Catatan Dari Hati

MASA DEPAN MOBILITAS DI PERKOTAAN

ilustrasijakartaSebuah study oleh Arthur D Little dan UITP, mengenai masa depan mobilitas di perkotaan yang dilakukan pada 2010 dan 2011, membahas mengenai keadaan ini. Mobilitas perkotaan adalah salah satu tantangan yang perlu dipecahkan.

Saat ini, populasi penduduk dunia hidup di perkotaan. 53% dari populasi penduduk dunia hidup di daerah perkotaan dan akan meningkat hingga 67% pada tahun 2050. Saat ini, 64% dari semua perjalanan terjadi di wilayah perkotaan dan akan meningkat hingga 3 kali lipat pada tahun 2050.

Selain peningkatan mobilitas di wilayah perkotaan, kebutuhan mobilitasnya juga turut meningkat. Perubahan kebiasaan, permintaan akan pelayanan transportasi public yang lebih baik, kecepatan dan ketepatan waktu, akan membutuhkan peningkatan infrastuktur secara signifikan.

Hal-hal yang dinilai dalam studi ini Antara lain; harga transportasi public, penggunaan transportasi massal terhadapat total perjalanan, kepadatan jalan, jalur bagi sepeda, polusi yang ditimbulkan oleh kendaraan, waktu rata-rata yang ditermpuh untuk pergi ke tempat kerja, rasio Antara jumlah kendaraan dengan populasi penduduk dan banyak lagi yang lain.

Kota-kota besar di Eropa mendapat rating paling tinggi Antara lain; Stockholm, Amsterdam, Copenhagen, Vienna, Zurich, Paris London, Munich berada di Antara 10 kota terbaik berdasarkan studi ini. Kota asal benua Asia yang juga mendapat tempat di 10 besar adalah Hong Kong dan Singapore.

Jakarta berada di grup terakhir, yaitu “dibawah rata-rata” dengan score 37.4, berada di atas kota-kota seperti Kuala Lumpur, Bangkok, Johannesburg, bahkan Miami dan Houston. Tingginya kepadatan lalu lintas di Jakarta menjadi salah satu poin minus yang patut disoroti. Berdasarkan studi dari Indonesia Effort for Environtment, jumlah mobil dan motor pada 2013 mencapai 1.600-2.400 hari. Ditambah lagi dengan pertumbuhan jalan yang tidak sesuai dengan peningkatan jumlah kendaraan. Total jalanan di Jakarta adalah 7.650 km dengan pertumbuhan hanya 0.01 persen tiap tahun sementara pertumbuhan kendaraan ada 9.8 persen pada tahun 2012.

Perputaran kendaraan bermotor cukup tinggi, berdasarkan data dari Kementrian Perindustrian RI penjualan mobil naik 17% pada 2012. Ditambah dengan naiknya harga BBM, memacu orang untuk memilih mobil bekas daripada mobil baru. Bisnis penyewaan mobil seperti Assarent, portal penjualan mobil Carmudi, dan bursa mobil bekas di WTC Mangga Dua kebanjiran peminat.

Kota yang ideal menurut studi ini jika transportasi murah seperti di Hong Kong, dengan kondisi udara seperti di Stockholm, memiliki jalur sepeda seperti di Amsterdam, aman seperti di Copenhagen, transportasi massal sebanyak London dan waktu tempuh perjalanan sesingkat di Nantes.

Sumber foto

4 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *