Catatan Dari Hati

WISUDA RIZKY YANG MENGHARUKAN

wisudakiki3Barangkali, seperti inilah perasaan yang dialami ayah saya dulu, saat mengikuti prosesi wisuda saya 21 tahun lalu. Ya, hari itu, Minggu (14/6), bertempat di aula President University Cikarang lantai 5 bersama istri tercinta saya menghadiri wisuda kelulusan sang putra sulung, Muhammad Rizky Aulia Gobel yang baru saja menyelesaikan pendidikan sekolah dasarnya di SDIT An Nur Cikarang Baru, saya merasakan kebanggaan dan keharuan bercampur aduk jadi satu dalam hati.

Rasanya baru kemarin,menyaksikan Rizky lahir ke dunia–setelah penantian selama 3 tahun– dan kini ia tumbuh menjadi sosok remaja lelaki yang aktif, kreatif dan atraktif. Hal yang membuat saya berbangga dan terharu adalah kemampuan Rizky menyelesaikan sertifikasi hafalan Al Qur’an Juz 30 dan menjadi satu diantara 56 siswa yang diwisuda dalam momen acara prosesi wisuda hari itu.

Sebuah perjuangan yang tak mudah. Saya menyaksikan bagaimana ia dengan penuh semangat menyelesaikan hafalan tersebut, bahkan hingga terkantuk-kantuk menjelang malam mencapai puncaknya. Terkadang untuk menghalau kantuk yang datang mendera, ia bergegas mencuci muka atau menyeduh segelas susu Ovaltine kegemarannya.  “Saya harus diwisuda hafalan Al Qur’an Juz 30 nanti waktu acara perpisahan kelas VI, Pa,” katanya dengan mata berbinar. Terlihat tekad membara menyala bulat matanya.

wisudakiki1 wisudakiki2 wisudakiki4

Kerja keras Rizky akhirnya membuahkan hasil. Saya melihatnya dengan langkah tegap dan mantap maju berbaris bersama ke-56 rekannya yang wisuda hafalan Al Qur’an Juz 30 (satu diantaranya ada yang masih kelas 2 SD !). Saat ia duduk di panggung dan membacakan Surat An Naba’ bersama-sama rekan-rekannya, tak terasa mata saya basah. Apa yang sudah dicapainya, sungguh sudah melampaui ekspektasi dan itu sangat membahagiakan.

Ketika ia menerima sertifikatnya, keharuan semakin menyesak dada. Setelah berfoto sejenak bersama sertifikat dan hadiahnya, saya segera memeluknya erat-erat. Buat saya, ini pencapaian yang luar biasa dan setidaknya menjadi pengalaman berharga buat Rizky untuk menggapai harapan dengan kerja keras serta semangat berkobar.

wisudakiki5

withrizky

Memasuki jenjang Sekolah Menengah Pertama nanti, tentu akan lebih banyak tantangan yang akan ia hadapi. Saya meyakini, Rizky akan kuat dan tegar menjalaninya. Harapan kami sebagai orangtuanya, semoga Rizky bisa tetap menjaga hafalannya dan yang terpenting adalah mengamalkannya dalam kehidupan sehari-sehari.

Selamat berjuang anakku…

14 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *