Catatan Dari Hati

Dari Sebuah Doa di Awal Kehidupan, Menuju Wisuda Penuh Harapan

Alhamdulillah, puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT atas capaian yang diraih putra kami, Muhammad Rizky Aulia Gobel, yang hari ini resmi menyelesaikan studinya di Telkom University.

Sebuah perjalanan yang tidak singkat. Sebuah proses yang tidak sederhana.

Pencapaian ini bukan sekadar tentang kelulusan akademik, tetapi tentang perjalanan panjang yang membentuk karakter: tentang disiplin yang ditempa, keteguhan yang diuji, serta keberanian untuk tetap melangkah di tengah berbagai tantangan.

Ingatan saya kembali melayang ke tahun 2002, saat pertama kali saya menuliskan kisah hidupnya dalam sebuah blog sederhana. Tulisan itu adalah ungkapan rasa syukur kami, setelah tiga tahun menanti kehadirannya di dunia ini. Dari sanalah, saya mulai merekam langkah-langkah kecilnya, seolah ingin mengabadikan setiap detik perjalanan yang penuh makna.

Tak pernah terbayangkan sebelumnya, kumpulan kisah itu kemudian menjelma menjadi sebuah buku berjudul Warna Warni Hidupku pada tahun 2006. Buku itu bukan hanya menjadi kenangan, tetapi juga menjadi titik balik , yang kemudian mendorong saya membangun ruang berbagi yang lebih luas melalui blog pribadi www.daengbattala.com pada tahun 2010, yang hingga hari ini masih setia menemani perjalanan hidup kami.

Dan kini, waktu membawa kami pada babak baru.

Ananda Rizky telah menuntaskan studinya di Teknik Informatika selama empat tahun. Sebuah fase yang menandai peralihan dari dunia pembelajaran menuju dunia pengabdian.

Saya meyakini bahwa setiap ilmu yang diperoleh bukan sekadar pengetahuan, melainkan amanah. Amanah yang harus dijaga, diamalkan, dan dipertanggungjawabkan. Karena sejatinya, nilai ilmu tidak terletak pada gelar yang disandang, tetapi pada manfaat yang bisa dihadirkan bagi sesama.

Maka, momentum wisuda ini bukanlah garis akhir.

Ini adalah garis awal.

Awal untuk melangkah lebih jauh.
Awal untuk memberi makna yang lebih luas.
Awal untuk menghadirkan kontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan kemanusiaan.

Selamat atas pencapaian ini, anakku sayang.

Kami tidak hanya bangga pada gelarmu hari ini…
Kami bangga pada dirimu : pada prosesmu, pada keteguhanmu, pada caramu bertahan dan terus melangkah.

Terima kasih telah menjadi pengingat bagi kami, bahwa mimpi—jika diperjuangkan dengan sungguh-sungguh—akan selalu menemukan jalannya.

Selamat wisuda, Nak.

Langkahmu baru saja dimulai… dan kami akan selalu ada, mendoakan dalam setiap jejak yang kau pilih.

Semoga Allah SWT senantiasa memberikan petunjuk, kekuatan, dan keberkahan dalam setiap langkah ke depan, serta menjadikan ilmu yang engkau miliki sebagai sumber manfaat yang terus mengalir tanpa henti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *