MEMBASUH LUKA JIWA YANG TERNODA
DIMAS dan RAKA yang sedang memacu kencang motornya mendadak terkejut tatkala seorang lelaki muda tiba-tiba menyeberang dari arah depan. Mereka hampir saja menabraknya dan beruntung, dengan sigap RAKA menginjak pedal rem sehingga kecelakaan fatal dapat dihindari. DIMAS menggeram marah dan datang mendekati lelaki muda itu.
Kata-kata kasar datang meluncur dari mulut DIMAS yang kemudian segera ditenangkan oleh RAKA. Lelaki muda itu bernama HASAN, ia mengaku sedang melamun saat akan menyeberang jalan. Menurutnya ia adalah seorang mantan pecandu dan pengedar narkoba yang baru saja dibebaskan dari sel tahanan. Selama di tahanan, hanya sekali saja keluarganya datang menjenguk. Selepas dari tahanan ia bermaksud ingin pulang kerumah namun ia takut mengalami penolakan dari keluarganya. Ia bimbang.
Padahal selama menjalani masa penahanan serta penyembuhan di penjara, ia telah insyaf dan berjanji tak akan mengulangi kegiatan buruknya itu. Konon, saat ia ditahan, ayah dan ibunya yang merupakan keluarga terpandang daerah itu sangat terpukui dan malu. Saat mereka berkunjung terakhir di penjara, kedua orang tua HASAN bahkan meminta anaknya bila lepas dari tahanan kelak untuk tidak datang kembali ke rumah mereka. Ia telah menjadi anak buangan. RAKA dan DIMAS kemudian menawarkan untuk mengantar HASAN kerumah orang tuanya yang memang tak jauh dari tempat itu. Mulanya HASAN menolak dan menganggap usaha itu sia-sia belaka. Tapi kedua kakak beradik itu terus mendesaknya sampai akhirnya ia menyanggupi.
Tulisan diatas adalah salah satu potongan sinopsis ide cerita serial Sinetron Dimas dan Raka yang ditayangkan di Global TV sepanjang bulan Ramadhan tahun ini mulai pukul 21.00-22.00 WIB dan tayangan ulangnya pada pukul 11.00-12.00 WIB keesokan harinya. Ide cerita yang saya tulis ini rencananya akan ditayangkan kisahnya (semoga saja tak ada perubahan mendadak) pada serial sinetron Dimas dan Raka pada Hari Selasa, 16 Oktober 2008, tepat saat peringatan malam Nuzulul Qur’an 17 Ramadhan 1429 H. Judul episodenya sama dengan judul posting ini.
Nah, jangan lupa tonton ya..
Hmm..lagu pengantar sinetron ini yang dinyanyikan oleh Grup Band NIDJI (judulnya”Arti Sahabat”) asyik juga tuh! 😀