PUISI : TERMANGU DI PUNDAK ORCHARD
Kaca-kaca bening di Wisma Atria
seperti memantulkan wajahmu
perlahan luruh bersama cahaya senja
yang turun dengan enggan
Pada kaki Mall Isetan dan Lucky Plaza
sementara hiruk pikuk pejalan kaki yang berseliweran
pada pundak Orchard dari dua arah berlawanan
bergegas lincah ditingkah wangi aroma kopi Starbuck
juga tawa lepas gadis muda berdandan seronok
yang geli menyaksikan lelaki pujaannya menari “moonwalk”
Dan aku termangu, disini,
dalam sepi, pada riuh
dalam senyap, pada gempita
lalu menghadirkanmu diam-diam di lanskap hati
dan berharap engkau ada bersamaku
menikmati tetes embun pertama esok pagi
yang jatuh dengan anggun di pundak Orchard
Singapore,280609, 11.00 PM
aih..aiiihhh, indah sekali puisi ini !
Terimakasih mbak Linda atas apresiasinya