KERETA SRIBILAH DAN MENIKMATI SENSASI BERKERETA DI SUMATERA

Saya selalu menyukai perjalanan dengan menggunakan kereta api. Selain karena relatif aman dan nyaman, juga perjalanan berkereta senantiasa menyajikan sensasi perjalanan yang berbeda dengan moda transportasi lain seperti pesawat terbang, karena kita bisa menyaksikan keindahan pemandangan daerah yang dilintasi kereta. Saya selalu memilih perjalanan di pagi/siang hari agar bisa mendapatkan kesempatan menikmati nuansa keindahan panorama alam dari jendela kereta. Kedua anak saya selalu antusias merasakan perjalanan naik kereta pada berbagai kesempatan. Saat pulang ke kampung halaman istri di Yogyakarta, kami selalu memilih transportasi kereta api sebagai pilihan prioritas pertama.

Dengan semakin berkembangnya teknologi kereta api dan perbaikan managemen PT Kereta Api Indonesia, kini, perjalanan kereta semakin meningkat pelayanan serta kenyamanannya. Tidak hanya di pulau Jawa saja, PT Kereta Api Indonesia juga merambah hingga ke pulau Sumatera dengan menyajikan kereta Sribilah yang melayani rute Medan-Rantau Prapat. Kereta ini khusus memberikan layanan Bisnis Eksekutif dan kelas Bisnis campuran. Perjalanan antar kota ini dihubungkan oleh Kereta Sribilah melalui Stasiun Medan dan Stasiun Rantau Prapat.

PT Kereta Api Indonesia melalui Divisi Regional 1 Sumatera Utara dan Nanggroe Aceh Darusalam, Kereta Sribilah yang akan berusia 40 tahun beroperasi menggunakan Lokomotif BB203, BB302, BB303, dan CC201, yang memiliki kecepatan rata-rata 60-70 km per jam. Dengan potensi ini, KA Sribilah dapat melakukan perjalanan antara jarak antar kota Medan dan Rantau Prapat yang membentang sepanjang 268 km, dalam waktu sekitar 5,5 hingga 6 jam. Adapun Jadwal Kereta Api Medan Sribilah dapat diakses dengan mudah dan bisa dipesan sesuai kebutuhan di Traveloka.

Setiap hari, Kereta Sribilah melayani perjalanan sebanyak tiga kali, baik untuk keberangkatan dan kedatangan. Kereta Sribilah Pagi berangkat dari Stasiun Medan pukul 07.52 dan dari Stasiun Rantau Prapat pukul 07.20. Keberangkatan siang hari tersedia di 15,05 dari Stasiun Medan dan pukul 14,30 dari Stasiun Rantau Prapat. Kereta terakhir berangkat pada malam hari, pukul 22.30 dari Stasiun Medan dan pukul 23.10 dari Stasiun Rantau Prapat.

Sepanjang perjalanan ini, Kereta Sribilah berhenti di setidaknya 13 stasiun. Stasiun tersebut meliputi Stasiun Medan, Stasiun Batang Kuis, Stasiun Lubuk Pakam, Stasiun Tebingtinggi, Stasiun Perlanaan, Stasiun Limapuluh, Stasiun Kisaran, Stasiun Pulu Raja, Stasiun Aekloba, Stasiun Membang Muda, Stasiun Padang Halaban, Stasiun Marbau, dan Stasiun Rantau Prapat.

Untuk tiket, variasi tiket KA Sribilah cukup beragam. Variasi ini menyesuaikan terutama dengan pilihan kelas dan subkelas kereta api (posisi duduk). Tiket KA Sribilah untuk kelas Eksekutif umumnya dijual dengan kisaran harga antara Rp135.000-Rp150.000 per penumpang. Sementara itu, tiket Kelas Bisnis ditawarkan dengan harga termurah berkisar antara Rp110.000 hingga yang termahal Rp125.000. Tiket paling mahal adalah yang paling nyaman dan dengan pengaturan tempat duduk yang lebih strategis.

Melalui layanan online Traveloka, para calon penumpang bisa dengan mudah dan praktis melakukan pemesanan tiket kereta Sribilah melalui aplikasinya. Hanya dengan membuka perangkat selular yang dimiliki, lantas klik aplikasi Traveloka yang sudah diinstal dan arahkan ke layanan pemesanan kereta, calon penumpang akan dengan gampang melakukan pemesanan tiket kereta yang diinginkan. Tidak ribet dan sangat irit waktu!.

Saya sendiri sangat berharap suatu waktu dapat mencoba layanan kereta Sribilah bersama keluarga. Saya akan membayangkan bagaimana sepanjang perjalanan dari/menuju Medan ke/dari Rantau Prapat akan tersaji pemandangan indah yang eksotik khususnya di wilayah Sumatera.

Hutan Sawit yang rimbun, hijau hamparan sawah, aliran sungai yang sejuk dan megah kokohnya pegunungan menjadi beberapa hal yang bisa menjadi bagian dari sensasi perjalanan yang bisa dinikmati saat menumpang kereta ini dan menjadi kekayaan luar biasa Indonesia kita. Saya meyakini, kedua anak saya, Rizky dan Alya akan sangat menyukai pengalaman berkereta yang tentu berbeda saat menumpang kereta di Jawa.

Yuk, mari kita coba perjalanan berkereta dengan Kereta Sribilah dan memperkaya pengalaman kita sembari disaat yang sama menikmati keindahan sensasional negeri kita tercinta, Indonesia..

 

Related Posts
SUKSES, PENYELENGGARAAN PELATIHAN BLOG GURU ANGKATAN KEDUA BLOGGER BEKASI
Ruang Rapat Kantor Pemerintah Kota Bekasi, Minggu 20 November 2011 telah terlihat ramai, ketika saya tiba. Hari itu, saya akan menjadi pembawa materi dalam acara Pelatihan Blog Guru Angkatan Kedua ...
Posting Terkait
BARISAN KENANGAN BERSAMA SKM “CHANNEL 9”
undel Surat Kabar Mahasiswa "Channel 9" saya terima dengan penuh haru dari sahabat saya, Nasrun.A.Samaun yang saat ini bekerja di Dinas Pertambangan dan Energi Propinsi Maluku Utara dan kebetulan sedang ...
Posting Terkait
RINDU TILIAYA…
nilah salah satu jenis makanan khas Gorontalo yang senantiasa saya rindukan saat bulan Puasa tiba. Kerapkali ibu saya tercinta membuatkan makanan khas Gorontalo ini di Bulan Ramadhan, khususnya pada waktu Sahur. ...
Posting Terkait
SESUDAH PESTA, TERUS MAU APA?
HISTERIA Pesta Blogger 2007 baru saja usai. Saya masih merasakan betapa gegap gempitanya acara yang diselenggarakan di sebuah bioskop terkenal yang berada di sebuah "kompleks" pertokoan mewah di pusat ...
Posting Terkait
CATATAN DARI LOKAKARYA ENERGI NASIONAL : KETAHANAN ENERGI UNTUK KEDAULATAN & KEMAKMURAN NEGERI (Bagian Kedua)
resentasi dari SKK Migas yang dibawakan oleh Sulistya Hastuti Wahyu nampaknya menjadi salah satu materi yang ditunggu-tunggu oleh para peserta Lokakarya. Dalam presentasinya Sulistya yang juga adalah Vice President Management ...
Posting Terkait
ARUNG JERAM ARUS LIAR : MENAKLUKKAN TANTANGAN DAN KETAKUTAN
Matahari pagi belum muncul saat hari Sabtu 30 April 2011 saya berangkat meninggalkan rumah menuju ke kantor. Saya melirik arloji di tangan. Masih pukul 04.50, saya membatin. Kami mesti kumpul ...
Posting Terkait
MASA DEPAN MOBILITAS DI PERKOTAAN
ebuah study oleh Arthur D Little dan UITP, mengenai masa depan mobilitas di perkotaan yang dilakukan pada 2010 dan 2011, membahas mengenai keadaan ini. Mobilitas perkotaan adalah salah satu tantangan ...
Posting Terkait
MERETAS JALAN SUKSES BERSAMA INDOSAT MOBILE
Saya sungguh beruntung mendapatkan kesempatan untuk hadir pada acara peluncuran Indosat Mobile dua pekan silam bertempat di Pacific Ballroom 1 The Ritz Carlton Jakarta mewakili IDBlognetwork. Sejumlah blogger yang saya ...
Posting Terkait
RAPAT BLOGGER CIKARANG DAN PESTA BINDHE BILUHUTA
Tadi malam, Sabtu (19/6), saya menjadi tuan rumah penyelenggaraan rapat pengurus Komunitas Blogger Cikarang. Hadir dalam acara itu sang Presiden Blogger Cikarang Pak Ceppi Prihadi, Pak Eko Eshape, Pak Ruwi, ...
Posting Terkait
Bulan  lalu kami sekeluarga berada di Makassar. Berangkat dari Jakarta Hari Kamis pagi,13 Mei 2010 dengan pesawat Lion Air JT 788, saya, bersama istri dan 2 buah hati kami Rizky dan Alya ...
Posting Terkait
SUKSES, PENYELENGGARAAN PELATIHAN BLOG GURU ANGKATAN KEDUA BLOGGER
BARISAN KENANGAN BERSAMA SKM “CHANNEL 9”
RINDU TILIAYA…
SESUDAH PESTA, TERUS MAU APA?
CATATAN DARI LOKAKARYA ENERGI NASIONAL : KETAHANAN ENERGI
ARUNG JERAM ARUS LIAR : MENAKLUKKAN TANTANGAN DAN
MASA DEPAN MOBILITAS DI PERKOTAAN
MERETAS JALAN SUKSES BERSAMA INDOSAT MOBILE
RAPAT BLOGGER CIKARANG DAN PESTA BINDHE BILUHUTA
PENGALAMAN KE MAKASSAR: SENSASI TRANS STUDIO DAN “NGIDAM”NASI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *