CEPAT & PRAKTIS, APLIKASI ALAT SEMBELIH HEWAN KURBAN BERTENAGA HIDROLIK DI CIKARANG

12046846_10153619058148486_1373601005497224337_n
Suasana pelataran timur masjid Al Madani di Perumahan Cikarang Baru Desa Jayamukti, Kamis (24/9) terlihat begitu ramai. Hari ini, tepat di perayaan Idul Adha 1436 H dilaksanakan prosesi penyembelihan hewan kurban yang berjumlah 13 ekor sapi dan 40 ekor kambing. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, di tahun ini sebuah alat berbentuk plat baja persegi dan dilengkapi dengan mekanisme hidrolik yang akan difungsikan sebagai alat bantu penyembelihan hewan kurban telah disiapkan di tengah lapangan. Sejumlah warga nampak penasaran dan antusias mengamati alat tersebut dengan seksama lebih dekat.

Yusnawir Yusuf, sang pembuat dan perancang alat ini menyatakan, bahwa alat ini sangat berguna untuk menempatkan posisi sapi atau lembu yang akan disembelih secara lebih mudah dengan cara menggiring hewan kurban masuk ke alat itu, kemudian menjepitnya erat lalu ditidurkan lewat mekanisme hidrolik lantas dilakukan proses penyembelihan secara manual oleh juru jagal sesuai Syar’i.

11219588_10153619058363486_4943300227521546845_n

“Alat ini juga mengurangi resiko cedera bagi warga yang akan menyembelih karena sapi mengamuk atau tertendang oleh kaki sapi yang akan dieksekusi, Selain itu alat ini lebih “ber-peri-kebinatangan” dengan lebih memuliakan hewan yang dikurbankan karena selama ini pada praktek konvensional sapi kurban yang disembelih dijerat kakinya, kemudian lalu dibanting ke tanah lalu dipotong ” ujar Yusnawir yang konon terinspirasi membuat alat ini saat melihat alat serupa digunakan di Australia. Lulusan Teknik Mesin Universitas Hasanuddin Makassar ini lalu melakukan renovasi dan modifikasi rancang bangun dari desain awal yang lebih aplikatif, sederhana, murah dan mudah.

12038163_10153619058578486_3577757146484649160_n 12009566_10153619057958486_4079770525416973_n

Di alat berkapasitas hingga 1000 kg tersebut, Yusnawir menyiapkan panel kontrol yang diberi nama sesuai peruntukannya yakni “Jepit Perut”, “Jepit Leher” dan “Putar Badan”. Diperlukan satu orang operator untuk mengoperasikannya. “Alat ini,” lanjut ayah beranak tiga tersebut, “sebenarnya dirancang untuk tegangan 320 Volt, namun walau dengan kapasitas voltase itu lebih cepat prosesnya, tetapi saya menyesuaikan dengan tegangan listrik setempat sebesar 220 Volt”.

Saya sendiri menyaksikan proses penyembelihan hewan kurban sapi berlangsung lebih cepat dari biasanya. Seusai disembelih, sapi bisa langsung dipindahkan ke gerobak plat dan dibawa ke lokasi mutilasi.”Tahun lalu dilakukan penyembelihan 15 ekor sapi dimulai pukul 08.30 dan selesai 14.00 sementara saat ini dengan jumlah 13 ekor sapi lewat alat bantu sembelih sapi, dilakukan jam 08.30-11.00″, ungkap Yusnawir yang saat ini menjabat sebagai Chief Engineer di sebuah perusahaan Jepang di MM2100 Cibitung. Ketika ditanyakan soal biaya, Yusnawir menyatakan bahwa estimasi biaya pembuatan alat ini mencapai Rp 50 juta dan masih akan terus dilakukan penyempurnaan agar penggunaannya lebih optimal.

Salut atas rancangan sekaligus penggunaan alat ini oleh Yusnawir yang sangat membantu proses penyembelihan hewan kurban. Semoga bisa terus dikembangkan dan diaplikasikan pula di lokasi yang lain

 

