Catatan Dari Hati

CATATAN DARI PERJALANAN KE BATAM

Selasa (13/12) pagi pukul 06.15 pesawat Garuda GA 150 menyentuh mulus landasan Bandar Udara Hang Nadim, Batam. Hari itu, saya bersama staf dari bagian logistik, Andi Susanto, melaksanakan tugas rutin tahunan yaitu melakukan inventory asset di salah satu fasilitas kami di Batam. Cuaca cerah sedikit berawan menyongsong kedatangan kami berdua di kota otorita itu. Ini adalah kunjungan saya yang kedua ke Batam, setelah sebelumnya, tahun 1993 saya yang ketika itu masih mahasiswa Teknik Mesin Universitas Hasanuddin Makassar melakukan studi interaksi Jawa-Sumatera-Batam bersama kawan-kawan seangkatan didampingi 2 orang dosen pembimbing mengunjungi PT McDermott Indonesia.

Saya masih ingat, ketika itu kami menumpang kapal kayu kecil dari Dumai setelah melaksanakan kunjungan di PT Caltex Indonesia menuju pelabuhan Sekupang Batam. Kehadiran saya di Bandara Hang Nadim sendiri adalah kedatangan saya pertama disana. Setelah celingak-celinguk sejenak di lobi kedatangan saya melihat sosok salah satu engineer kami di Batam, Pak Raldi Isfa. “Selamat datang di Batam pak,” sapa Pak Raldi hangat seraya memperkenalkan supir kantor kami, Pak Galumbang Panjaitan alias pak GP. Barang yang kami bawa segera dimasukkan kedalam mobil Toyota Kijang Innova

Mobil kamipun segera meluncur ke Hotel Harmoni. Lalu lintas tidak begitu padat waktu itu. “Disini jarang, bahkan nyaris tidak pernah macet pak. Tidak seperti di Jakarta, macet melulu,” kata Pak GP seraya tersenyum. Setiap pagi pak GP memang menjemput Pak Raldi dan Ibu Hotma (Project Coordinator Batam) dirumah masing-masing kemudian menuju ke kantor, PT Cameron System. Pagi itu, Ibu Hotma memutuskan berangkat sendiri dari rumah sementara Pak Raldi menjemput kami di bandara. Kebetulan, saya dan Andi juga membawa “oleh-oleh” dari kantor berupa offshore bag besar untuk seluruh karyawan PT Geographe Energy Indonesia atas pencapaian 1000 hari tanpa LTI (Lost Time Injury) sejak kecelakaan kerja terakhir 3 tahun silam, dan staff di Batam ikut mendapat bagian yang sama.

Setelah check in di Hotel Harmoni Batam, kami segera meluncur ke kantor. Di atas mobil saya masih terkantuk-kantuk karena bangun serta mandi pagi-pagi dari Cikarang (sekitar pukul 03.00) kemudian berangkat ke Bandara. Ternyata perjalanan dari hotel ke kantor di kawasan Batu Ampar Batam tidak terlalu jauh. Hanya menempuh waktu 15 menit sudah sampai ke lokasi. Kantor PT Cameron Systems menempati area yang cukup luas dan merupakan salah satu fasilitas fabrikasi dan distribusi divisi Surface System grup perusahaan Oil & Gas terkemuka, Cameron. Sejak tahun 2009, PT Geographe Energy Indonesia telah diakuisisi dan menjadi bagian dari perusahaan raksasa tersebut.

Hari pertama di Batam kami langsung isi dengan kegiatan merapikan aset yang akan dihitung. Kebetulan terdapat 2 container milik PT Geographe yang ada disana (satu berkapasitas 20 ft dan satunya lagi 40 ft yang dijadikan “kantor” proyek di daerah customer) serta area didalam workshop PT Cameron System. Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan keesokan harinya saat mbak Nevi Susanti dari bagian Accounting datang menyusul kami. Siang itu kami makan siang di Rumah Makan Padang Bukit Manis. Hidangannya sangat lezat dan mengenyangkan. Yang cukup menggelikan, Andi sempat terkaget-kaget ketika memesan teh dan pelayan langsung menjawab “Teh Obeng” ya?. Andi jadi kebingungan dan setelah dijelaskan bahwa Teh Obeng adalah istilah setempat untuk Teh Manis. Sepulang makan siang kami kembali ke kantor.

Tanpa terasa, senja merambat pelan dan malam melingkupi Batam. Dari kamar 901 Hotel Harmoni saya menyaksikan lamat-lamat saya mendengar suara adzan berkumandang dari Masjid Baitussyakur yang terletak tepat didepan hotel tempat saya tinggal. Bergegas saya turun dan ikut bersama jamaah melaksanakan sholat Maghrib disana.  Saat berjalan kembali ke hotel, dengan mencoba jalan memutar, saya baru sadar bahwa ternyata dibelakang hotel terdapat sejumlah pub dan club malam. Sungguh paduan yang “kontras”, saya membatin .

Karena terlalu letih (bangun dinihari menuju Bandara), selepas makan malam, sayapun langsung tertidur pulas. Setelah sarapan, Pak Raldi, Bu Hotma dan Pak GP sudah menunggu kedatangan kami di lobi hotel. Rencananya setelah mengantar kami ke kantor, Pak GP akan menjemput mbak Nevi di Bandara Hang Nadim dan langsung ke hotel. Sesampai dikantor, kami kembali melanjutkan pekerjaan yang belum sempat diselesaikan kemarin termasuk membersihkan dan membuang sejumlah barang ex project yang sudah tidak bisa terpakai lagi.

Pukul 09.00 mbak Nevi tiba dan kami langsung melaksanakan kegiatan inventory aset. Tak terasa siang menjelang. Kami, crew Geographe Energy, bersama pak GP langsung meluncur ke Sop Ikan Yong Kiee yang konon kabarnya merupakan rumah makan terkemuka yang menyediakan hidangan khas ala Batam: Sop Ikan. Kami menikmati hidangan sop ikan dan seafood disana. Lezat sekali dan betul-betul mampu “menggoyang lidah”.

Sore harinya, kami tidak langsung pulang ke hotel tetapi mencari oleh-oleh khas Batam dulu di BCS (Batam City Square). Alhasil Kacang Campur, dkk akhirnya masuk ke dalam daftar belanjaan kami. Dari BCS kami makan malam di Pondok Batam Kuring  Hujan mengguyur kota Batam membuat keadaan terasa sejuk. Suasana rumah makan khas sunda itu begitu nyaman. Kami duduk disebuah “saung” berkapasitas 8 orang dibawah keteduhan pepohonan. Didepan Saung terdapat kentongan yang biasa dipakai untuk ronda malam. Rupanya itu tanda untuk memanggil pelayan.

“Saya trauma mukul-mukul kentongan,”kata Pak GP.

“Lho kenapa pak?” saya bertanya

“Pernah di sebuah Bar di Batam ketika sedang menemani minum bos bule saya, ada semacam kentongan diletakkan di dekat saya. Iseng-iseng saya pukul dengan bersemangat dan disambut tepuk tangan meriah pengunjung bar yang hadir disana. Saya kaget tapi terus memukulnya. Ternyata, saat pulang saya baru tahu dari bos saya bahwa kalau mukul kentongan itu berarti kita mentraktir orang seluruh bar yang hadir. Bos bule saya mesti membayar Rp 4 juta untuk keisengan saya itu. Makanya sampai sekarang saya trauma nih,” kata Pak GP sambil mengulum senyum disambut derai tawa kami semua.

Tak lama kemudian pesanan hidangan kami datang. Ada Gurame Asem Manis, Gulai Kepala Ikan, Tahu dan Tempe Goreng,  Gado-Gado, Sate ayam dan Perkedel Jagung.

Dengan lahap kami menyantap makanan tersebut. Yang menarik adalah nasinya dibungkus dengan daun pisang dengan aroma yang memikat hati. Saya sendiri memesan teh tarik panas untuk menghalau rasa dingin malam itu.

Pulang dari Pondok Batam Kuring, kami sempat berjalan-jalan sejenak menikmati suasana malam kota Batam sebelum kembali ke hotel.

Keesokan harinya, Kamis (15/12) kami berangkat ke kantor dulu sebelum ke Bandara. Pesawat kami pulang ke Jakarta pukul 11.45 WIB.  Pak GP menyempatkan diri untuk mendaftarkan “City Check-In” untuk kami bertiga di kantor Garuda Indonesia. Sebelum ke Bandara, kami sempat membeli kue Cake Pisang dan Buah Naga untuk oleh-oleh. Tak disangka, perjalanan ke Bandara ternyata macet. “Ini tidak biasanya lho, biasanya lancar-lancar saja,” kata Pak GP. Saya mulai panik. Saat itu sudah jam 11.20.  Ternyata macet panjang karena ada prosesi penanaman pohon di salah satu wilayah ke arah Bandara oleh sejumlah pejabat.

Pak GP memacu kendaraan dan sampai di gerbang bandara pukul 11.25. Kami pontang-panting membawa barang. Dan…ternyata loket sudah tutup. “Anda terlambat, jadi bagasi tidak termuat dan dikirim pada penerbangan berikutnya dari Batam jam 16.00 sore nanti,” kata petugas loket. Kami pasrah. Apa boleh buat. Kamipun berlari menuju hanggar pemberangkatan. Rupanya, tinggal kami bertiga yang ditunggu. Saya melihat raut wajah Andi terlihat pucat dan panik. Mbak Nevi terengah-engah karena berlari. Ketika kami sampai didalam pesawat nampak pandangan sinis penumpang pada kami, 3 penumpang malang penyebab keterlambatan. Syukurlah kami jadi berangkat pulang ke Jakarta, meski akhirnya, Andi terpaksa menunggu di bandara Bagasi kami yang terbawa di pesawat berikutnya.

Sungguh sebuah pengalaman yang mengesankan ke Batam..

Related Posts
SURAT CINTA TERBUKA UNTUK ISTRIKU (16 TAHUN USIA PERNIKAHAN) : MENGHAYATI CINTA DAN MENIKMATI KEBERSAMAAN
Istriku Sayang, Tepat tanggal 10 April 2015, kita telah memasuki tahun ke-enambelas pernikahan kita. Surat Cinta ini merupakan surat cinta terbuka ketujuh sejak pertama kali merilisnya tahun 2009 silam. Aku tak ...
Posting Terkait
BUKU “IBU PERTIWI MEMANGGILMU PULANG” : CINTA INDONESIA TAK SEBATAS UTOPIA BELAKA
Judul Buku : Ibu Pertiwi Memanggilmu Pulang Penulis : Pepih Nugraha Penerbit : PT Bentang Pustaka Cetakan : Pertama, Agustus 2013 Tebal : xii + 263 halaman ISBN : 978-602-7888-62-3 udul buku ini menyiratkan secara ...
Posting Terkait
Saya memandu Seminar Sosialisasi Pengembangan ASEAN di Makassar, 10 Desember 2010
Hari Kamis, 9 Desember 2010, pukul 14.30, saya tiba di terminal 2 F Bandara Soekarno Hatta. Pada hari ini, saya akan berangkat ke Makassar bersama rombongan Kementerian Luar Negeri RI ...
Posting Terkait
MY BLOGGING KALEIDOSKOP 2014
Seperti layaknya tahun-tahun sebelumnya, setiap awal tahun saya senantiasa membuat Kaleidoskop yang merangkum segala aktifitas terkait dunia blog yang saya ikuti sepanjang tahun 2014. Tidak terlalu banyak memang dibanding tahun-tahun ...
Posting Terkait
BUKU “SHOCKING JAPAN” : DAYA KEJUT JEPANG DAN SENSASI YANG MENGIKUTINYA
Judul Buku : Shocking Japan (Sisi Lain Jepang yang Mengejutkan) Penulis : Junanto Herdiawan Penerbit : B-First (PT Bentang Pustaka) Penyunting : Sophie Mou & Ikhdah Henny Halaman : x + 162 halaman ISBN : ...
Posting Terkait
KEBERSAMAAN YANG MENGHARUKAN DALAM BUKBER KOMUNITAS MILIS CIKARANG BARU
emuanya terjadi begitu spontan. Namun menghentak. Adalah Pak Darmawan Syaefullah, yang akrab dipanggil Pak Wawan, melontarkan ide untuk melakukan kopdar, sekalian buka puasa bersama dirangkaikan dengan santunan untuk anak-anak yatim lewat ...
Posting Terkait
MENERBITKAN BUKU “NARSIS” DI NULISBUKU.COM
Hari ini adalah sebuah hari yang berbahagia buat saya, karena tepat di Hari Kesepuluh Bulan Januari 2011, buku saya yang merupakan kumpulan cerita Narsis atau Narasi Romantis berjudul "Balada Lelaki ...
Posting Terkait
ICA YANG MALANG DAN HARAPAN YANG TENGGELAM DI KALIMALANG
Hampir setiap hari saya melewati jembatan itu. Sebuah jembatan kecil yang menghubungkan jalan Raya pinggir Kalimalang menuju akses keluar tersingkat ke Jl.Raya Cikarang-Cibarusah melalui kawasan pabrik Gemalapik.  Tak ada pagar pengaman ...
Posting Terkait
Alm.Papa Gode' (paling kanan) dan Mama Kuni' (paling kiri) mengapit saya dan istri dalam acara pernikahan saya, April 1999
Hari ini, tepat sepuluh tahun silam, Paman saya tercinta dan juga adalah adik kedua dari ayah saya, Ridwan Gobel berpulang ke Rahmatullah. Beliau meninggal dunia pukul 01.30 di Balikpapan karena ...
Posting Terkait
SEMARAK PERESMIAN “RUMAH” BARU HELLO KITTY DI DUFAN ANCOL
ntuk kesekian kalinya, saya bersama teman-teman blogger mendapatkan kehormatan diundang oleh Taman Impian Jaya Ancol untuk menghadiri pembukaan wahana terbaru "Hello Kitty Adventure" di Dunia Fantasi. Sebelumnya, bulan April silam ...
Posting Terkait
BLOGFAM DAN UPAYA MENGUMPULKAN KENANGAN YANG TERSERAK
Kopdar Blogfam di Plaza Semanggi, 2006 elalu saja ada rasa haru yang berdesir di sudut hati ketika nama Blogfam (Blogger Family) disebut. Ada banyak kenangan indah yang terjadi selama saya bergabung ...
Posting Terkait
OLEH-OLEH PERJALANAN DARI MAKASSAR (2)
Seusai Makan Siang, saya langsung "diculik" secara sukarela oleh kawan lama saya satu SMP dan SMA dulu, Muh.Irdan AB dan istri serta Rinsy Nilawati yang juga kebetulan hadir dalam Seminar ...
Posting Terkait
Pada hari kedua training di Singapura (Selasa,30/6), suasana terasa lebih cair dibanding kemarin yang relatif lebih kaku karena belum kenal satu sama lain. Natasha, satu-satunya wakil dari Rusia yang terkesan ...
Posting Terkait
INDAHNYA KECERIAAN BERBAGI BERSAMA TDA BEKASI
Aula di lantai 2 Islamic Center Bekasi sudah padat begitu padat dipenuhi lebih kurang 500 anak-anak Yatim dari sejumlah Yayasan dan Panti Asuhan di Bekasi ketika saya bersama istri dan ...
Posting Terkait
HARI BLOGGER NASIONAL DAN SOLIDARITAS SOSIAL MENYIKAPI BENCANA
Hari ini, 27 Oktober 2010, kita semua merayakan Hari Blogger Nasional. Sebuah momen bersejarah yang ditorehkan pada tahun 2007 saat Pesta Blogger pertama digelar di Blitz Megaplex Jakarta oleh Menkominfo (waktu ...
Posting Terkait
SUKSES, PENYELENGGARAAN BLOGSHOP KOMPASIANA BERSAMA BLOGGER BEKASI
Hari Sabtu, 14 November 2009 bersama Pak Eko Eshape (wakil ketua Komunitas Blogger Bekasi) dan Pak Ceppi Prihadi saya berangkat dari Cikarang menuju STMIK Bani Saleh Bekasi, lokasi pelaksanaan Roadshow ...
Posting Terkait
SURAT CINTA TERBUKA UNTUK ISTRIKU (16 TAHUN USIA
BUKU “IBU PERTIWI MEMANGGILMU PULANG” : CINTA INDONESIA
OLEH-OLEH PERJALANAN DARI MAKASSAR (1)
MY BLOGGING KALEIDOSKOP 2014
BUKU “SHOCKING JAPAN” : DAYA KEJUT JEPANG DAN
KEBERSAMAAN YANG MENGHARUKAN DALAM BUKBER KOMUNITAS MILIS CIKARANG
MENERBITKAN BUKU “NARSIS” DI NULISBUKU.COM
ICA YANG MALANG DAN HARAPAN YANG TENGGELAM DI
“UNFORGETABLE” PAPA GODE’
SEMARAK PERESMIAN “RUMAH” BARU HELLO KITTY DI DUFAN
BLOGFAM DAN UPAYA MENGUMPULKAN KENANGAN YANG TERSERAK
OLEH-OLEH PERJALANAN DARI MAKASSAR (2)
SURAT DARI ORCHARD (2)
INDAHNYA KECERIAAN BERBAGI BERSAMA TDA BEKASI
HARI BLOGGER NASIONAL DAN SOLIDARITAS SOSIAL MENYIKAPI BENCANA
SUKSES, PENYELENGGARAAN BLOGSHOP KOMPASIANA BERSAMA BLOGGER BEKASI

6 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *