
1. Anda memiliki latar belakang pendidikan di bidang Teknik Mesin, kok malah nulis puisi segala? Kok bisa?
Lho kenapa tidak? Tidak ada yang salah dengan latar belakang pendidikan saya maupun minat saya dalam menulis sastra. Bagi saya menulis puisi adalah sebuah ekspresi jiwa yang dituangkan dalam bentuk tulisan. Sifatnya universal. Siapapun orangnya, dari latar belakang pendidikan apapun, bisa menulis puisi. Itu adalah refleksi dan respon spontan atas realitas yang terjadi disekelilingnya, serta situasi emosinal yang bersangkutan. Jadi, walau sebagai “tukang insinyur”, saya dapat berkata : bikin puisi? Siapa takut? 🙂
2. Sejak kapan sih mulai menulis puisi?
Saya lupa kapan tepatnya, tapi seingat saya, sudah mulai mencorat-coret puisi sejak duduk di kelas 2 SMA Negeri 1 Kab.Maros. Saat itu sebagai Ketua OSIS, saya menggagas penerbitan bulletin siswa SMAN 1 Maros. Saat itu saya sempat menulis puisi untuk bulletin yang terbit secara stensilan sekali dalam 3 bulan tersebut. Sejak saat itu saya rajin menulis puisi dan beberapa diantaranya ditayangkan di beberapa media lokal di Makassar
3. Nah, ini yang penting: Buku ini sebelumnya sudah anda edarkan lewat free e-book di Evolitera. Apa bedanya dengan yang ada di Evolitera dengan yang versi terbitan di Nulisbuku?
Jadi begini, di terbitan buku via nulisbuku.com ada beberapa tambahan puisi yang tidak ada di versi e-book Evolitera. Dan sudah pernah saya tanyakan ke pihak Evolitera ini tidak ada masalah karena bagaimanapun copyright buku ini tetap berada di tangan penulisnya. Saya mempersilahkan pembaca untuk memilih mana yang terbaik menurut mereka. Link e-book kumpulan puisi ini di Evolitera tidak akan saya hapus. Yang jelas di buku terbitan via @nulisbuku ini ada tambahan puisi karya saya yang tidak dimuat disana. Jadi akan jelas berbeda.
4. Bagaimana cara saya mengorder buku ini?
Jadi sama dengan prosedur yang sudah saya ceritakan untuk buku Narsis sebelumnya, yaitu
Pertama-tama yang harus anda lakukan adalah melakukan registrasi jadi anggota Nulisbuku disini. Setelah itu lakukan “Login” pada sisi kanan atas situs nulisbuku dengan menggunakan user-ID dan password saat melakukan pendaftaran.
Setelah itu anda masuk ke etalase khusus buku “Menyesap Senyap” pada link ini dan tampilannya seperti dibawah ini:

Setelah itu, lihat disisi kanan “Add To Cart”.
Isi jumlah pesanan anda (lebih banyak lebih baik, yang penting bayarÂ
) lalu ikuti prosedur “cara belanja” selanjutnya sampai anda mengklik “Deals” sebagai tanda sudah mengkonfirmasi membeli bukunya.
Tunggu email konfirmasi dari admin nulisbuku.com mengenai pesanan anda serta jumlah yang harus anda bayar (harga buku + ongkos kirim). Setelah itu anda mentransfer dananya ke rekening rujukan kemudian scan/foto bukti transfer tersebut ke email admin nulis buku sebagai tanda sudah melakukan transaksi pembelian. Â Admin Nulisbuku akan memberikan email konfirmasi soal ini tak lama kemudian.
Bila anda mengalami kesulitan dalam registrasi atau ingin memesan lebih cepat, bisa mengirim email ke admin@nulisbuku.com, sertakan informasi :
Nama penerima:….
Alamat lengkap: ….
Nomor telepon: …
Judul buku: Kumpulan Puisi Cinta karya Amril Taufik Gobel – MENYESAP SENYAP
Harga buku : Â Rp 35.000,
Jumlah buku:  …
Setelah itu admin Nulisbuku akan kirimkan rincian biaya (harga buku+ongkos kirim).
Nah, praktis kan’? Ditunggu pesanan anda untuk buku MENYESAP SENYAP saya!
Related Posts
ahun 2013, saya buka dengan kegiatan berbagi, di kelas keduabelas Akademi Berbagi (Akber) Bekasi, pagi tadi, Sabtu (5/1) bertempat di Gedung H Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi. Tepat pukul 08.30 ...
Posting Terkait
Januari 2010
Hari ini, Senin 25 Januari 2010, wajah saya yang imut, montok, menggemaskan dan bersahaja itu nongol di iklan Kompasiana di Harian Kompas. Ini adalah kali pertama saya bergaya — dengan ...
Posting Terkait
etelah diguyur hujan deras di sore hari saat kami tiba, pada Sabtu (23/7), malam harinya, cuaca terlihat begitu bersahabat. Kesejukan mewarnai Taman Budaya Raden Saleh (TBRS) tempat penyelenggaraan Obsat (Obrolan ...
Posting Terkait
Rizky dan Alya terlihat masih mengantuk saat sahur di bandara Soekarno Hatta, Selasa (6/8) sebelum bertolak ke Makassar dengan pesawat Garuda Indonesia GA 654 jam 05.00 pagi
Pesawat Garuda GA 654 ...
Posting Terkait
ari Sabtu (17/11) menjadi hari yang cukup padat kegiatan buat kami sekeluarga. Saat fajar merekah dan kesejukan pagi menyelusup hingga ke pori-pori tubuh, kami sudah bersiap dengan sepeda masing-masing menuju ...
