Catatan Dari Hati

GUNUNG BROMO, DAYA TARIK MONUMENTAL YANG EKSOTIS

c322c58ff415dcd8f75dd368880ca0c5Keterangan foto: Para Pengunjung Gunung Bromo Menyusuri Lautan Pasir & Lembah untuk menyaksikan sensasi keindahan disana, khususnya di setiap akhir pekan atau waktu liburan (Foto karya: Budi Sugiharto, Potret Mahakarya Indonesia, Dji Sam Soe)

Panorama Gunung Bromo merupakan sebuah “magnet” tersendiri bagi para wisatawan lokal maupun mancanegara. Di Gunung yang merupakan salah satu bagian dari jajaran pegunungan Tengger dan terletak dalam empat wilayah, yakni Kabupaten Probolinggo, Pasuruan, Lumajang, serta Kabupaten Malang ini, kita dapat menyaksikan keindahan ciptaan Tuhan Yang Maha Agung: kawah di tengah lautan pasir yang membentang luas di sekeliling kawah Bromo, mengepulkan asap putih. Bentuk tubuh Gunung Bromo bertautan antara lembah dan ngarai dengan kaldera atau lautan pasir seluas sekitar 10 kilometer persegi.

Seperti diungkapkan pada tautan ini: Gunung Bromo mempunyai sebuah kawah dengan garis tengah ± 800 meter (utara-selatan) dan ± 600 meter (timur-barat). Sedangkan daerah bahayanya berupa lingkaran dengan jari-jari 4 km dari pusat kawah Bromo  Ketinggian yang relatif “rendah” untuk ukuran gunung membuat perjalanan menuju Gunung Bromo juga dijangkau relatif mudah. Dari puncak gunung berapi yang masih aktif ini, kita bisa menikmati hamparan lautan pasir yang membentang luas, dan menyaksikan kemegahan gunung Semeru yang menjulang menggapai langit. Kitapun juga bisa menatap indahnya matahari beranjak keluar dari peraduannya atau sebaliknya menikmati temaram senja dari punggung bukit Bromo.

beautiful-bromoKeindahan Bromo yang monumental (sumber foto)

Eksotisme ketika matahari terbit dan tenggelam sungguh merupakan pemandangan yang mengagumkan. Saat mentari muncul malu-malu dari “tempat tidur”-nya, kita akan menyaksikan cahaya terang memancar perlahan di ufuk. Para pelancong bahkan rela menunggu sejak pukul 5 pagi menghadap sebelah timur agar tidak kehilangan momen berharga ini. Kita pun tidak selalu bisa melihat peristiwa indah tersebut, karena bila langit berawan, kemunculan matahari ini tidak terlihat secara jelas.  Tapi tatkala langit cerah, kita dapat melihat bulatan matahari yang pertama-tama hanya sekecil pentul korek api, perlahan-lahan membesar dan akhirnya membentuk bulatan utuh dan memberi “penerangan” sehingga kita dapat melihat pemandangan gunung-gunung yang ada di kawasan ini antara lain, Gunung Bromo, Gunung Batok, atau Gunung Semeru yang merupakan gunung tertinggi di Pulau Jawa.

Perjalanan mencapai kaki gunung Bromo sungguh merupakan sebuah romantika tersendiri. Kita bisa memilih opsi berjalan kaki atau menyewa kuda tunggangan dengan kisaran harga Rp 70.000-Rp 100.000. Meski pilihan berjalan kaki mungkin bukanlah opsi yang tepat karena kita akan menghadapi teriknya sinar mentari, jarak yang relatif jauh, serta debu yang beterbangan dan membuat perjalanan menjadi tidak nyaman, namun tak ada salahnya untuk dicoba sekaligus menikmati nuansa pemandangan sekeliling Bromo.

Tiba di Kaki Gunung Bromo kita kemudian akan meniti 250 anak tangga menuju ke kawah Gunung Bromo. Sesampainya di puncak Bromo yang memiliki ketinggian 2.392 meter di atas permukaan laut ini, kita dapat melihat kawah Gunung Bromo yang mengeluarkan asap putih. Saat melayangkan pandangan ke bawah, terlihatlah lautan pasir dengan pura di tengah-tengahnya. Begitu menakjubkan. Keindahan yang tersaji dihadapan mata merupakan maha karya sang Pencipta yang patut kita syukuri bersama, dan melalui Dji Sam Soe Potret Mahakarya Indonesia keagungan itu kian terabadikan dalam sebagai manifestasi dan refleksi luhur ungkapan terimakasih tak terhingga atas karuniaNya yang agung.  

Related Posts
PERESMIAN KEDAI ART BRUT PASAR SENI ANCOL & TERAPI MELUKIS PENDERITA SKIZOFRENIA
ari Minggu (21/4) pagi, tepat disaat peringatan Hari Kartini, kami sekeluarga berangkat menuju Taman Impian Jaya Ancol untuk memenuhi undangan peresmian Kedai Art Brut di kawasan Pasar Seni. Didalam undangan ...
Posting Terkait
Warung Baskom alias Bakso Komplit di Sampa'an, Yogya
Hari Sabtu (11/9), merupakan hari yang sangat ditunggu-tunggu oleh kedua anak saya, Rizky dan Alya. Ya, saya memang sudah berjanji pada mereka, saat di Yogya, kami akan mengunjungi Kids Fun, sebuah ...
Posting Terkait
KOMITMEN K 3 PT CAMERON SERVICES INTERNATIONAL
abar gembira tiba di awal tahun 2014 untuk PT Cameron Services International (CSI), Cikarang. Penghargaan tertinggi berupa Platinum Citadel Award yang dianugerahkan secara khusus kepada fasilitas Cameron group di seluruh ...
Posting Terkait
Fenomena #KaburAjaDulu dan “Brain Drain”: Ancaman Krisis Intelektual dan Profesional Indonesia?
Dalam beberapa tahun terakhir, istilah #KaburAjaDulu semakin populer di kalangan masyarakat Indonesia, khususnya di antara para profesional muda dan kalangan akademik. Istilah ini merepresentasikan kecenderungan untuk meninggalkan tanah air, baik ...
Posting Terkait
SUKSES, PENYELENGGARAAN PELATIHAN BLOG GURU ANGKATAN KEDUA BLOGGER BEKASI
Ruang Rapat Kantor Pemerintah Kota Bekasi, Minggu 20 November 2011 telah terlihat ramai, ketika saya tiba. Hari itu, saya akan menjadi pembawa materi dalam acara Pelatihan Blog Guru Angkatan Kedua ...
Posting Terkait
TELUR ASIN UNTUK MAKANAN BAYI, AMANKAH?
Memilih makanan pengganti ASI (MPASI) untuk bayi membutuhkan perhatian khusus dan pertimbangan tersendiri. Jika dilakukan secara ceroboh tanpa mempertimbangkan aspek-aspek kesehatan dan kondisi sang bayi sendiri, maka bisa fatal akibatnya. ...
Posting Terkait
Talkshow tentang Sumpah Pemuda 2.0, dipandu oleh Jaya Suprana
Sudah lewat seminggu lalu acaranya, namun kenangan masih membekas begitu nyata di benak. Ya, acara Sumpah Pemuda 2.0 yang digelar oleh XL, sebuah perusahaan telekomunikasi terkemuka negeri ini bertempat di ...
Posting Terkait
NYAMBUNG TERUS DARI HONGKONG? YA, IYA DONG!
Setiap kali melakukan perjalanan ke luar negeri, yang senantiasa menjadi perhatian utama saya adalah bagaimana agar saya bisa dapat berkomunikasi dengan lancar dan mudah bersama keluarga di rumah. Sebagai pelanggan ...
Posting Terkait
Saya tak akan pernah lupa pada hari dimana pertama kalinya saya menjadi seorang foto model. Hari itu, 10 Januari 2010, dengan menggunakan coverall ala petugas rig pengeboran minyak lepas pantai ...
Posting Terkait
Ketika Dunia Berdenyut dengan Gula yang Membisu: Refleksi Hari Diabetes Sedunia
Setiap sembilan detik, seseorang meninggal karena komplikasi penyakit Diabetes. Setiap tiga puluh detik, satu anggota tubuh diamputasi akibat diabetes. Angka-angka ini bukan sekadar statistik dingin, melainkan suara diam dari jutaan keluarga ...
Posting Terkait
KE KAMPUS, MENGUNJUNGI KENANGAN…
ostalgia masa lalu ketika menjadi jurnalis kampus "Identitas" Universitas Hasanuddin Makassar kembali berkelebat tatkala saya menjejakkan kaki kembali di "kampus merah" tersebut. Tahun 1990-1994 adalah masa-masa dimana saya banyak meluangkan ...
Posting Terkait
MINGGU DEPAN, BLOGGER ASEAN SELENGGARAKAN KONFRENSI PERTAMA DI BALI
ertempat di Museum Pasifika Nusa Dua Bali, pada tanggal16-17 November 2011 akan diselenggarakan ASEAN Blogger Confrence yang pertama dengan tema “The New ASEAN and Its Cooperation with Dialogue Partners” . Digagas ...
Posting Terkait
PULAU DERAWAN, NIRWANA BAHARI YANG MENAWAN
ebuah “nirwana” tropis berada di salah satu pulau pada wilayah Propinsi Kalimantan Timur, tepatnya Kabupaten Berau dan berada di Selat Sulawesi tak jauh dari perbatasan Malaysia. Pulau Derawan menjadi sebuah ...
Posting Terkait
ANGINGMAMMIRI UNTUK ACARA WORDCAMP INDONESIA
ANGINGMAMMIRI.ORG berkontribusi untuk kegiatan bertaraf internasional: WordCamp Indonesia 2009 - Jakarta, 17-18 Januari 2009. WordCamp Indonesia 2009 adalah ajang kumpul dan diskusi para pengguna, pengembang dan orang-orang yang antusias pada Wordpress, salah blog ...
Posting Terkait
Bersiap berangkat mudik ke Yogya bersama Toyota Rush, Rabu,8 September 2010
Ujian kesabaran benar-benar kami sekeluarga alami dalam perjalanan mudik Lebaran 2010 ke kampung halaman istri saya di Yogyakarta, tanggal 8 September 2010 lalu.  Kami menempuh waktu 24 jam untuk mencapai ...
Posting Terkait
Ketika Tunjangan Menjadi Luka Kolektif: Narasi Rakyat yang Terlupakan
"Demokrasi bukanlah sekadar sistem pemerintahan, tetapi cara hidup yang menuntut tanggung jawab dari setiap warga negara." - John Dewey alam yang kelam telah melanda Jakarta dan sekitarnya. Dalam satu malam, Sabtu ...
Posting Terkait
PERESMIAN KEDAI ART BRUT PASAR SENI ANCOL &
KISAH MUDIK 2010 (4) : MENYANTAP BASKOM SEBELUM
KOMITMEN K 3 PT CAMERON SERVICES INTERNATIONAL
Fenomena #KaburAjaDulu dan “Brain Drain”: Ancaman Krisis Intelektual
SUKSES, PENYELENGGARAAN PELATIHAN BLOG GURU ANGKATAN KEDUA BLOGGER
TELUR ASIN UNTUK MAKANAN BAYI, AMANKAH?
CATATAN TERTINGGAL DARI SUMPAH PEMUDA 2.0 (Bagian Pertama)
NYAMBUNG TERUS DARI HONGKONG? YA, IYA DONG!
MENIKMATI INTERAKSI DAN MERAYAKAN JURNALISME WARGA DI KOMPASIANA
Ketika Dunia Berdenyut dengan Gula yang Membisu: Refleksi
KE KAMPUS, MENGUNJUNGI KENANGAN…
MINGGU DEPAN, BLOGGER ASEAN SELENGGARAKAN KONFRENSI PERTAMA DI
PULAU DERAWAN, NIRWANA BAHARI YANG MENAWAN
ANGINGMAMMIRI UNTUK ACARA WORDCAMP INDONESIA
KISAH MUDIK 2010 (1) : MENIKMATI PERJALANAN DENGAN
Ketika Tunjangan Menjadi Luka Kolektif: Narasi Rakyat yang

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *