KECERIAAN RUMAH DENGAN WARNA WARNI CAT DULUX

dulux-4

Sebuah “tradisi” yang selalu saya kenang dan pelihara hingga kini, sejak masih kecil hingga memiliki keluarga sendiri seperti sekarang adalah, mengecat rumah menjelang berakhirnya bulan Ramadhan. Saya masih ingat betul, saya bersama adik lelaki saya Budi, bahu membahu membantu ayah mengecat dinding rumah kami dengan warna baru, sebagai refleksi kami memasuki babak baru kehidupan seusai menunaikan ibadah puasa sebulan penuh.

Yang menarik adalah, ayah biasanya memberikan keleluasaan kepada kami sekeluarga untuk memilih warna secara demokratis. Bila memang tak tercapai kata sepakat, maka pilihan warna kami (saya, ketiga adik saya dan ibu) diakomodir secara proporsional. Misalnya, pilihan warna cat saya di ruang tamu, adik-adik saya di kamar masing-masing, ibu di ruang keluarga serta dapur dan ayah di dinding depan rumah. Pokoknya yang penting semua senang.

dulux-1

Saya “memberlakukan” hal serupa pada “tradisi” mengecat rumah bersama istri dan anak-anak dengan meng-“adopsi” apa yang sudah dilakukan oleh ayah saya dulu. Kedua buah hati saya, Rizky (10 tahun) dan Alya (8 tahun) dengan antusias akan memberikan advis terbaik atas warna yang akan diberikan di tembok dinding rumah kami. Karena mereka memiliki kamar masing-masing maka tentu saja kedua anak saya ini lebih memilih untuk menentukan warna kamar mereka sendiri sesuai selera. Biasanya mereka memilih warna-warna dengan nuansa cerah, tajam dan meriah seperti kuning, merah atau biru. Saya dan istri menuruti keinginan mereka dan dengan senang hati menyiapkan warna cat yang sesuai dengan keinginan.

dulux-2

Cat Dulux senantiasa menjadi prioritas pilihan pertama saya dalam menentukan merek yang akan digunakan dalam mewarnai rumah kami. Tidak hanya karena memiliki pilihan warna yang indah dan beragam namun juga karena cat Dulux mempunyai komponen Chroma Brite-UV Fight yang membuat warna dinding tidak mudah pudar dan cerah lebih lama, Durabond Latex yang melindungi dinding dari air hujan dan panas sehingga tidak mudah terkelupas serta adanya Algae-fungus resistance yang melindungi dinding dari lumut dan jamur. Alasan lain yang lebih sentimental adalah karena cat Dulux juga dipakai oleh orangtua saya dalam mengecat rumah dan sudah dibuktikan warna yang menempel di tembok tetap mempertahankan kecerahan dan keceriaannya.

Bagi saya, memberikan sentuhan warna-warni rumah dengan cat Dulux secara langsung maupun tidak mengekspresikan semangat dan keceriaan keluarga kami untuk menghadapi masa depan lebih baik. Tahun lalu, Rizky dan Alya sepakat memilih warna Blue Wave 41438 yang memberikan kesan adem dan sejuk untuk kamar mereka masing-masing, sementara untuk ruang tamu saya memilih warna Green Romantic 42448 yang mengekspresikan unsur ketenangan sedangkan istri tercinta memilih warna Lime Yellow 45444 untuk ruang keluarga kami yang menggambarkan keceriaan dan optimisme.

dulux-3

Kegembiraan mengecat rumah dengan warna-warni baru kian bertambah dengan adanya kesempatan untuk berangkat Umroh dari Cat Dulux dengan promo “Dulux Warna-Warni Kemenangan”. Mekanisme program promo ini adalah dengan membeli produk cat dinding Dulux & Dulux Catylac periode Juni – Juli 2013, anda berkesempatan memenangkan Grand Prize 20 Paket Umroh dengan menukarkan poin anda.

Peserta undian harus mendaftarkan data diri di website www.dulux.co.id sesuai KTP/kartu identitas. Setiap bukti transaksi hanya berlaku untuk satu kali penukaran poin. Peserta undian wajib menyimpan bukti transaksi pembelian produk Dulux untuk keperluan verifikasi. Tidak hanya hadiah utama 20 paket Umroh untuk 10 orang pemenang namun ada juga hadiah hiburan berupa 10 buah Samsung Note8, 30 Samsung S3 Mini, 100 Voucher MAP (@ 1juta rupiah) jika anda mengunjungi booth Dulux di took-toko bangunan terdekat.

Referensi lebih lanjut mengenai program ini bisa dibaca di sini

Nama para pemenang yang beruntung akan diumumkan di website Dulux dan media cetak nasional di akhir September 2013. Sebuah program yang menarik dan menggiurkan.

Kalau begitu, cepat-cepat beli Cat Dulux dulu ah.. mau ikutan? Yuuk… ? 

Related Posts
BUSANA ADAT PENGANTIN DAERAH , MENEGUHKAN KEARIFAN LOKAL
Foto mempelai wanita Minangkabau yang dikenal dengan sebutan Anak Daro. karya Febri Aziz, dalam Dji Sam Soe Potret Maha Karya Indonesia oto mempelai wanita Minangkabau yang menggunakan pakaian adat khas setempat ...
Posting Terkait
LAMPU JALAN FUNKY BEYBEH!
Semalam, saya berhasil membuat sebuah terobosan baru dalam bidang teknologi per-lampu-jalanan. Jangan melotot takjub dulu. Ini bukanlah suatu inovasi teknologi yang melibatkan piranti-piranti canggih masa kini. Dibutuhkan bekal sedikit kegilaan ...
Posting Terkait
SURAT CINTA TERBUKA BUAT ISTRIKU : 11 TAHUN YANG MENAKJUBKAN BERSAMAMU…
Istriku Sayang, Untuk kedua kalinya, setelah pada perayaan ulang tahun perkawinan kita yang kesepuluh tahun lalu, aku menulis Surat Cinta Terbuka, maka kali ini aku melakukan hal yang sama kembali. Mohon ...
Posting Terkait
CINTA YANG MENUMBUHKAN, CINTA YANG MEMBERDAYAKAN
aya selalu terpukau pada kemampuan ayah merawat tanaman. Pada saat pulang ke Makassar November tahun lalu, saya kaget melihat bibit bunga Anthurium yang beliau bawa saat menengok kami sekeluarga di Cikarang ...
Posting Terkait
COMING SOON : SABERIN
  Minggu ini saya akan mencoba sesuatu yang baru dalam kiprah per-blogging-an saya. Dengan mengumpulkan segenap keberanian yang ada dan kemampuan menulis yang ala kadarnya, saya memulai sebuah eksperimen penulisan kisah ...
Posting Terkait
CATATAN DARI FESTIVAL JAJANAN BANGO NUSANTARA DI BEKASI
anas terik menyongsong kami sekeluarga kemarin pagi, Sabtu (23/4) saat kami tiba di Lapangan Serbaguna yang terletak tak jauh dari Terminal Bekasi tempat pelaksanaan Festival Jajanan Bango Nusantara 2011. ...
Posting Terkait
MENGENANG AYAH, HULONDHALO LIPUU’ DAN CATATAN HARIAN YANG AKHIRNYA USAI
Saya tidak pernah bisa melupakan saat itu. Saat terakhir berjumpa ayah langsung secara fisik, di Makassar, Senin Siang,14 Juni 2021. Di ruang tunggu operasi Rumah Sakit Mitra Husada Makassar, hanya ada kami ...
Posting Terkait
MENYIBAK EKSOTISME BUDAYA JEPANG DI JAK-JAPAN MATSURI 2016
20 tahun silam, Jepang menjadi negara diluar Indonesia pertama yang saya kunjungi lebih dari sehari. Ketika itu saya mengikuti pelatihan yang diadakan Matsushita Electric Corporation selama satu bulan di salah ...
Posting Terkait
JOKOWI : DENGAN 10 PEMUDA TERBAIK, SIAP “MENGGUNCANG” JAKARTA
inggu siang (10/6) dengan kilau mentari yang tidak terlalu terik, saya tiba di Gelanggang Olahraga Jakarta Timur di Jalan Otista. Saya mendapat undangan menjadi salah satu narasumber dalam  talkshow "Kaum ...
Posting Terkait
Saya bersama 2 rekan blogger (Aulia Masna dan Rama) mejeng sejenak dalam acara "Sitti Buka Pintu" (foto by Sekar SITTI)
Suasana di Lantai 2 Gedung Graha Tirtahadi Jl.Senopati Jakarta Selatan begitu semarak, ketika saya pertama kali menginjakkan kaki ke kantor PT SITTI Teknologi Indonesia, sebuah perusahaan yang mengelola jaringan pemasang ...
Posting Terkait
MASA DEPAN MOBILITAS DI PERKOTAAN
ebuah study oleh Arthur D Little dan UITP, mengenai masa depan mobilitas di perkotaan yang dilakukan pada 2010 dan 2011, membahas mengenai keadaan ini. Mobilitas perkotaan adalah salah satu tantangan ...
Posting Terkait
#BATIKINDONESIA : MELESTARIKAN KEARIFAN LOKAL DENGAN KAMPANYE KOLABORATIF DIGITAL MULTI ARAH
aya masih selalu terkenang-kenang perjalanan wisata budaya "Mahakarya Indonesia" ke Madura 3 tahun silam. Salah satunya adalah ketika mengunjungi pengrajin batik gentongan Zulfah Batik di Tanjung Bumi, Bangkalan. Waktu itu, ...
Posting Terkait
DUNIA PENERBANGAN DAN KEHIDUPAN DALAM SEBUAH RUANG KONTEMPLASI HUMANIS
Judul Buku : Awas Ketabrak Pesawat Terbang Penulis : Chappy Hakim Editor : Dicky Septriadi Penerbit : Grasindo Jumlah halaman : 289 halaman Cetakan : Pertama, Desember 2009 Jonathan Yang dalam bukunya The Rough Guide to ...
Posting Terkait
CATATAN DARI LOKAKARYA ENERGI NASIONAL : KETAHANAN ENERGI UNTUK KEDAULATAN & KEMAKMURAN NEGERI (Bagian Pertama)
agi terasa begitu sejuk dan terlihat cerah ketika saya memasuki area Hotel JS Luwansa Jl.HR Rasuna Said Jakarta Selatan, Rabu (3/12). Setelah mengarungi kemacetan yang cukup panjang dari Cikarang, saya ...
Posting Terkait
CATATAN DARI LOKAKARYA ENERGI NASIONAL : KETAHANAN ENERGI UNTUK KEDAULATAN & KEMAKMURAN NEGERI (Bagian Kedua)
resentasi dari SKK Migas yang dibawakan oleh Sulistya Hastuti Wahyu nampaknya menjadi salah satu materi yang ditunggu-tunggu oleh para peserta Lokakarya. Dalam presentasinya Sulistya yang juga adalah Vice President Management ...
Posting Terkait
PERAMPOKAN BERSENJATA API DI CIKARANG
Jendela rumah Pak Hamam yang dirusak kawanan perampok Sebuah dering telepon mengejutkan saya pagi ini. Dari Guntur, kawan saya yang kerap bareng naik bis ke Jakarta. Ia menyatakan sedang berada di ...
Posting Terkait
BUSANA ADAT PENGANTIN DAERAH , MENEGUHKAN KEARIFAN LOKAL
LAMPU JALAN FUNKY BEYBEH!
SURAT CINTA TERBUKA BUAT ISTRIKU : 11 TAHUN
CINTA YANG MENUMBUHKAN, CINTA YANG MEMBERDAYAKAN
COMING SOON : SABERIN
CATATAN DARI FESTIVAL JAJANAN BANGO NUSANTARA DI BEKASI
MENGENANG AYAH, HULONDHALO LIPUU’ DAN CATATAN HARIAN YANG
MENYIBAK EKSOTISME BUDAYA JEPANG DI JAK-JAPAN MATSURI 2016
JOKOWI : DENGAN 10 PEMUDA TERBAIK, SIAP “MENGGUNCANG”
SITTI DATANG, SITTI MENANTANG, SEMOGA MENANG !
MASA DEPAN MOBILITAS DI PERKOTAAN
#BATIKINDONESIA : MELESTARIKAN KEARIFAN LOKAL DENGAN KAMPANYE KOLABORATIF
DUNIA PENERBANGAN DAN KEHIDUPAN DALAM SEBUAH RUANG KONTEMPLASI
CATATAN DARI LOKAKARYA ENERGI NASIONAL : KETAHANAN ENERGI
CATATAN DARI LOKAKARYA ENERGI NASIONAL : KETAHANAN ENERGI
PERAMPOKAN BERSENJATA API DI CIKARANG

5 comments

  • Blognya bagus banget mas….. Saya suka gaya bahasa mas Amril… Salam Kenal

  • kunjungan siang mas salam kenal, ikut mampir dan ikut nyimak artikelnya.,.,,

  • Iya kakak, sudah ikutan juga 😀

  • Setuju dengan mas Amril, meskipun agak mahal, tapi dulux memiliki kualitas yang bagus. Daipada kita beli cat yang murah tapi harus melakukan cat ulang malah jadi boros. Saya sangat suka dengan pilihan warna soft minimalis modern atau warna “kagok”. Tiap ruangan dibuat berbeda warna tapi satu sama lain tidak jadi warna dominan.

    Mengecat berjamaah memang mengasikkan juga, pernah satu hari di bulan ramadhan beberapa tahun lalu, ketika kami masih jadi “pengantin baru” kami mengecat rumah dari jam 11 malam hingga waktu sahur tiba..he.. he..bukan ngabuburit tapi “nyunyubuh”.

  • Saya suka dengan pilihan warna Mas Amril. Lembut dan berkarakter.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

five × 1 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.