERIA BERSAMA BLOGGER BEKASI
CATATAN DARI LOKAKARYA ENERGI NASIONAL : KETAHANAN ENERGI
KOTA DELTAMAS, MENGEMAS HARMONI KAWASAN HUNIAN DAN INDUSTRI

2 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *