PAK HARYANTO, DALAM KENANGAN…
Innalillahi wainnailaihi rojiun
Kabar mengejutkan itu tiba sangat mendadak, di pagi hari Senin,27 Januari 2025 tepat saat umat Muslim seluruh dunia merayakan Isra’ Mi’raj 27 Rajab 1446 H. Pak Haryanto, mantan atasan saya di Divisi Supply Chain Management selama kurang lebih 2 tahun berpulang ke Rahmatullah. Tak terasa mata saya basah. Terkenang sosok beliau yang sangat inspiratif dan bijaksana.
Saya mengenang beliau sosok pemimpin yang baik hati, tegas, mengayomi dan murah senyum. Saat masih bersama-sama kami sebagai pimpinan di Divisi Supply Chain Management, pak Har senantiasa menunjukkan teladan terbaik, salah satu yang menonjol adalah beliau selalu tiba lebih awal di kantor dari kami. Pak Har sudah berada di ruangannya sejak pukul 07.00, bahkan lebih dini.
Jika saya juga tiba lebih awal, kerapkali beliau mengajak saya ngobrol di ruangannya atau menarik kursi di dekat tempat duduk saya dan bercerita banyak hal, sebelum jam kerja dimulai.
Terkadang saat saya tiba di pagi hari, terdengar alunan murottal Al Qur’an mengalun syahdu dari ruangannya. “Saya sedang membangun pesantren untuk anak Yatim belajar Tahfidz Al Qur’an di Solo. Ini akan jadi salah satu kegiatan saya saat pensiun kelak, serta menjadi “tabungan akhirat” yang berharga,” ucap Pak Har suatu ketika dengan penuh semangat.
Saya menyukai cara beliau bertutur, tentang beragam tantangan yang dulu dialaminya saat menjadi kepala di proyek-proyek Nindya Karya, tentang bagaimana beliau mencari solusi atas persoalan-persoalan klasik di proyek konstruksi, terutama isu-isu sosial yang kerap menganggu, bahkan hingga berbagi tentang pendidikan anak.

Beliau menggagas penghargaan “Employee Of The Month” tiap bulan untuk karyawan-karyawan di Divisi SCM yang berprestasi dan memberikan apresiasi spesial. “Semangat bekerja karyawan salah satunya dipicu dengan senantiasa memberikan apresiasi atas pencapaiannya, sesederhana apapun itu,” kata pak Har dengan mata berbinar. Tradisi ini masih diteruskan di divisi SCM setelah beliau mendapatkan promosi jabatan dan pindah ke divisi sub Direktorat Operasi 8 bulan lalu.
Lebih dari separuh umur beliau memang diabdikan untuk Nindya Karya. Perusahaan yang menurut beliau, telah menempanya begitu kuat dari sosok pekerja biasa hingga mencapai jabatan sebagai Senior Executive Vice President. Saya mengagumi dedikasi dan komitmen integritasnya.
Pagi tadi, saya terhenyak kaget ketika mendengar kabar pak Har meninggal dunia. Saya betul-betul merasa sedih kehilangan sosoknya, merindukan suara baritonnya saat memimpin meeting serta arahan dan nasehatnya yang solutif.
Semoga arwah almarhum pak Har, husnul khotimah, diterima amal ibadahnya, ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT..dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta keikhlasan..Aamiin YRA

Selamat jalan pak Haryanto
Insha Allah, Husnul Khotimah..