Posting Terkait
aya dan isteri benar-benar sangat terkejut pada apa yang sudah dilakukan anak pertama kami, Rizky. Dua bulan silam, saya terhenyak kaget saat menyaksikan kalender bulan April 2012. Pada tanggal 6 ...
Posting Terkait
Tune, Piyo-Piyohu Ngana Uti ?
emikian ucapan yang kerap saya dengar dari ayah saya di Makassar pada ujung telepon saat menanyakan kabar saya bersama keluarga di Cikarang. Ucapan dalam bahasa ...
Posting Terkait
Anak sekecil itu berkelahi dengan waktu
Demi satu impian yang kerap ganggu tidurmu
Anak sekecil itu tak sempat nikmati waktu
Dipaksa pecahkan karang lemah jarimu terkepal...
(Iwan Fals, Sore Tugu Pancoran)
Tanpa sadar air mata ...
Posting Terkait
agi di Bali sungguh menyegarkan. Hari Sabtu (25/2) saya menyaksikan kilau mentari bersinar terang dan cahayanya menyelusup dari sela-sela dedaunan rindang pohon tepat didepan kamar 120 tempat saya menginap di ...
Posting Terkait
DIMAS dan RAKA yang sedang memacu kencang motornya mendadak terkejut tatkala seorang lelaki muda tiba-tiba menyeberang dari arah depan. Mereka hampir saja menabraknya dan beruntung, dengan sigap RAKA menginjak pedal ...
Posting Terkait
enangan masa remaja itu masih melekat di hati hingga kini.
Menjelang akhir Ramadhan, saat baru saja tamat SMA , saya berkunjung ke tanah kelahiran kedua orang tua saya — juga kampung ...
Posting Terkait
ebagai orang yang gemar bepergian, saya selalu mencari alternatif transportasi terbaik menuju destinasi tempat tujuan saya. Mencari Bus Murah Jakarta Bandung misalnya, saya lakukan lebih awal beberapa waktu sebelum keberangkatan ...
Posting Terkait
Â
enin pagi (7/10), cuaca Bandung terlihat begitu cerah. Matahari bersinar terang dan berkas cahayanya memantul lembut pada kaca vertikal dinding koridor yang berbatasan langsung dengan ruang Zamrud lantai 2 Hotel ...
Posting Terkait
Akhirnya, Cerita Estafet (Cerfet) "SELEBRITKU PULANGLAH!" (selanjutnya disebut SP) yang pernah ditayangkan di komunitas Blogger Blogfam telah terbit dan mengorbit di situs Evolitera, menyusul e-book Kumpulan Cerpen dan Puisi saya ...
Posting Terkait
Sabtu (6/3) pagi yang cerah. Matahari bersinar terang dan langit terlihat cerah. Sungguh ini sebuah berkah tak terhingga dari sang Maha Pencipta untuk memulai kegiatan Amprokan Blogger 2010. 5 Buah ...
Posting Terkait
MEMBUKA TAHUN BARU DENGAN BERBAGI DI AKBER BEKASI
MY BLOGGING KALEIDOSKOP 2010
XLNETRALLY(3) : OBSAT YANG MERIAH DAN PESONA DUA
ROMANTIKA MUDIK KE MAKASSAR (1) : SETELAH 4
SEPEDA GEMBIRA YANG MENYENANGKAN
RIZKY DAN KEHEBOHAN PROSES KHITANNYA DI RUMAH SUNATAN
BRIPTU NORMAN, PIYO-PIYOHU NGANA UTI ?
BINAR MATA GADIS KECIL YANG MENGGIGIL
KISAH EMPLOYEE GATHERING (2) : OUTBOUND YANG SERU
MEMBASUH LUKA JIWA YANG TERNODA
TRADISI TUMBILOTOHE YANG MENGESANKAN
TULISAN SAYA DI MAJALAH “THINK” NINDYA KARYA EDISI
LIBURAN KE BANDUNG DENGAN BUS TRAVEL : NYAMAN,
KEHANDALAN STRATEGIS KONTEN LOKAL DALAM MENDUKUNG INDUSTRI MIGAS
MENIKMATI SENSASI CERITA ESTAFET
AMPROKAN BLOGGER 2010 (2) : KAWALAN POLISI DAN
Pingback: PUISI : MENARI DI LINTASAN PELANGI / Catatan Dari Hati
Pingback: PUISI : PADA PENGHUJUNG TITIAN RINDU / Catatan Dari Hati
Pingback: CATATAN DARI PELATIHAN BLOG GURU KOMUNITAS BLOGGER BEKASI, IKATAN GURU INDONESIA & INDOSAT | Catatan Dari Hati
Pingback: Dari Pelatihan Blog Guru Bekasi: Kolaborasi Konstruktif Blogger,Praktisi Pendidikan & Provider Telekomunikasi | Komunitas Blogger Bekasi
Pingback: PUISI : DESAU ANGIN DAN PEREMPUAN YANG MERINDU / Catatan Dari Hati
Pingback: Puisi : Desau Angin dan Perempuan Yang Merindu | Komunitas Blogger Bekasi
Pingback: HEBOHNYA BLOGILICIOUS MEDAN 2012 ! / Catatan Dari Hati
Pingback: Catatan Dari Pelatihan Blog Guru Komunitas Blogger Bekasi, Ikatan Guru Indonesia & Indosat • Guraru
Pingback: PUISI : SEPOTONG EPISODE DI SUDUT PASAR MALAM NGARSOPURO / Catatan Dari Hati
Pingback: PUISI : PEKIK RINDU CAMAR PUTIH DI DERMAGA FREMANTLE / Catatan Dari Hati
Pingback: Desau Angin & Perempuan Yang Merindu | Berbagi Puisi
wah adik saya seneng sama puisi, boleh nih
Judulnya bikin pengen segera beli buku ini
Sukses selalu karyanya