Related Posts
MENGAWALI DEBUT MENULIS DI YAHOO OMG!
Setelah menulis beberapa konten tulisan di Yahoo Travel Indonesia, sejak kemarin, saya sudah memulai debut saya untuk menulis di situs Yahoo OMG, sebuah sub situs Yahoo Indonesia yang berisi konten ...
Posting Terkait
WISATA BUDAYA MADURA (3) : KEHEBOHAN PAGELARAN SENI TARI TOPENG DI TENGAH SAWAH
enja melingkupi ibukota Kabupaten Sumenep saat rombongan Cultural Trip Potret Mahakarya tiba. Bis yang membawa kami memasuki halaman hotel C1 tempat kami kelak akan menginap. Saya menyempatkan diri meluruskan pinggang ...
Posting Terkait
PERTAMA KALI BERKACAMATA
ari ini, Sabtu (27/8) menjadi sebuah momentum bersejarah dalam perjalanan hidup saya. Mulai hari ini saya memakai kacamata. Entahlah apakah ini sebuah hal yang perlu dirayakan atau tidak, namun menggunakan ...
Posting Terkait
KELEZATAN DASHYAT GUDEG YU JUM
aat melakukan kunjungan dalam rangka Blogilicious ke Yogyakarta bulan lalu, saya berkesempatan menjajal hidangan khas kota tersebut yaitu Gudeg Yu Jum. Gudeg Yu Jum terletak di belokan Selokan Mataram, sebelah ...
Posting Terkait
MENULIS ITU MENGABADIKAN EKSISTENSI
"lmu pengetahuan, Tuan-tuan, betapa pun tingginya, dia tidak berpribadi. Sehebat-hebatnya mesin, dibikin oleh sehebat-hebat manusia dia pun tidak berpribadi. Tetapi sesederhana-sederhana cerita yang ditulis, dia mewakili pribadi individu atau malahan ...
Posting Terkait
ARUNG JERAM ARUS LIAR : MENAKLUKKAN TANTANGAN DAN KETAKUTAN
Matahari pagi belum muncul saat hari Sabtu 30 April 2011 saya berangkat meninggalkan rumah menuju ke kantor. Saya melirik arloji di tangan. Masih pukul 04.50, saya membatin. Kami mesti kumpul ...
Posting Terkait
DIMAS dan RAKA yang sedang memacu kencang motornya mendadak terkejut tatkala seorang lelaki muda tiba-tiba menyeberang dari arah depan. Mereka hampir saja menabraknya dan beruntung, dengan sigap RAKA menginjak pedal ...
Posting Terkait
MELANCONG KE HONGKONG (2) : MENGHALAU GALAU, MENUAI SENYUM
Here you Leave Today And Enter the World of Yesterday, Tomorrow and Fantasy Demikian tulisan yang tertera pada gerbang masuk Hongkong Disneyland. Dan ungkapan yang disampaikan pada tulisan itu menemukan pembenaran ketika ...
Posting Terkait
BIARKAN EMAS ITU TERGADAI, ASAL BUKAN CINTA KITA
SETELAH prosesi resepsi pernikahan yang sakral kami jalani di gedung wayang Kekayon Jl.Raya Yogya Wonosari, 10 April 1999, babak baru kehidupan sudah menyongsong didepan mata. Saya telah menjadi suami dari ...
Posting Terkait
XLNETRALLY (1) : PENGALAMAN MENYENANGKAN NIKMATI KERETA BER WI FI PERTAMA DI INDONESIA
ikarang masih dilingkupi kegelapan, Sabtu (23/7) saat mobil yang saya tumpangi meluncur menuju Stasiun Gambir tempat “start” pelaksanaan XLNet Rally. Usai mandi dan sholat Subuh, saya dengan antusias mempersiapkan diri ...
Posting Terkait
LELAKI YANG SELALU MENCATAT KENANGAN
“Jangan lupa kirimkan Papa buku diary kosong yang baru untuk tahun depan ya, Nak” Kalimat itu kerap diucapkan oleh ayahanda tercinta saya, Karim Van Gobel, setiap akhir tahun menjelang. Hanya sebuah ...
Posting Terkait
FILM “ANAK MUDA PALSU” : TENTANG KESETIAKAWANAN DAN IKHTIAR MERAIH IMPIAN
ari Kamis petang, 11 Juli 2019, seusai jam kantor, saya bergegas menuju ke Blok M Square, Jakarta Selatan. Disana, tepatnya di Studio XXI lantai 5, saya bergabung dengan teman-teman alumni ...
Posting Terkait
Sang Pemenang Grup Lomba Historia dalam Sumpah Pemuda 2.0
Lapangan hijau yang terletak didepan aula Museum Kebangkitan Nasional usai deklarasi Sumpah Pemuda 2.0 terlihat ramai oleh para blogger yang begitu antusias mengikuti lomba Historia, sebuah lomba interaktif bernuansa napak ...
Posting Terkait
CATATAN KECIL JEJAK LANGKAH DI SINGAPURA
"Hoii...update dong blogmu. Udah banyak tuh sarang laba-labanya!", demikian pesan SMS seorang kawan yang saya terima di handphone kemarin. Sebuah "sindiran" yang sangat menggelitik dan membuat saya tersentak dari kesadaran. ...
Posting Terkait
Kenanganlah yang akan menuntun kita berjalan kedepan meski ia selalu tertegun melihat kita menjauh meninggalkannya dan tak sekalipun marah jika kita datang lagi mengusiknya. Kenangan, sahabat sejati. Kenangan, kekasih sejati -- ...
Posting Terkait
KE JOGYAKARTA (LAGI)..
Setelah pulang mudik ke Jogya bulan lalu dalam rangka lebaran, besok pagi (8/10), saya akan berangkat ke Jogyakarta bersama-sama tim Pesta Blogger 2010, Mbak Dos (alias Agatha) pengajar blogshop dari ...
Posting Terkait
MENGAWALI DEBUT MENULIS DI YAHOO OMG!
WISATA BUDAYA MADURA (3) : KEHEBOHAN PAGELARAN SENI
PERTAMA KALI BERKACAMATA
KELEZATAN DASHYAT GUDEG YU JUM
MENULIS ITU MENGABADIKAN EKSISTENSI
ARUNG JERAM ARUS LIAR : MENAKLUKKAN TANTANGAN DAN
MEMBASUH LUKA JIWA YANG TERNODA
MELANCONG KE HONGKONG (2) : MENGHALAU GALAU, MENUAI
BIARKAN EMAS ITU TERGADAI, ASAL BUKAN CINTA KITA
XLNETRALLY (1) : PENGALAMAN MENYENANGKAN NIKMATI KERETA BER
LELAKI YANG SELALU MENCATAT KENANGAN
FILM “ANAK MUDA PALSU” : TENTANG KESETIAKAWANAN DAN
CATATAN TERTINGGAL DARI SUMPAH PEMUDA 2.0 (Bagian Kedua)
CATATAN KECIL JEJAK LANGKAH DI SINGAPURA
MEMAKNAI KENANGAN, MENGHARGAI KEHIDUPAN
KE JOGYAKARTA (LAGI)..

2 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.

seven + 4 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.