PUISI : PADA SENJA YANG TERMANGU
Pada senja yang termangu
Kita menyaksikan mentari rebah di pelupuk cakrawala yang redup mengatup hari
Dan camar terbang dengan sayap ringkih memekik pilu di langit merah
seakan mewakili setiap kehilangan yang terurai perlahan
bersama kilau kenangan yang melekat di ingatan kita
lalu luruh pada petang temaram
dimana harapan, cita-cita juga mimpi kita bersemayam gelisah
“Ini bukan soal niat yang diurungkan, tapi tentang bagaimana menanggulangi perih
yang datang berulang ketika hasrat tak jua terdampar di tempat seharusnya,” ujarmu murung
Pada senja yang termangu
Kita pernah terpaku memandangnya dengan senyum tersipu
Lalu membiarkan segenap rasa mengalir seiring debur ombak memecah karang
dan selaksa rindu larut bersama gelombang samudera
Kini, saat semuanya sudah tak sama lagi
Selalu ada cara untuk menjumpaimu kembali
menyapamu seraya membawa helai-helai kangen bersama deras angin
dan semburat merah jingga yang menyala lirih
sampai jauh..
Pada senja yang termangu….

Pada langit senja juga aku bersimpuh dan mendoa pada Tuhanku, smg memberi senja-senja yg lebih indah diesok hari.
Lagu ini favoriteku mas, langit senja juga, dan tulisan mas amril jg 🙂
pada siang terik aku berpeluh bak airsungai…. nuraniku berteriak untuk setetes air pelepas dahaga…. sang bayu tak kunjung berhembus….. tak ada awan berarak diangkasa raya…. betapa aku merindu-Mu ya Allah…
wah ada video klip noah ni daeng 😀