Tadi malam saat membuka web Kompasiana, mendadak pandangan saya mampir di sebuah posting menyolok yang tersaji di sisi kanan. Sebuah gambar kecil, Wakil Presiden Republik Indonesia, Pak H.M.Jusuf Kalla tampak terlihat dengan gayanya yang khas, menunjuk ke arah depan. Ekspresif sekali. Dan semakin terkejutlah saya, bahwa ternyata Wakil Presiden kita yang sebentar lagi mengakhiri masa jabatannya itu tahun ini dan bersiap maju menjadi Calon Presiden RI pada Pemilu 2009 itu, ngeblog!.
Ya..beliau ngeblog dan menjadi salah satu jajaran blogger tamu di Kompasiana. Silakan anda baca posting pertamanya disini.
Kegembiraan saya lantas menyeruak. Luar biasa. Bagi saya, terlepas ada pretensi politik dibaliknya menjelang Pemilu 2009, saya memaknai kehadiran Pak Jusuf Kalla (selanjutnya saya sebut Pak JK) meramaikan dunia blogger Indonesia adalah sebuah langkah maju dan spektakuler. Beliau telah menggunakan “new media” ini sebagai sarana mengekspresikan diri dan menyalurkan aspirasi, secara langsung, lepas dari tembok-tembok birokrasi yang menghadang. Beliau telah “Gaul” didunia maya dengan tampil, secara pribadi, berinteraksi dengan audiens pembaca blognya.
Publik pembaca di Indonesia tentu akan menunggu posting-posting bernas dari Pak JK yang dipaparkannya langsung secara personal terkait dengan hal yang menarik perhatiannya. Untuk kepentingan pencitraan, kerapkali kita melihat para pejabat publik mengungkapkan pendapat dihadapan media secara “terukur”. Bahkan boleh disebut “Jaim”. Tokoh publik tentu tiidak sembarangan menyampaikan sesuatu kepada wartawan dalam sebuah percakapan pribadi. Tak ayal istilah “off the record” acapkali muncul sebagai sebentuk “benteng” bagi sang wartawan untuk membedakan ia sebagai peliput dan teman ngobrol.
Kini, publik pembaca akan menunggu kiprah Pak JK untuk memanfaatkan blognya dengan menampilkan “berita dibalik berita” dalam dirinya. Pak JK seperti telah membuka sebuah “teras komunikasi” bagi kita semua, sebagai rakyat biasa, untuk bercakap-cakap secara langsung dengannya melalui media blognya. Tantangan terbesarnya tentu saja adalah ia mesti meyakinkan publik pembaca bahwa Pak JK sendiri yang menulis di blognya. Bukan orang lain atau penulis naskah pidatonya.
Terlebih sosok Pak JK dikenal sebagai salah satu sumber berita di negeri ini yang sering melontarkan hal-hal spontan yang mengagetkan dan juga menyenangkan. Pada tulisan Eep Saefullah Fatah di Majalah Tempo edisi 2-6 Maret 2009 berjudul “Kallamatika”, Pak JK digambarkan sebagai sosok yang dirindukan, sekaligus dicemaskan. Ditulisan tersebut Eep menulis, saat Presiden SBY dengan sigap meminta maaf pada Malaysia karena kiriman asap kebakaran hutan di Indonesia, Pak JK justru berkelit. Saat kunjungannya ke Malaysia yang merayakan ulang tahun emas kemerdekaannya,Pak JK didesak untuk menyatakan permohonan maaf serupa. Alih-alih, ia balas menyerang. Orang Malaysia, katanya, hanya terserang asap sekitar satu bulan, sementara dalam sebelas bulan sisanya Malaysia dikirimi udara segar dan sehat dari hutan-hutan Indonesia. Ia malah menggugat kenapa Malaysia justru tidak berterimakasih untuk kiriman udara segar dan sehat itu, dan hanya sibuk menuntut Indonesia untuk kiriman asap kebakaran hutan yang cuma sebulan?.
Saya yakin bila Pak JK serius dan tekun mengelola blognya akan sangat berpotensi menjadi “hits maker” bahkan menjadi seleblog didunia maya berkat sosoknya–seperti digambarkan Eep–sebagai seseorang yang memadukan keluguan, keterusterangan, percaya diri dan juga kemampuan diplomasi yang berkarakter. Kita semua, publik pembaca, akan menunggu bagaimana Pak JK mengisi blognya dengan intens dan gaul, mengundang kita “bercakap-cakap” di beranda rumah mayanya tanpa batasan birokrasi apapun.
Selamat Jadi Blogger, Pak Jusuf Kalla!
Related Posts
Judul Buku : Cintaku Lewat Kripik Balado
Penulis : Linda Djalil
Prolog : Putu Wijaya
Epilog : Jodhi Yudono
Penerbit : Penerbit Buku Kompas , Juni 2011
Halaman : xii + 244 Halaman
Ukuran : 14 ...
Posting Terkait
Bagi para karyawan di Indonesia, ada momen yang paling ditunggu menjelang Hari Raya Idul Fitri, yakni diberikannya Tunjangan Hari Raya (THR). Seperti kita ketahui, tunjangan ini memang merupakan hak setiap ...
Posting Terkait
Selain gerakan dari Bulan Sabit Merah seperti tercantum diatas, andapun dapat berpartisipasidengan menyumbangkan donasi ke Mer-C.
Bila tak sempat ke ATM bisa mengirimkan SMS peduli Palestina
ketik MERC[spasi]PEDULI
kirim ke 7505
tarif Rp 6600/sms
Laporan ...
Posting Terkait
Keterangan foto: Menggigit Buntut, karya Andy Surya Laksana, Dji Sam Soe Potret Mahakarya Indonesia
elaki itu menatap nanar dua sapi yang berada di hadapannya.
Matahari siang menjelang petang terik membakar arena pertandingan. ...
Posting Terkait
Kita telah melewati tahun demi tahun pernikahan dalam suka dan duka, istriku
Perjalanan yang tak mudah, karena hidup kerap tak sesederhana yang kita fikirkan
Merayakan Ulang Tahun ke 20 kita hari ini ...
Posting Terkait
"Manusia tidak dilahirkan untuk dikalahkan. Manusia bisa dihancurkan, tetapi tidak bisa dikalahkan." — Ernest Hemingway
Di era digital yang menghubungkan kita semua dalam satu sentuhan layar, ada ironi tragis yang terjadi. ...
Posting Terkait
Stand Tall, Stay Proud, In Unity We Prevail !
Demikian sebuah kalimat yang menggetarkan nurani dari seorang anggota Grup Indonesia Unite di Facebook. Ini adalah sebuah grup online yang menyikapi peristiwa ...
Posting Terkait
aya masih selalu terkenang-kenang perjalanan wisata budaya "Mahakarya Indonesia" ke Madura 3 tahun silam. Salah satunya adalah ketika mengunjungi pengrajin batik gentongan Zulfah Batik di Tanjung Bumi, Bangkalan. Waktu itu, ...
Posting Terkait
Langkah Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI untuk menggandeng Komunitas Blogger dalam melakukan sosialisasi Piagam ASEAN patut diapresiasi. Sabtu kemarin (7/8), bertempat di ruang Krakatau Hotel Horizon Bekasi, kerjasama konstruktif antara ...
Posting Terkait
"Tidak ada yang akan diingat karena apa yang mereka ambil, tetapi apa yang mereka berikan," kata mantan Presiden Afrika Selatan, Nelson Mandela, ketika menyaksikan jutaan nyawa terancam oleh pandemi AIDS.
Kata-kata ...
Posting Terkait
"Jika Anda tidak membayar untuk suatu produk, maka Anda adalah produknya." Demikian sebuah ungkapan yang menyentak kesadaran kita tentang ekonomi perhatian di era digital.
Kalimat ini, sering diatribusikan pada para pemikir ...
Posting Terkait
Sebuah ajang pertemuan blogger akan digelar di Bekasi, tanggal 6-7 Maret 2010.
Acara yang diselenggarakan oleh Komunitas Blogger Bekasi atau Be-Blog dinamakan "Amprokan Blogger" (dalam bahasa Bekasi berarti "pertemuan") dilaksanakan sebagai ...
Posting Terkait
"Demokrasi bukanlah sekadar sistem pemerintahan, melainkan cara hidup yang menghargai martabat setiap individu" - Franklin D. Roosevelt
i tengah hiruk pikuk demonstrasi yang mengguncang Jakarta pada akhir Agustus 2025, muncul sebuah ...
Posting Terkait
Pada tanggal 31 Maret 2007, satu kota , bekerja sama dengan World wildlife fund mengambil tindakan untuk mengatasi global warming.
Earth hour 2007 telah mempersatukan orang-orang yang peduli akan masa depan ...
Posting Terkait
"Krisis kepercayaan dalam sistem keuangan adalah mimpi buruk yang dapat menghancurkan fondasi ekonomi suatu bangsa dalam sekejap mata." - Paul Krugman, Pemenang Nobel Ekonomi
embusan angin kecemasan mulai terasa di kalangan ...
Posting Terkait
Masih ingat posting saya disini ?
Ya, itu kisah tentang Puri seorang blogger Kompasiana yang "konon" telah wafat akhir bulan lalu karena kanker payudara yang dideritanya. Kematiannya yang mendadak begitu mengharu biru semua orang, termasuk ...
Posting Terkait
NARASI KERESAHAN YANG LUGAS DAN PUITIS ALA LINDA
TIPS MEMBELI RUMAH DIJUAL DENGAN THR
MARI BANTU SAUDARA KITA DI PALESTINA!
BERPACULAH ! MENGGAPAI KEMENANGAN !
20 TAHUN & MENUA BAHAGIA BERSAMAMU
Ketika Cinta Berubah Menjadi Jerat: Membongkar Fenomena Pig
MANCHESTER UNITED BOLEH TAK DATANG, TAPI INDONESIA UNITE
#BATIKINDONESIA : MELESTARIKAN KEARIFAN LOKAL DENGAN KAMPANYE KOLABORATIF
BLOGGER, DUTA INFORMASI DAN SOSIALISASI PENGEMBANGAN KOMUNITAS ASEAN
Dari Layar ke Kehidupan: Mengubah Ancaman Digital Menjadi
Memanen Perhatian, Mengeringkan Jiwa: Sebuah Kritik Humanis terhadap
AMPROKAN BLOGGER 2010, AJANG TEMU BLOGGER DI BEKASI
Era Baru Partisipasi Politik: Fenomena Generasi Digital Indonesia
SATU JAM SAJA, MATIKAN LAMPUMU! (JAKARTA EARTH HOUR,
Dari Perlindungan ke Kepanikan: Jejak Keresahan Masyarakat atas
KETIKA PURI HANYALAH ILUSI
bung amril sebagai sesama putra sulsel harus jadi kompor yang positif bagi JK. ini saatnya jarak antara penguasa dan rakyat memudar. dan yang bisa memudarkan jarak adalah new media seperti blog.
sambutan atas masuknya pak JK ke Kompasiana memang tak segegap gempita Prabowo. karena hanya dalam hitungan jam, seribu pembaca dengan mudah didapat. penyebabnya, JK masih menggunakan bahasa as seen on tv, persis seperti menyapa kadernya di tv. kurang cair. coba bandingkan dengan Prabowo. apalagi Prabowo kemudian membalas sapa secara pribadi. dari kesantunan dunia maya, ini melegakan. tp bukan berarti pak JK tak bisa. jika ada waktu pasti bisa.
–Thanks Pak Syaifuddin, moga-moga sebagai sesama putra sulsel, saya bisa ikut membantu memotivasi komitmen Pak JK untuk ngeblog, ini iklim yang bagus yang layak untuk dikembangkan kedepan tidak hanya sekedar menyambut Pemilu 2009 saja. Saya akui, sambutan atas Pak JK ngeblog di Kompasiana tak segempita Pak Prabowo. Tapi moga2, kedepan, disela-sela kesibukannya, Pak JK bisa ikut menulis panjang dan menyapa para komentator tulisan di blog
Ini baru kawan pak Amril
He..he..he.. makin banyak para capres yang ngeblog akan makin meriah dunia blogger di tahun 2009 ini.
Salam
–Thanks Pak Eshape. Moga-moga setelah Pak Prabowo, Pak JK, banyak capres lainnya yang ikut meramaikan dunia blog di Indonesia.
Cuma sekedar nambahin pa Amril, mungkin anda bisa memberi tips and trick sebagai blogger yang baik kepada pa JK, sebagai wakil Blogger Cikarang. Saya sebagai orang baru di dunia Blogger juga ingin belajar dari pa Amril.
Ditunggu di Kancil 9
Salam cikarang
–Terimakasih pak. Wah..mungkin masih ada blogger yang kompetensinya lebih bagus dari saya pak untuk memberi tips dan trik ke Pak JK. Saya masih blogger jelata..hehehe. Salam kenal Pak. Mudah2-an kapan2 bisa ketemu, bersilaturrahmi dan saling belajar dengan Bapak.
http://www.bloggaul.com/faizone/readblog/97963/kampanye-damai-pemilu-indonesia-2009
tolong dikomentarin yah…..
selamat buat pak JK, semoga selain menggalakkan pemakaian sepatu dalam negeri, dengan adanya blog juga bisa menjadi contoh sebagai pemakai bahasa Indonesia yang baik 🙂