Catatan Dari Hati

PUISI TAHUN BARU

Tidurlah yang pulas anakku

Saat kuganti kalender penanda waktu

pada pagi pertama ditahun baru

ditingkah gerimis yang tak jua usai

dan kerlip kembang api dilangit malam

serta gemuruh petir menggetarkan sukma

Seperti degup jantungku yang mencoba memadamkan gusar

menghadapi hari-hari yang bakal tersingkap satu-satu dari kalender baru

Mimpilah yang indah anakku

Tentang hari-hari berwarna sepanjang tahun

Tentang pelangi yang selalu bertengger anggun di Cakrawala

Tentang bidadari yang menari riang diatas awan

karena ayah, juga ibumu, akan menjagamu, mengawalmu,

membelaimu dan memelihara mimpimu menjadi nyata

Seperti kemarin, kini dan juga nanti

lalu menyimpan rapi setiap iris kenangan yang menyertainya

dipalung hati paling dalam

dan bukan pada lembar-lembar kalender tua yang teronggok sepi disudut ruang

Selamat Tahun Baru, Anakku..

Cikarang,010108 Pukul 01.30

3 comments

  • tidurnya pake bantal yo…. 🙂

  • gerimis dan kembang api
    perpaduan romantis yang tak biasa
    namun menjadi pasangan riuh di sanjak de-bat!

    de-bat,
    degup jantung yang gusar
    dan sukma yang resah
    adalah kontemplasi sebuah harapan
    yang insya Allah terberkahi di malam itu
    Tuhan mendengar,
    dan gusar dan resah jua adalah doa
    untuk tahun yang lebih baik
    Amin!

    semalam saya menghabiskan malam suntuk
    berdua dengan mahdi
    menikmati langit yang berhias bebungan api dan gelegar terompet

  • Di pikir-pikir …. usia penuh dengan sihir
    Hingga langkah semakin sumir
    Ketika muara tak akan mungkir
    tak ada alasan mendayung ke hilir
    Jadi … Mari penuhi dengan Dzikir

    Selamat Tahun Baru

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *