Catatan Dari Hati

“BEHIND THE SCENE” HONGKONG DISNEYLAND BLOGGER TOUR (Bagian Ketiga)

 

Pada hari ketiga yang merupakan hari terakhir kami berada di Hongkong, sebuah julukan baru disematkan pada Jauhari saat kami semua tengah makan pagi bersama di Chef Mickey Cafe Hotel Hollywood Hongkong Disneyland.

Blogger yang bermukim di Gunung Kidul Yogyakarta itu mendapat julukan baru sebagai “Mickey” Jauhari karena mengenakan kaos merah bergambar Mickey Mouse di dadanya. Secara berseloroh Benny menyatakan sepulang di Gunung Kidul nanti, blogger yang ahli mendesain theme blog ini (termasuk desain blog saya sekarang) akan membuka biro perjalanan sendiri ke Hongkong berkat pengalamannya menjelajah Hongkong Disneyland dan statusnya sebagai sang maskot “Mickey Mouse”. “Nanti akan diterapkan ONH juga,” kata Benny,”tapi singkatannya bukan Ongkos Naik Haji namun “Ongkos Nang Hongkong”. Ucapan Benny tadi segera disambut gelak tawa kami semua.

Hari itu kami semua memutuskan untuk menjelajahi kota Hongkong setelah puas selama 2 hari menikmati berbagai wahana menarik di Taman Disney. Dengan shuttle bis, kami menuju ke stasiun kereta MTR yang terletak di Disneyland Resort. Setelah membeli tiket kami lalu naik MTR khusus ke arah Sunnybay. Melihat interior kereta ala Disney yang indah itu membuat kami semua segera bernarsis ria berfoto.

Saat berada dalam kereta transit yang membawa kami ke Mong Kok, Mas Setyo secara spontan melontarkan pertanyaan dalam bahasa Jawa ke seorang gadis yang kebetulan berada didekatnya. Ia nampaknya menduga, dari segi penampilan, gadis itu adalah TKW Indonesia di Hongkong. Namun dugaannya salah. Gadis itu terlihat bingung. Ia lalu menanyakan sesuatu kepada teman yang ada didekatnya, dalam bahasa (sepertinya) Tagalog. Olala..ternyata dia adalah TKW asal Filipina. Mas Setyo yang kecele garuk-garuk kepala dan kami semua yang ada didekatnya tertawa terpingkal-pingkal.

Ternyata kali ini pihak kami yang salah duga, setelah sebelumnya (diceritakan di bagian pertama) karyawan hotel Disney yang mengira Benny Chandra bisa berbahasa Cina. Untunglah pada kereta transit berikutnya kami bertemu seorang TKW (tenaga kerja wanita) Indonesia beneran.

Saat itu, sang TKW kebetulan bercakap dengan temannya melalui telepon genggam dalam bahasa Jawa . Saya lalu menyapanya dan kamipun berkenalan. “Nah, ini baru yang beneran mas Setyo, bukan yang tadi. Coba deh ajak ngomong Jawa, pasti lancar,” kata Jauhari sambil tersenyum.

Dan begitulah berkat sarannya kami bisa mendapatkan informasi berharga mencari tempat-tempat belanja murah di Hongkong.

Turun di kota Mongkok, kami jalan-jalan dan sempat menemui beberapa TKW lainnya yang sedang liburan dan duduk-duduk di depan mall Langham Place.

Dengan dandanan ala Harajuku yang seronok serta rambut dicat warna-warni, saya sendiri sempat mengira mereka bukan tenaga kerja dari tanah air. Percakapan mereka dalam bahasa Indonesia segera menarik minat kami dan dengan ramah melayani berbagai pertanyaan-pertanyaan kami seputar tempat belanja murah-meriah di kawasan tersebut. Mereka menyarankan naik kereta lagi ke Tsim Tsam Shui karena disana lebih banyak pilihan berbelanja.

Saat akan naik kereta ke Tsim Tsam Shui, tiba-tiba Isnuansa disapa oleh seorang TKW asal Indonesia dan menanyakan sesuatu dalam bahasa Jawa. Olala..rupanya Isnuansa disangka temannya satu profesi sebagai TKW di Hongkong, Tentu saja ia kebingungan. Setelah menjelaskan bahwa ia bukan pekerja Indonesia dan hanya melakukan kunjungan singkat di Hongkong, barulah sang TKW yang menyapanya mohon maaf. Ternyata kasus salah duga, tak hanya terkena pada Benny dan Setyo, tapi juga pada Isnuansa.

Nah, demikianlah kisah-kisah unik dan lucu kami, rombongan Blogger Indonesia IDBlognetwork yang melakukan perjalanan mengesankan ke Hongkong Disneyland. Apa yang kami alami menjadi kenangan indah dan tak terlupakan seumur hidup. Tahun 2011 ini menurut rencana, sesudah kami masih ada 3 kloter blogger IDBlognetwork lagi yang akan berangkat ke Hongkong Disneyland. Saya akan siap menunggu kisah-kisah menarik pengalaman mereka disana. Terimakasih kepada IDBlognetwork yang sudah memungkinkan saya dan kawan-kawan berkunjung ke Hongkong, sebuah hal yang terus terang tak pernah terfikirkan oleh saya sepanjang menekuni hobi ngeblog saya sejak tahun 2003.

Selesai

Foto-foto dari Galeria Priyadi

 

 

22 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *