SETELAH 10 TAHUN BERLALU …

Posted 21 Jul 2011 — by
Category Kisahku

Tampaknya, inilah jawaban atas doa-doa itu.

Doa kedua anak saya, Rizky dan Alya, seusai sholat yang senantiasa mendoakan sang ayahanda tercinta selamat dalam perjalanan kembali ke rumah dan segera mendapatkan pekerjaan dekat dari rumah. Alhamdulillah, akhir bulan lalu, saya memperoleh kepastian untuk mendapatkan pekerjaan baru, di sebuah perusahaan di Kawasan Industri Jababeka I yang tak jauh dari rumah saya.

Saat menyampaikan berita gembira itu, saya masih ingat betul. raut wajah istri tercinta dan kedua anak kami begitu bahagia. Mereka langsung memeluk saya erat-erat, meluapkan kegembiraan. “Horee!..Papa bisa pulang lebih cepat ke rumah!” demikian seru si bungsu Alya. Keharuan pun merebak di dada. Saya membayangkan bisa mengantar putra-putri saya itu ke sekolah sebelum ke kantor–sesuatu yang tak mungkin saya lakukan saat bekerja di Jakarta. Sebagai pekerja komuter, saya mesti bangun pagi-pagi berangkat ke kantor dan pulang tatkala kedua anak tersayang sudah terlelap pulas.

Saya teringat, 10 tahun silam, saya mengambil keputusan penting untuk bekerja di Jakarta dan pindah dari PT.Nofmas Chemical Industries, Kawasan Industri MM 2100 Cibitung. 1 Agustus 2001, saya mulai bekerja di Andergauge Drilling System Asia Pacific–sebuah kontraktor pengeboran migas– yang ketika itu berlokasi di gedung Aldevco Octagon Jl.Warung Buncit Raya, sebagai Regional Logistics Coordinator. Saya begitu menikmati pekerjaan tersebut dalam lingkungan kerja yang nyaman dengan karyawan hanya 6 orang, dipimpin oleh Regional General Manager Peter Fraser dan Operational Manager Murray Lumsden.

Dua tahun pertama bekerja di Andergauge, saya–yang ketika itu belum memiliki anak setelah menikah tahun 1999–memboyong istri saya untuk mengontrak rumah di Kompleks POMAD Kalibata, tak jauh dari kantor. Alhamdulillah, setelah lahirnya putra pertama kami, Rizky (2002), rezeki mengalir begitu deras hingga kemudian kami berhasil membeli rumah di Kota Jababeka Perumahan Cikarang Baru, pada tahun 2003. Kelahiran anak kedua kami, Alya (2004) menandai hijrahnya kami ke rumah sendiri di Cikarang.

Setelah Andergauge diakuisisi oleh National Oilwell Varco (NOV) – Downhole Tools Division, pada tahun 2008, saya mendapatkan lebih banyak kawan bekerja. Dengan cakupan organisasi yang lebih luas, saya bergabung menjadi bagian tak terpisahkan dari salah satu pemasok alat-alat Drilling Oil & Gas terbesar di dunia tersebut. Saya menggunakan pengalaman yang pernah saya dapatkan selama 7 tahun sebelumnya di Andergauge di tempat baru : NOV. Termasuk ketika tahun silam, kami relokasi ke area yang lebih besar dan luas di Gedung Garden Center Lt.1 & 2 Kawasan Komersial Cilandak Jakarta Selatan.

Waktu berlalu begitu cepat, hingga saya kemudian menyadari dengan segala kemacetan dan resiko kecelakaan di jalan, jarak tempuh antara Cikarang dan Cilandak yang begitu jauh serta mesti saya lakoni tiap hari kerja itu menjadi pertimbangan utama saya untuk mencari pekerjaan yang letaknya tak jauh dari rumah. Hampir 2 jam waktu berangkat dan pulang bekerja, setiap hari, terbuang di jalan. Walau memang inilah resiko sebagai pekerja komuter, saya memendam keinginan kuat, akan ada kesempatan terbuka buat saya–di suatu waktu–untuk bisa bekerja di Jababeka-Cikarang. Saya terus berdoa dan berusaha, termasuk mengirim lamaran kerja, hingga akhirnya apa yang saya impikan berhasil saya dapatkan.

Alhamdulillah, mulai awal Agustus 2011, atau tepat 10 tahun setelah saya berkiprah di Jakarta, saya akan bekerja di Cikarang. Kurang lebih 15 menit ditempuh dengan sepeda motor menuju kantor dari rumah saya di Cikarang. Saya sudah mengajukan permohonan pengunduran diri dan besok, Jum’at (22/7) adalah hari terakhir saya di NOV-Downhole.

 

Sedih rasanya meninggalkan semua kenangan indah yang telah berlalu dengan kawan-kawan yang begitu baik di NOV. Seperti baru kemarin rasanya ikut merayakan hari Batik bersama-sama (tahun 2009), mewakili NOV dalam pertandingan tenis meja dan bola volley dalam rangka HUT RI 17 Agustus 2010, menguji keterampilan dalam arung jeram arus liar di Citarik, atau menikmati pisang dan tahu goreng serta Juice saat coffee break sore di smoking area, makan siang bareng di ruang makan NOV yang besar dan luas, menikmati sarapan pagi berupa siomay lezat yang dibuat oleh anak pak Usmadi, supir NOV, dan begitu banyak hal-hal indah lainnya. Semua kenangan itu menyatu dalam hati yang terdalam.

Selamat tinggal National Oilwell Varco, semoga selalu jaya hingga kapanpun…

  

10 Comments

  1. sukses utk pekerjaan barunya Daeng :)

    Reply
    • amriltg

      Thanks ya Mas Brad. Alhamdulillah, impian sederhana saya itu terwujud sudah

      Reply
  2. Wah perjuangan yang panjang, Mas..
    Saya juga ikut senang Mas Amril tinggal 15 menit saja sampai kantor, saya juga sering ke Cikarang dan memerlukan waktu 1-2 jam sampai di Jakarta..
    Semoga seluruh keluarga Mas Amril turut berbahagia,,

    Reply
    • amriltg

      Thanks ya Gie, saya sangat bersyukur atas berkah tak terhingga ini..Kebersamaan lebih lama bersama keluarga tercinta di rumah..

      Reply
  3. Waaahhh… Selamat Daeng… Semoga tetap sukses di tempat kerjanya yang baru… Selamat menikmati waktu yang lebih banyak dengan keluarga. Saya juga punya cita-cita bekerja di dekat rumah, seputaran Serpong. Soalnya memindahkan rumah ke sekitar tempat kerja di Kuningan nampaknya butuh waktu luuuuaaamaaa…. :)

    Reply
    • amriltg

      Thanks ya Daeng Kirman, sukses selalu juga buat karir dan pekerjaan ta’ ..

      Reply
  4. Sukse selalu untuk pekerjaan dan keluarga.

    Reply
  5. wah..
    Pasti keluarganya mas Amril seneng banget nih..apalagi putera – putrinya..

    Sukses selalu mas Amril..

    :D

    Reply
  6. Srie

    Selamat atas pekerjaan barunya ya, semoga lebih sukses. Salam buat keluarga.

    Reply
  7. SUKSES selalu ya mas ^_^
    kapan nich mau ke surabaya lagi ? ?xixixixi
    salam BLOGGER NUSANTARA!!

    Reply

1 Trackbacks/Pingbacks

  1. SURAT PANJANG UNTUK ANAKKU / Catatan Dari Hati 04 11 12

Add Your Comment