Catatan Dari Hati

NGEBLOG ADALAH SALAH SATU CARA SAYA MENSYUKURI KEHIDUPAN

Dalam acara Blogilicious Jakarta yang diselenggarakan akhir Juni silam, saya sempat terhenyak pada pertanyaan seorang peserta kepada saya yang ketika itu membawakan materi mengenai “Tips Blogging”. Peserta tersebut menanyakan, “Apakah saya akan terus ngeblog? Kapan update terakhir di blog?”

Sebuah pertanyaan yang menarik yang langsung mempertanyakan komitmen saya untuk ngeblog. Tajam dan menohok.

Spontan saya menjawab bahwa saya akan terus konsisten untuk ngeblog sebagai bagian dari komitmen saya untuk berbagi informasi, merekam segala jejak ingatan dan kenangan, mengungkapkan ekspresi serta pendapat secara online. Saya menyatakan ketika itu, posting terakhir saya adalah pada pagi di hari yang sama ketika saya menyajikan materi di acara Blogilicious.

Sejak mulai ngeblog sembilan tahun lalu, saya kian memahami bahwa ngeblog lebih dari sekedar media untuk menyalurkan hobi saya menulis yang sudah saya lakoni sejak tahun 1991. Dengan karakteristik unik blog yang sangat interaktif maka “pesan” yang saya sampaikan mendapatkan respon dari pembaca bahkan dapat ditelusur baik melalui komentar dan fasilitas telusur balik (back-link). Blog menjadi bagian dari proses “dialog” saya dengan lingkungan, masyarakat dan juga dengan kehidupan.

Blog menjadi sebuah wadah dimana saya mampu menunjukkan eksistensi diri, berbagi informasi, keceriaan dan termasuk pula kegundahan-kegundahan saya atas apa yang terjadi disekitar saya. Blog menjelma menjadi “alter ego” diri saya. Ia menjadi cerminan pribadi dan bagian tak terpisahkan dari rekam jejak kehidupan saya selama ini.

Hari ini, 27 Oktober 2011, adalah Hari Blogger Nasional. Pencanangan hari blogger ini dilakukan oleh Menkominfo (waktu itu) Muh.Nuh bertempat di Blitz Megaplex Jakarta bertepatan dengan acara Pesta Blogger pertama. . Saya turut menjadi saksi “gegap gempita” perhelatan kopdar akbar pertama para blogger Indonesia saat itu dan ikut terhanyut pada euforia pencanangan Hari Blogger Nasional oleh Menkominfo. Dalam hati saya membatin untuk tetap memelihara spirit ngeblog saya secara konsisten.

Kini, empat tahun telah berlalu.

Gegap gempita itu kembali bergema. Di jejaring sosial, baik twitter, facebook, koprol bahkan blog peringatan Hari Blogger Nasional dirayakan secara antusias. Saya sempat bertanya pada diri sendiri, pada hari ini. Apakah semangat itu masih ada, ketika dunia media sosial menjadi “lahan” yang lebih memikat ketimbang ngeblog dan beberapa orang blogger yang dulunya aktif update posting diblog masing-masing kini lebih senang bermain disana atau ketika blog tidak lagi dianggap memiliki “energi” yang membangkitkan inspirasi seperti tahun-tahun sebelumnya ketika “demam ngeblog” sedang gencar terjadi?

Pertanyaan-pertanyaan itu berkelindan di kepala saya dan akhirnya membuat saya dengan tegas menyatakan : semangat itu masih ada dan akan terus menyala !. Begitu banyak manfaat yang sudah saya dapatkan melalui aktifitas blogging. Tidak hanya kesempatan jalan-jalan ke Hongkong Disneyland secara gratis bersama IDBlognetwork, berwisata bersama XLNet Rally, menang beberapa gadget dari lomba ngeblog, menjadi narasumber pelatihan/seminar blog diberbagai daerah, menerbitkan buku, mendapatkan penghasilan tambahan dari iklan atau menjadi kontributor konten, dan menjadi bintang iklan serta tentu saja menjadi lebih “tenar” namun yang terpenting dari itu, dengan ngeblog saya berhasil memperluas jejaring pertemanan saya, lintas generasi, lintas daerah, lintas profesi. Dan ini Priceless. Tak Ternilai.

Komunitas Blogger  Blogfam, Anging Mammiri Makassar, Bekasi, Cikarang, Saronde Gorontalo serta IDBlognetwork adalah sejumlah “rumah” saya untuk berinteraksi, berdiskusi dan berkomunikasi satu sama lain tentang banyak hal. Dunia maya menyebabkan semua kemustahilan bisa terwujud secara nyata. Dan blog adalah salah satu “keajaiban” itu, yang menembus sekat-sekat primordial, kesenjangan usia dan profesi, perbedaan tingkat penghasilan bahkan keterbatasan daya jangkau wilayah.

Ngeblog menjadi ajang buat saya mensyukuri semua ini, dengan berbagi pengalaman, informasi dan inspirasi. Apa yang saya peroleh melalui aktifitas ngeblog bagian dari proses saya beraktualisasi diri.  Tumbuh dan kian memahami makna eksistensi dalam berkiprah diatas bumi. Anugerah Kehidupan yang diberikan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa kepada saya, patut saya syukuri salah satunya adalah dengan mendokumentasikannya secara digital untuk kemudian menjadi bagian dari refleksi kontemplatif diri saya. Blog menjadi catatan rekam jejak saya dan membacanya kembali membuat saya akan senantiasa bersyukur dengan rendah hati kepada Allah SWT, betapa nikmat kehidupan yang diberikan olehNya begitu besar dan meliputi segala semesta.

Saya berterimakasih dan mensyukuri semua anugerah yagng luar biasa itu, salah satunya adalah dengan ngeblog..

Selamat Hari Blogger Nasional 27 Oktober 2011  !!

Sumber Kartun 

Related Posts
PENGALAMAN JADI KHATIB KULTUM DAN IMAM TARAWIH DI MUSHALLA
awaran itu datang akhir bulan lalu. Pak Yuliusman, salah satu pengurus Mushalla Al-Ishlah RT 02/RW 10 Perumahan Cikarang Baru yang terletak persis dibelakang rumah, meminta saya untuk mengisi Kultum (Kuliah Tujuh ...
Posting Terkait
SOLUSI KEREN UNTUK MATA KERING DAN LETIH
Sebagai blogger yang hampir tiap hari berhadapan dengan monitor computer , persoalan mata merah dan iritasi senantiasa menjadi “langganan” yang kerap kali saya alami. Beberapa kali saya mesti mengerjap-ngerjapkan mata ...
Posting Terkait
“MENEMUKAN KEMBALI” SPIRIT WARISAN BUDAYA DALAM MENEGUHKAN PILAR KOMUNITAS ASEAN
ari Senin (25/2) kemarin saya memenuhi undangan dari Kementerian Luar Negeri untuk menghadiri Focus Group Discussion (FGD) yang membahas tema "Reinventing the Spirit the cultural heritage of south east asian people; ...
Posting Terkait
SELAMAT MENGORBIT SARONDE, KOMUNITAS BLOGGER GORONTALO
emuanya diawali oleh Semangat. Dengan "S" kapital yang menandai lahirnya komunitas blogger baru berbasis daerah ini. Sebuah pertemuan di akhir Mei bersama Agus Lahinta dan Suwito Pomalinggo ketika saya ke Makassar ...
Posting Terkait
ALYA, BERSAMAMU, DUNIA IKUT TERTAWA
Bagi kami sekeluarga, Alya, si bungsu yang centil dan manis ini adalah "matahari" yang selalu menghangatkan rumah dengan tawa serta candanya yang menggemaskan. Dan tentu aksi-aksi eksperimennya yang kadang tak ...
Posting Terkait
KOPDAR II KOMPASIANA : KEHANGATAN SEBUAH “RUMAH SEHAT”
Edi Taslim (General Manager Kompas Cybermedia) didampingi Pepih Nugraha memberikan penjelasan soal Kompas Phone dan QR Code Kompas dalam kesempatan Kopdar kedua Kompasiana bertempat di JHCC, Minggu,14 Juni 2009 Hari Minggu ...
Posting Terkait
ABFI 2013 (4) : KESAN INDAH DI KERATON SURAKARTA MENUTUP RANGKAIAN PERHELATAN
atahari bersinar cerah ketika saya membuka jendela kamar 211 Hotel Kusuma Sahid Prince tempat saya menginap selama acara ASEAN Blogger Festival 2013, Minggu (12/5). Saya memang agak telat bangun setelah ...
Posting Terkait
IKUT MEJENG DI MAJALAH SWA
  etelah sebelumnya pernah mejeng di Harian Kompas (jadi model iklan Kompasiana), Majalah Tempo dan Majalah Internal Asuransi Bumiputera 1912, maka kali ini di Majalah SWA dalam edisi No.08/XXVII/14-27 April ...
Posting Terkait
MELANCONG KE HONGKONG (3): KERAMAHAN ORIENTAL YANG MENYENANGKAN
Keramahan para karyawan kawasan Hongkong Disneyland mulai dari petugas hotel, pemandu wisata kami  sampai penjaga toko souvenir sungguh sangat mengesankan. Saat kami sarapan secara prasmanan di Enchanted Garden Hotel Disneyland pada ...
Posting Terkait
IDUL FITRI DAN “PENGGELEDAHAN DIRI”
dul Fitri bagi saya adalah sebuah “jalan” untuk penggeledahan diri. Introspeksi, melihat lebih dalam sejauh mana saya memaknai hari kemenangan itu dalam nuansa perenungan tentang kualitas ibadah yang saya lakoni ...
Posting Terkait
SHALAWAT TARHIM DAN KENANGAN SUBUH YANG BERGEMA DARI MASA LALU
Hari ini, Pak Ananto, seorang kawan di mailing list Cikarang Baru, mengirimkan email mengenai shalawat Tarhim kepada kami semua. Membacanya kembali dan mendengarkannya setelah mengunduh dari link ini, membuat batin ...
Posting Terkait
PENGALAMAN BERKURBAN: ANTARA SAPI, PARTISIPASI DAN MUTILASI
Usai sholat Idul Adha bersama seluruh keluarga di lapangan Mesjid Al-Madani Perumahan Cikarang Baru, Senin (8/12) saya bergegas menuju area tempat penyembelihan hewan kurban dibelakang rumah yang dilaksanakan oleh pengurus ...
Posting Terkait
ANDERGAUGE, DALAM SEBUAH RUANG KENANGAN TAK TERLUPAKAN
Keramahan khas Scotland tersirat diwajahnya saat menjabat tangan saya dengan hangat diruang kerjanya Gedung Aldevco Octagon Building lantai 2, suatu hari di bulan Juli 2001. "Welcome Amril, my name Peter Fraser, ...
Posting Terkait
WISATA BUDAYA MADURA (4) : KEMEGAHAN KERATON SUMENEP DAN PESONA MASJID JAMI’ YANG MENGGETARKAN
atahari bersinar cerah, hari Sabtu (14/12), saat kami semua berkumpul di ruang makan Hotel Family Nur Sumenep. Badan saya relatif sudah terasa lebih segar, seusai sarapan dan tidur cukup setelah ...
Posting Terkait
JADI GURU DAN SISWA, SAMA SUSAHNYA!
Ketika tengah asyik "tidur-tidur ayam" diatas bis 132 jurusan Bekasi-Lebak Bulus yang adem tadi pagi, mendadak saya dikejutkan oleh gosip dua orang ibu separuh baya yang duduk persis di sebelah ...
Posting Terkait
MENYUSURI JEJAK LELUHUR DI GORONTALO : REUNI KELUARGA & JADI KAKEK !
esempatan itu datang setelah 22 tahun berlalu. Kembali mengunjungi kampung halaman kedua orangtua saya di Gorontalo, yang kini telah menjadi Provinsi ke-32 Indonesia sungguh merupakan berkah yang sangat saya syukuri. ...
Posting Terkait
PENGALAMAN JADI KHATIB KULTUM DAN IMAM TARAWIH DI
SOLUSI KEREN UNTUK MATA KERING DAN LETIH
“MENEMUKAN KEMBALI” SPIRIT WARISAN BUDAYA DALAM MENEGUHKAN PILAR
SELAMAT MENGORBIT SARONDE, KOMUNITAS BLOGGER GORONTALO
ALYA, BERSAMAMU, DUNIA IKUT TERTAWA
KOPDAR II KOMPASIANA : KEHANGATAN SEBUAH “RUMAH SEHAT”
ABFI 2013 (4) : KESAN INDAH DI KERATON
IKUT MEJENG DI MAJALAH SWA
MELANCONG KE HONGKONG (3): KERAMAHAN ORIENTAL YANG MENYENANGKAN
IDUL FITRI DAN “PENGGELEDAHAN DIRI”
SHALAWAT TARHIM DAN KENANGAN SUBUH YANG BERGEMA DARI
PENGALAMAN BERKURBAN: ANTARA SAPI, PARTISIPASI DAN MUTILASI
ANDERGAUGE, DALAM SEBUAH RUANG KENANGAN TAK TERLUPAKAN
WISATA BUDAYA MADURA (4) : KEMEGAHAN KERATON SUMENEP
JADI GURU DAN SISWA, SAMA SUSAHNYA!
MENYUSURI JEJAK LELUHUR DI GORONTALO : REUNI KELUARGA

16 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *