Catatan Dari Hati

MARI BERBAGI KABAR DAN EKSPRESI DI RIPPLE, JURNALISME WARGA BERBASIS LOKASI

Screenshot_2016-02-06-09-04-49Pertemuan” saya pertama kali dengan media sosial Ripple ini terjadi secara tak sengaja. Saat mencari aplikasi di Google Play, saya tiba-tiba terdampar di aplikasi yang mengusung tema “Post and discover global stories that matter, but go unnoticed’ ini. Berukuran file 19 MB, aplikasi bisa diunduh di smartphone Android maupun iOS secara gratis.

Seusai mengunduh aplikasinya di smartphone Xioami Note 3, saya langsung mendaftarkan diri di Ripple menggunakan akun Facebook saya. Tidak butuh waktu lama, saya mempelajari fitur-fitur yang ditampilkan aplikasi anyar ini dengan antusias.

Kebetulan malam saat selesai mengunduh aplikasi ini saya sedang berada di Cilandak Town Square untuk bertemu beberapa kawan dari IKA Unhas. Sambil menunggu, iseng-iseng saya mencoba aplikasi Ripple dengan membagi konten foto Kopi Cappuccino di Cafe Abuella. Saya menambahkan catatan pengantar kemudian mengidentifikasi kategori lalu posting ke Ripple. Dan..dalam waktu singkat konten yang saya bagi itupun sudah “mengorbit”. Jika seseorang membaca konten yang saya sajikan melalui Ripple di smartphone mereka, cukup dengan menyentuh dan menggeser posting terkait ke arah atas maka konten tersebut akan tersebar ke dunia maya beserta presentasi sebarannya.

Belum puas, saya mencoba untuk membagi konten yang ada di blog ke Ripple. Ternyata sangat mudah, saya cukup menyentuh tombol “+” disisi kanan atas layar lalu mengisi kolom “Judul Headline” , lantas mengisi sedikit pengantar kemudian diikuti tautan blog yang akan dibagi. Tak lupa saya memasang foto terkait posting tersebut. Pada saat itu saya memasang tautan posting terbaru saya mengenai resensi film “Ketika Mas Gagah Pergi”. Dalam sekejap, sesaat setelah mengklik tombol “post” kabar yang ingin saya bagi itupun langsung tayang di Ripple. Cepat. Praktis.

Screenshot_2016-02-06-09-06-31Saya kian penasaran menggunakan aplikasi ini. Tadi malam saya posting foto dan sedikit pengantar mengenai Kuliner Malam fenomenal di Cikarang yakni Martabak Bandung Montella dan Nasi Goreng Jenewa di Jalan Tarum Barat 2 Cikarang dan tadi pagi saya memasang foto nasi uduk Prima Rasa di Jalan Beruang 7 yang menjadi gerai nasi uduk favorit keluarga kami.

Screenshot_2016-02-06-09-05-59

Salah satu yang menjadi keunggulan aplikasi ini adalah membagi kabar/informasi berbasis lokasi. Kita bisa berbagi kisah-kisah bahkan video menarik yang berada disekitar kita secara praktis. Ripple segera mendeteksi lokasi kita melalui GPS yang disetting di smartphone. Terdapat fasilitas komentar bagi pengunjung yang membaca postingan kita termasuk tombol untuk sharing ke jaringan media sosial lainnya.

Screenshot_2016-02-06-09-04-02

Dalam penjelasannya disini, founder Ripples Paul Stavropoulos menyatakan:

As a social technology, Ripple facilitates activities where information can be passed from community to community to broad its impact. You start ‘ripples’ (equivalent to ‘tweets’ or ‘posts’) which appear in the feeds of people who are geographically close to you. If they like any of the ripples in their feed, they can then re-share to people who are geographically close to them.

The overarching idea is ‘how far will your ripples go?’ And users can actually track where and how far their ripples have travelled, in which locations those ripples were popular or unpopular, and what commentary people added along the way.

“Being able to visualise the impact of one’s message is something that ripplers find unique and captivating,”

“Ripples that are globally engaging, like a funny observation or a beautiful image, can spread beyond any community and to the entire world. Social media has not found a good way to spread information with any location-based relevance. Ripple makes that the heart of its experience.”

Dari penjelasan tersebut dapat dipahami bahwa Ripple lebih memberikan aksentuasi khusus pada sebaran informasi berbasis lokasi, dimana mungkin saja informasi yang disajikan tidak menarik bagi seseorang yang berada jauh dari lokasi posting konten ditayangkan, namun menjadi sangat bermanfaat bagi orang yang berada atau kebetulan berada di lokasi yang sama.

