Catatan Dari Hati

FILM INSIDE OUT : MENCERMATI “TINGKAH” LIMA TIPE PERASAAN

inside-out61

Hari Sabtu (29/8) bersama si sulung Rizky, saya menonton film “Inside Out” di Studio 2 Cinemaxx Orange County Cikarang. Kebetulan disaat yang sama, istri dan putri bungsu saya Alya mengikuti study tour SDIT An Nur ke Bandung, keduanya pun menyatakan tidak tertarik menonton film ini. Berbeda dengan Rizky, sejak menonton tayangan iklan film yang mulai ditayangkan di Indonesia tanggal 19 Agustus tersebut di televisi, ia sudah “mengincar”-nya dan penasaran untuk nonton. Pukul 14.30 siang, kami berdua sudah duduk manis di bangku bioskop nomor B 9 dan B10 yang sudah saya pesan lebih dulu lewat layanan order tiket online Cinemaxx.

inside-out-personality-islands

Film ini dibuka dengan munculnya lima karakter perasaan yaitu Joy atau kebahagiaan (suaranya diisi oleh Amy Poehler), Sadness atau kesedihan (Phyllis Smith), Anger atau kemarahan (Lewis Black), Fear atau ketakutan (Bill Hader) dan Disgust atau si rasa jijik (Mindy Kaling) yang hadir di kepala Riley Andersen (Kaitlyn Dias).  Kelima karakter emosi ini berada di “kantor pusat” kepala Riley dimana mereka melakukan pengendalian terhadap apapun tindakan yang dilakukan oleh gadis berusia 12 tahun tersebut di sebuah konsol khusus.

Setiap kenangan baru yang muncul menghasilkan bola-bola yang memanifestasikan warna-warna emosi dominan yang terasa, mewakili 5 karakter terkait. Ada bola kuning mewakili sikap positif, senang atau bahagia, bola biru mewakili kesedihan, bola ungu merepresentasikan ketakutan, bola merah mencerminkan kemarahan dan bola hijau untuk rasa jijik. Bola-bola kenangan kebahagiaan yang dihasilkan itu kemudian menjelma menjadi pulau-pulau kecil indah yang umumnya mencerminkan aspek kepribadian Riley, seperti : “kejujuran”, “sahabat”, “keluarga”, “Canda” dan lain-lain.

imagesPada awalnya, Riley bersama kedua orang tuanya hidup bahagia di Negara Bagian Minnesota. Warna kuning, yang mewakili warna Joy sangat dominan dan menghasilkan 5 pulau sebagai manifestasinya. Keadaan menjadi berubah ketika Riley bersama keluarga pindah ke San Fransisco karena mengikuti sang ayah yang mendapatkan pekerjaan baru.

Situasi emosional Riley mendadak labil. Joy semakin kebingungan mengendalikan konsol karena emosi gadis kecil itu lebih banyak didominasi oleh kesedihan demi kesedihan. Memori yang muncul adalah kenangan indah saat keluarga mereka masih di tempat yang lama. Joy berusaha sekuat tenaga menjaga emosi Riley agar tetap berfikir positif kendati demikian tidak semudah itu. Keadaan makin runyam ketika Joy dan Sadness tiba-tiba lenyap tertelan pipa tabung memori, meninggalkan “markas besar” dan meluncur menuju sisa fikiran Riley.
inside-out-islands-of-personality-joy-sadness
Fear, Anger dan Disgust berusaha untuk mempertahankan emosi Riley untuk tetap bahagia sepeninggal Joy dan Sadness namun usaha mereka mengalami jalan buntu. Perlahan-lahan pulau-pulau kebahagiaan Riley rontok satu persatu, jatuh menuju jurang memori sampah. Terlebih ketika Riley memutuskan untuk kabur dari rumah, kembali ke Minnesota. Sementara itu, Joy dan Sadness yang terjebak di labirin kenangan dan fikiran dengan dibantu Bing Bong –teman imajiner masa kecil Riley–berupaya keras untuk kembali ke “Markas” memperbaiki keadaan yang kian kacau balau.

72344

Sadness-and-Joy-in-Inside-Out

Film yang mengangkat pergulatan pemikiran dan perasaan seorang manusia ini memang sangat mengesankan. Diarahkan oleh 2 sutradara, Pete Docter dan Ronnie del Carmen, film ini menyajikan secara sederhana tentang apa yang terjadi di kepala kita menghadapi serta mengantisipasi situasi dan kondisi tertentu dalam kehidupan. Tidak hanya itu, film ini banyak mengajarkan pelajaran hidup yang berharga tentang upaya menghargai peran satu sama lain dalam kehidupan, kegigihan meraih apa yang dicita-citakan dan rasa syukur atas apa yang telah diraih. Rasa sedih sekalipun memiliki andil dalam membangun kebahagiaan.

Menurut saya, film ini lebih cocok ditonton oleh anak-anak usia remaja, seumur Rizky, karena pada beberapa adegan yang mungkin relatif kurang bisa dimengerti oleh anak-anak berusia balita (di jajaran penonton, saya melihat banyak orang tua membawa anak kecil dan cukup banyak “direpotkan” oleh pertanyaan-pertanyaan mereka mengenai adegan di film ini). Walaupun demikian, film ini–dalam tataran hiburan–masih tetap aman kok ditonton anak-anak balita. Sebelum film inti dimulai, penonton juga dimanjakan dengan hadirnya film pendek berjudul “Lava” yang juga tak kalah menarik dan mengesankan.

Dari tinjauan sinematografis, film ini menyajikan gambar-gambar indah dengan warna-warni kemilau nan memanjakan mata. Karakterisasi tokohnya pun begitu kuat, didukung pengisi suara yang berpengalaman. Hal tersebut didukung pula oleh tata musikal yang digarap apik oleh Michael Giacchino yang di tahun 2010 mendapatkan Grammy Award soundtrack film “Up”.

Sama seperti film garapan Pixar sebelumnya seperti Toy Story, Brave, Finding Nemo dan Monster University, Film berdurasi 94 menit ini memberikan kesan yang menancap kokoh, tidak hanya mengangkat ide cerita yang “tidak biasa” menyangkut romantika 5 karakter emosi di kepala namun juga pesan-pesan moral yang tersaji di”hidangkan” secara sederhana, humanis, memukau dan mudah dicerna.

Sejak dirilis di AS, film karya Pete Docter dan Ronnie del Carmen ini telah meraup pendapatan fenomenal hingga USD 92 juta. Bahkan, pada pekan ketiga penayangannya, Inside Out mampu bercokol di puncak box office. Hingga kini, film animasi ini telah meraih akumulasi pendapatan mencapai USD 283,6 juta. Angka ini pun diperkirakan akan terus bertambah,terlebih setelah dirilis di belahan dunia lain. Yang menarik adalah film ini juga dijagokan untuk meraih Piala Oscar tahun ini.

 

Related Posts
ME & MATT
Ini foto saya berdua dengan Matt Mullenweg sang perintis layanan blog engine Wordpress, yang masih muda, cerdas, kaya dan rendah hati yang diambil kemarin sore (Minggu,18/1) pada sesi terakhir acara ...
Posting Terkait
Saat Masa Depan Mengetuk Pintu Hati: Chemistry Dion Wiyoko-Sheila Dara dalam Petualangan Cinta Lintas Waktu
ada lanskap perfilman Indonesia yang kini dipenuhi dengan kemunculan film-film horor, sutradara Yandy Laurens menghadirkan sebuah alternatif yang menyegarkan melalui "Sore: Istri dari Masa Depan" yang tayang pada 10 Juli ...
Posting Terkait
DIMAS dan RAKA yang sedang memacu kencang motornya mendadak terkejut tatkala seorang lelaki muda tiba-tiba menyeberang dari arah depan. Mereka hampir saja menabraknya dan beruntung, dengan sigap RAKA menginjak pedal ...
Posting Terkait
BLOGISME ALA NDORO KAKUNG
Judul Buku : Ngeblog Dengan Hati Penulis : Wicaksono "Ndoro Kakung" Editor : Windy Ariestanty Penerbit : Gagas ...
Posting Terkait
YANG “MELENGKING” DARI BLOGWALKING (27)
1. Pemilihan Presiden Republik Facebook Jagad maya Indonesia sedang hiruk pikuk oleh Pemilihan Presiden Republik Facebook, sebuah jejaring sosial yang sangat beken di Indonesia. Tercatat ada 8 kandidat yang berlaga disana. ...
Posting Terkait
“OLEH-OLEH” DARI WORDCAMP : LIVE PERFORMANCE ZARRO & FRIEND’S
Pada Hari kedua acara Wordcamp Indonesia di Erasmus Huis Hari Minggu tanggal 18 Januari 2009, usai makan siang, secara spesial ditampilkan Zarro & Friend's yang menyanyikan lagu-lagu beraliran Brazilian Jazz selama ...
Posting Terkait
BF : WADAH BUAT ANDA YANG TAK CUKUP HANYA MENONTON
Bila anda adalah seorang penggemar film yang punya keinginan besar untuk berdiskusi atau tukar pengalaman menonton serta romantika di dunia film, maka tak ada salahnya bila anda bergabung di situs ...
Posting Terkait
ROMANTISME RENYAH DARI SEBUAH KE-“JADUL”-AN
Judul Buku : Gaul Jadul (Biar Memble Asal Kece) Penulis : Q Baihaqi Penerbit : Gagas Media ISBN : 979-780-346-5 Jumlah halaman : viii + 280 halaman Cetakan : Pertama, 2009 Ukuran : 13 x 19 ...
Posting Terkait
BUKU 60 FAKTA KESEHATAN MUTAKHIR : MENEMUKENALI GEJALA, SOLUSI & PENCEGAHAN PENYAKIT TERKINI
Judul Buku : 60 Fakta Kesehatan Mutakhir Karya : Prof.Taruna Ikrar, M.Pharm, MD, PhD Editor : S.Alam Dettiro & Syahrir Rasyid Penerbit : IKA Unhas Jabodetabek Cetakan : Pertama, Mei 2016 Tebal : 302 halaman ISBN ...
Posting Terkait
FGD ENERGI IKA UNHAS : MENGANTISIPASI KENISCAYAAN DARURAT ENERGI NASIONAL
uasana ruang Agung Business Center Hotel Sultan sudah terlihat ramai saat saya tiba, kemarin malam, Jum'at (7/11). Saya langsung menyapa Pak S.Herry Putranto, Ketua Komunitas Migas Indonesia yang telah tiba ...
Posting Terkait
LOKAKARYA ENERGI NASIONAL BAKAL DIGELAR IKA UNHAS
katan Alumni (IKA) Universitas Hasanuddin akan menggelar kegiatan Lokakarya Energi Nasional yang diadakan di hotel JS Luwansa Jl.HR.Rasuna Said, Jakarta Selatan pada hari Selasa, 3 Desember 2014. Acara ini rencananya ...
Posting Terkait
BUKU FLYING TRAVELER: “JURUS ANTI MAINSTREAM” ALA JUNANTO HERDIAWAN
Judul Buku : Flying Traveler (Berburu Momen Anti Mainstream) Penulis : Junanto Herdiawan Penerbit : B First (PT Bentang Pustaka) Penyunting : Sian Hwa dan Qha Tebal : 150 halaman ISBN : 978-602-8864-97-8 elalu menyenangkan membaca ...
Posting Terkait
REVIEW FILM DILAN-1990 : KISAH CINTA REMAJA “JAMAN OLD” & ROMANTIKA YANG MENYERTAINYA
"Jangan Rindu. Berat. Biar Aku saja" Kutipan diatas yang begitu sederhana namun menggetarkan datang dari Dilan (Iqbaal Ramadhan) kepada sang kekasih Milea (Vanesha Prescilla) dalam film "Dilan-1990" yang baru saja dirilis ...
Posting Terkait
Ketika Keadilan Menjadi Algoritma: Refleksi Kemanusiaan dalam Labirin Digital Film “Mercy”
Ada sesuatu yang menggelisahkan ketika kita menyaksikan Chris Pratt duduk sendirian di sebuah ruangan steril, terkurung dalam kursi yang dirancang bukan untuk kenyamanan melainkan untuk pengadilan. Mata kita bertemu dengan ...
Posting Terkait
FILM 9 SUMMER 10 AUTUMNS : TENTANG HARAPAN YANG TAK PERNAH PUTUS
edung bioskop Hollywood XXI yang terletak tak jauh dari Hotel Kartika Chandra, Jl.Gatot Subroto, terlihat begitu ramai oleh penonton ketika kami sekeluarga tiba disana, Minggu Siang (28/4) lalu. Mayoritas penonton ...
Posting Terkait
ME & MATT
RIZKY DAN ALYA, BERGAYA DI SHOLAT TARAWIH DI
Saat Masa Depan Mengetuk Pintu Hati: Chemistry Dion
MEMBASUH LUKA JIWA YANG TERNODA
BLOGISME ALA NDORO KAKUNG
YANG “MELENGKING” DARI BLOGWALKING (27)
“OLEH-OLEH” DARI WORDCAMP : LIVE PERFORMANCE ZARRO &
BF : WADAH BUAT ANDA YANG TAK CUKUP
ROMANTISME RENYAH DARI SEBUAH KE-“JADUL”-AN
BUKU 60 FAKTA KESEHATAN MUTAKHIR : MENEMUKENALI GEJALA,
FGD ENERGI IKA UNHAS : MENGANTISIPASI KENISCAYAAN DARURAT
LOKAKARYA ENERGI NASIONAL BAKAL DIGELAR IKA UNHAS
BUKU FLYING TRAVELER: “JURUS ANTI MAINSTREAM” ALA JUNANTO
REVIEW FILM DILAN-1990 : KISAH CINTA REMAJA “JAMAN
Ketika Keadilan Menjadi Algoritma: Refleksi Kemanusiaan dalam Labirin
FILM 9 SUMMER 10 AUTUMNS : TENTANG HARAPAN

4 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *