(Narsis) Senandung Dibawah Flamboyan
Hujan baru saja berhenti ketika Sari tiba di halaman sekolah lamanya. Rumput masih basah, tanah mengeluarkan aroma yang akrab: aroma masa kecil yang sudah lama tidak ia sentuh. Ia datang […]
» Read moreMeretas Harapan, Merawat Kewarasan
Hujan baru saja berhenti ketika Sari tiba di halaman sekolah lamanya. Rumput masih basah, tanah mengeluarkan aroma yang akrab: aroma masa kecil yang sudah lama tidak ia sentuh. Ia datang […]
» Read more“Pembangunan yang sejati bukan hanya tentang beton dan baja, tetapi tentang membangun masa depan yang layak bagi generasi mendatang,” demikian pernah dikatakan oleh arsitek terkenal Norman Foster. Kalimat sederhana ini […]
» Read more“The smallest act of kindness is worth more than the grandest intention.” — Oscar Wilde Di tengah genangan air berlumpur yang menenggelamkan rumah-rumah di Aceh Tamiang, saat longsor menimbun harapan […]
» Read moreAda keheningan yang lebih mengerikan daripada teriakan perang. Ada kesunyian yang lebih keras daripada ledakan bom. Dalam Sisu: Road to Revenge, sutradara Finlandia Jalmari Helander membuktikan bahwa kekuatan sejati manusia tak […]
» Read more“The smallest act of kindness is worth more than the grandest intention.” — Oscar Wilde Di tengah genangan air berlumpur yang menenggelamkan rumah-rumah di Aceh Tamiang, saat longsor menimbun harapan […]
» Read more“Tidak ada satu pun kekuatan yang mampu membuat kerusakan seperti ini kecuali tangan Tuhan. Hanya dengan tangan Tuhan pula tempat ini akan bisa diperbaiki. Oleh karena itu, jangan pernah kotori […]
» Read moretasiun kereta itu hampir kosong ketika Dimas duduk di bangku kayu yang cat birunya sudah mengelupas. Pukul sebelas malam, hanya lampu kuning redup yang menemaninya. Gitar tua dalam tas punggungnya […]
» Read moreDi era di mana satu ketukan jari bisa menghubungkan kita dengan siapa saja di belahan dunia mana pun, ironi terbesar justru muncul dalam bentuk yang paling sunyi: keheningan. Bukan keheningan […]
» Read moreMalam turun dengan perlahan, seperti seseorang yang tak ingin membangunkan kenangan lama. Di tepi sawah yang mulai menguning, Saka berdiri memandangi langit. Rembulan menggantung sendu di atas pohon randu tua : […]
» Read morei suatu pagi yang sunyi di tengah hutan Kalimantan Timur, seorang pekerja konstruksi menghentikan alat beratnya. Bukan karena mesin rusak, tetapi karena matanya menangkap sosok orangutan yang tengah berpelukan dengan […]
» Read morei tengah hiruk-pikuk Rapat Pimpinan Nasional Kamar Dagang dan Industri Indonesia 2025 di Hotel Park Hyatt, Jakarta Pusat, pada awal Desember 2025 yang lalu, terdengar suara yang lantang namun penuh […]
» Read moreda sesuatu yang mengharukan sekaligus lucu ketika kita melihat dua orang sahabat yang sudah tidak muda lagi mencoba mewujudkan mimpi masa kecil mereka. Inilah yang ditawarkan oleh Anaconda (2025), sebuah film […]
» Read more“Planet ini tidak bisa menanggung penundaan, alasan, atau lebih banyak lagi praktik mencuci hijau,” demikian tegas Catherine McKenna, mantan ketua Kelompok Ahli Tingkat Tinggi PBB untuk Komitmen Emisi Nol Bersih […]
» Read more“Ketika krisis datang, tindakan kita berbicara lebih keras dari pencitraan, karena luka manusia tidak menerima sandiwara.” — Ban Ki-moon Matahari belum sepenuhnya tenggelam ketika air bah menerjang rumah-rumah di kawasan […]
» Read more“Tidak ada yang akan diingat karena apa yang mereka ambil, tetapi apa yang mereka berikan,” kata mantan Presiden Afrika Selatan, Nelson Mandela, ketika menyaksikan jutaan nyawa terancam oleh pandemi AIDS. […]
» Read moreAir hujan tidak seharusnya membunuh. Namun pada akhir November 2025, hujan yang mengguyur Pulau Sumatera berubah menjadi pembawa malapetaka. Dalam hitungan hari, banjir bandang dan longsor menyapu bersih kehidupan di […]
» Read more