Screenshot_2016-02-06-09-02-46

Sajian informasi saya mengenai nasi goreng Jenewa misalnya, mungkin tidak relevan bagi seseorang yang tinggal dan berada di Tangerang, namun akan menjadi sesuatu yang istimewa jika seseorang yang tinggal di Cikarang yang mungkin kebetulan mengalami kelaparan di tengah malam dan sedang mencari lokasi kuliner malam terdekat. Di Ripple informasi lokasi terdekat bisa dilihat di “Nearby” serta bila ingin melihat lokasi lainnya, kita tinggal memilih “Everywhere”. Kita juga bisa menambahkan preferensi lokasi yang diinginkan dengan menekan tombol “Add Location”.

ripple

Topik-topik yang disajikan Ripple dibagi dalam beberapa kategori seperti “Breaking News”, “Untold Stories”, “Funny & Cool”, “Arts & Culture”, “Politics & Change”, dan “Just Because”. Redaksi Ripple juga akan memilih topik-topik yang menarik dan dimuat di halaman depan termasuk kontributor paling aktif dengan kategori “Featured”.

Bagi blogger, Ripple menjadi sebuah alternatif media sosial yang cukup mumpuni untuk membagi informasi lewat postingan di blognya. Reportase Jurnalisme Warga justru menjadi salah satu konten andalan yang relevan untuk diangkat melalui Ripple. Cukup menyertakan foto dan cerita pengantar (maksimal 1000 karakter) dan meletakkan tautan ke blog disana, kita bisa menyebarkan informasi tersebut lewat Ripple.

Ulasan tematik mengenai foto dan kisah kuliner khas daerah, tempat wisata dan oleh-oleh, acara seni, aktifitas komunitas sekitar, sosok inspiratif, hal-hal unik, bahkan cerita-cerita hantu fenomenal ala “urban legend” setempat bisa dibagikan melalui Ripple dan berpotensi menjadi viral jika memang tema yang disajikan memang menarik dan bermanfaat.

Nah, anda tertarik bergabung bersama Ripple?

 

Related Posts
DARI KOPDAR PERDANA KOMPASIANA: DI DUNIA NYATA MAUPUN MAYA, GAUL ITU NISCAYA
  Blogger Kompasiana (tua dan muda) ngobrol santai sebelum acara dimulai Bersama rekan se-hidup se-"Cikarang", Pak Eko"Eshape", saya berangkat bareng menuju Bentara Budaya Jakarta untuk menghadiri Kopdar alias kopi darat pertama blogger ...
Posting Terkait
Ketika Wajah Berbicara Dusta: Pertempuran Melawan Deepfake di Era Kebenaran yang Rapuh
“Kebenaran tidak pernah merugikan suatu sebab yang adil.” — Mahatma Gandhi. i tengah hiruk-pikuk ruang digital yang tak pernah sunyi, sebuah video mengejutkan menyebar seperti api dalam sekam. Menteri Keuangan Sri ...
Posting Terkait
MAIN BOLA DIBAWAH KIBARAN SARUNG
Rizky ikut lomba makan kerupuk  SUNGGUH meriah perayaan hari kemerdekaan RI ke-63 di lingkungan sekitar rumah saya kemarin (17/8). Dengan dikoordinir oleh ibu-ibu peserta arisan gang di jalan Antilop V Blok H3 ...
Posting Terkait
SENSASI SUNDAY SUPER BRUNCH BERSAMA YAYASAN OMAR NIODE
ertepatan dengan peringatan Hari Blogger keenam, kemarin, Minggu (27/10), saya bersama 10 orang blogger lainnya, mendapatkan undangan spesial dari Omar Niode Foundation untuk mengikuti event Super Brunch bertempat di The ...
Posting Terkait
ALHAMDULILLAH, MENANG LOMBA “GOKIL DAD” !
  Alhamdulillah, ternyata saya ini punya bakat gokil juga jadi ayah. Pada lomba "Be A Gokil Dad" yang diselenggarakan oleh sang penulis "Gokil Dad" Iwok Abqary dan Penerbit Gradien Mediatama saya berhasil ...
Posting Terkait
MELEPAS CEMAS DAN MELERAI GEMAS BERSAMA BUS AGRA MAS
erjalanan menuju ke kampung halaman istri saya di Yogyakarta kerap kali kami lakukan. Biasanya moda transportasi kereta kami gunakan namun dengan diresmikannya tol baru yang memungkinkan akses menuju kampung halaman ...
Posting Terkait
Ketika Kepercayaan Menjadi Senjata : Membongkar Jerat Halus “Workplace Grooming”
"Predator tidak selalu datang dengan topeng menakutkan. Mereka datang dengan senyuman, jabatan, dan janji-janji manis yang membuat kita menurunkan pertahanan." - Rachel Louise Snyder Ada sesuatu yang sangat keliru ketika ruang ...
Posting Terkait
TAMPILAN BARU SITUS PESTA BLOGGER 2009
  Kawan-kawan, Secara resmi hari ini, kami dari jajaran "kabinet" Pesta Blogger 2009 meluncurkan tampilan terbaru Pesta Blogger 2009 yang lebih bagus dengan tambahan fitur-fitur seperti aggregator berita komunitas, forum diskusi (masih ...
Posting Terkait
Hujan baru saja reda membasahi sekujur jalan Orchard, pada Senin malam, 29 Juni 2009. Pantulan lampu-lampu pusat perbelanjaan terkemuka di Singapura itu berkelip melalui genangan-genangan air di aspal. Juga ...
Posting Terkait
WISATA BUDAYA MADURA (6) : KEMERIAHAN UPACARA PETIK LAUT & DAHSYATNYA JAMU MADURA!
ujan yang mengguyur kawasan Sumenep dan sekitarnya, Sabtu (14/12), seusai dari sentra pengrajin Keris di desa Aeng Tong-Tong membuat kami terpaksa mengurungkan niat untuk berkunjung ke salah satu destinasi wisata ...
Posting Terkait
SOLUSI KEREN UNTUK MATA KERING DAN LETIH
Sebagai blogger yang hampir tiap hari berhadapan dengan monitor computer , persoalan mata merah dan iritasi senantiasa menjadi “langganan” yang kerap kali saya alami. Beberapa kali saya mesti mengerjap-ngerjapkan mata ...
Posting Terkait
Batik: Benang Emas Ekonomi dan Identitas Bangsa di Era Modern
"Budaya adalah jembatan yang menghubungkan masa lalu kita dengan masa depan kita, dan dalam setiap benang yang terjalin, terdapat cerita tentang siapa kita." — Nelson Mandela etiap tanggal 2 Oktober, Indonesia ...
Posting Terkait
MENANG LOMBA SOUTH SULAWESI TOURISM & SEBUAH CATATAN KECIL TENTANGNYA
ulan April merupakan bulan penuh berkah dan kenangan indah buat saya. Tahun lalu,  saya berhasil memenangkan lomba blog Kartini Digital dan lomba twitter tentang inspiratif mengenai Wanita Masa Depan yang ...
Posting Terkait
MERANGKAI HARI DI PERUMTEKS
Saya dan adik-adik berpose di Perumteks tahun 1985 INILAH kisah saya tentang Perumteks alias Perumahan Tripleks. Disanalah saya, dirumah dinas berdinding tripleks itu, bersama ayah, ibu dan ketiga adik saya, Budi, Yayu ...
Posting Terkait
JADI KHATIB KULTUM TARAWIH LAGI..
inggu malam (14/7) lalu saya kembali mendapat kehormatan sebagai khatib kultum (kuliah tujuh menit) sesaat sebelum Jamaah Mushalla Al-Ishlah yang letaknya berada dibelakang rumah saya menunaikan sholat Tarawih. Ini memang ...
Posting Terkait
MUDIK LEBARAN KE YOGYA (2) : DARI MUSEUM BENTENG VREDEBURG HINGGA KE KOMPLEKS MAKAM RAJA IMOGIRI
agi yang cerah menyambut kehadiran kami saat keluar dari Malioboro Palace Hotel, Rabu (30/7). Perut kami terasa kenyang setelah menyantap hidangan sarapan yang disiapkan di lantai 5. Dengan penuh semangat, ...
Posting Terkait
DARI KOPDAR PERDANA KOMPASIANA: DI DUNIA NYATA MAUPUN
Ketika Wajah Berbicara Dusta: Pertempuran Melawan Deepfake di
MAIN BOLA DIBAWAH KIBARAN SARUNG
SENSASI SUNDAY SUPER BRUNCH BERSAMA YAYASAN OMAR NIODE
ALHAMDULILLAH, MENANG LOMBA “GOKIL DAD” !
MELEPAS CEMAS DAN MELERAI GEMAS BERSAMA BUS AGRA
Ketika Kepercayaan Menjadi Senjata : Membongkar Jerat Halus
TAMPILAN BARU SITUS PESTA BLOGGER 2009
SURAT DARI ORCHARD (1)
WISATA BUDAYA MADURA (6) : KEMERIAHAN UPACARA PETIK
SOLUSI KEREN UNTUK MATA KERING DAN LETIH
Batik: Benang Emas Ekonomi dan Identitas Bangsa di
MENANG LOMBA SOUTH SULAWESI TOURISM & SEBUAH CATATAN
MERANGKAI HARI DI PERUMTEKS
JADI KHATIB KULTUM TARAWIH LAGI..
MUDIK LEBARAN KE YOGYA (2) : DARI MUSEUM

2 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *